Hati-hati, Ada Tim Pemantau ASN Saat Larangan Mudik, Khofifah: Melanggar, Sanksinya Berat

Kompas.com - 06/05/2021, 17:37 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai rapat koordinasi di BPSDM yang ada di Jalan Kawi, Kota Malang, Rabu (28/4/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai rapat koordinasi di BPSDM yang ada di Jalan Kawi, Kota Malang, Rabu (28/4/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya agar tidak mudik.

Menurutnya, sebagai ASN harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

Khofifah mengaku tak segan memberikan sanksi berat kepada ASN di Jawa Timur yang tidak mematuhi aturan.

"Jika ASN sendiri yang melanggar, akan ada sanksi berat maupun ringan," terangnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Pantau Pergerakan ASN, Khofifah Utus Tim Khusus di Posko Penyekatan Larangan Mudik

Buat tim pemantau

IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi

Bahkan secara khusus dia membuat tim pemantau ASN selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tim pemantau antara lain akan disebar di posko-posko penyekatan pemudik yang berada di seluruh daerah di Jatim.

Beberapa unsur yang terlibat dalam tim pemantau, yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Perhubungan hingga Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP).

"Tim pemantau ASN Pemprov Jatim efektif bekerja mulai hari ini sejak diberlakukan larangan mudik. Sebagian mereka ada di posko penyekatan," katanya.

Dia juga memberlakukan e-presensi mobile bagi setiap ASN sebagai bukti dirinya bekerja.

Selama libur dan cuti bersama lebaran, absen work from home (WFH) juga wajib dilakukan hingga tiga kali.

Baca juga: Varian Baru Covid-19 dari Kongo Ditemukan di Mojokerto, Pasien Pulang dari Luar Negeri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lonjakan Kasus Covid-19 di Karawang, Sudah Tambah Tempat Tidur namun Pasien Terus Bertambah

Lonjakan Kasus Covid-19 di Karawang, Sudah Tambah Tempat Tidur namun Pasien Terus Bertambah

Regional
Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Warga Perbatasan NTT-Timor Leste Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Regional
Dramatis, Video Penyelamatan Korban di Tengah Banjir Bandang Sungai Serayu

Dramatis, Video Penyelamatan Korban di Tengah Banjir Bandang Sungai Serayu

Regional
Pungli Dana Bantuan UMKM, Seorang Oknum PNS dan Warga Ditangkap Polisi

Pungli Dana Bantuan UMKM, Seorang Oknum PNS dan Warga Ditangkap Polisi

Regional
Kebakaran Rumah di Riau, Ibu dan 3 Anaknya Jadi Korban

Kebakaran Rumah di Riau, Ibu dan 3 Anaknya Jadi Korban

Regional
Nikmati Suasana Alam, Menteri KP: Tidak Perlu Mati untuk Menuju Surga

Nikmati Suasana Alam, Menteri KP: Tidak Perlu Mati untuk Menuju Surga

Regional
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Persiapan Pemkot Semarang

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Persiapan Pemkot Semarang

Regional
Pengunjung Makam Bung Karno Meningkat, Tes Acak Covid-19 Dilakukan

Pengunjung Makam Bung Karno Meningkat, Tes Acak Covid-19 Dilakukan

Regional
PPDB Sumbar Dibuka Senin Besok, Berikut Posko dan Hotline Pengaduan

PPDB Sumbar Dibuka Senin Besok, Berikut Posko dan Hotline Pengaduan

Regional
Maling Salah Sasaran, Masuk Rumah Pendekar hingga Pura-pura ke Toilet

Maling Salah Sasaran, Masuk Rumah Pendekar hingga Pura-pura ke Toilet

Regional
Minta Pasien Covid-19 Ngevlog, Ini Alasan Ganjar Pranowo

Minta Pasien Covid-19 Ngevlog, Ini Alasan Ganjar Pranowo

Regional
Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Detik-detik Menegangkan Saat Tim SAR Evakuasi Mayat Pria yang Diseret Buaya

Regional
Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Kesiapan Pemerintah DIY Hadapi Peningkatan Jumlah Pasien Covid-19

Regional
Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Kasus Korupsi SPP SMK di Batam, Tersangka Sebut Nama Pejabat Kepri

Regional
Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Sebulan Terakhir, Ada 4 Kasus Kekerasan Pada Jurnalis di Sumut, Pembakaran Mobil hingga Pembunuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X