Berawal dari Munggahan, 108 Penghuni Satu RW di Tangerang Positif Corona

Kompas.com - 04/05/2021, 22:37 WIB
Tim Satgas Covid-19 melakukan tes swab masal terhadap warga Perumahan Dasana Indah, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/5/2021). Dok. Humas Kabupaten TangerangTim Satgas Covid-19 melakukan tes swab masal terhadap warga Perumahan Dasana Indah, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/5/2021).

TANGERANG, KOMPAS.com - Jumlah warga yang positif Covid-19 di Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, terus bertambah.

Data terkini, total warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 108 orang.

Sebelumnya jumlah kasus hanya 4 orang.

Mereka diduga tertular saat melakukan perjalanan wisata ke Bogor, Jawa Barat, untuk munggahan pada 10 April 2021.

Baca juga: Silakan Pak, Tembak Saya, Saya Hanya Orang Miskin

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi mengatakan, 108 orang tersebut merupakan jumlah total dari 3 kali hasil tes massal.

"Kami sudah melakukan swab test terhadap 250 orang selama 3 kali di RW 28 Bonang, yaitu pada tanggal 22, 24 dan 29 April 2021. Hasilnya yang positif 108 orang," kata Hendra melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga yang dinyatakan positif saat ini menjalani isolasi mandiri di Hotel Yasmin.

Namun dari jumlah tersebut ada juga yang sudah negatif berdasarkan hasil tes terakhir.

Tim Satgas saat ini masih melakukan tracing acak untuk warga di RW 28.

Baca juga: Pencuri Tak Sadar Masuk Kamar Isolasi Covid-19 RSUD dr Pirngadi Medan

Untuk itu, jumlah yang positif kemungkinan akan terus bertambah.

Hendra mengatakan, sesuai arahan dari Bupati Tangerang, saat ini masih dilakukan lockdown lokal di RW 28.

 

Kasus positif Covid-19 di perumahan ini berawal dari adanya 4 warga yang mengalami demam dan sesak napas sepulang dari Bogor.

Tarmizi mengatakan, mereka berangkat ke Bogor dalam rangka munggahan sebelum puasa Ramadhan.

Ada sekitar 30 warga yang berangkat menggunakan bus.

Pihak RT dan RW setempat, menurut Tarmizi, sebetulnya sudah melarang rombongan tersebut ke Bogor, lantaran situasi masih pandemi.

Alhasil, sepekan setelah itu, sejumlah warga dilaporkan mengalami gejala sesak napas dan demam.

Dari hasil tes swab dinyatakan positif Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB di Papua, Sempat Bawa Ribuan Masker untuk Dibagikan

Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB di Papua, Sempat Bawa Ribuan Masker untuk Dibagikan

Regional
'Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup...'

"Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup..."

Regional
Kades Nyentrik di Gresik Sulap Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Destinasi Wisata Setigi, Kini Jadi Desa Miliarder

Kades Nyentrik di Gresik Sulap Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Destinasi Wisata Setigi, Kini Jadi Desa Miliarder

Regional
Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah di Jawa Tengah, Anggota DPRD Jateng: Stop Dulu PTM

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah di Jawa Tengah, Anggota DPRD Jateng: Stop Dulu PTM

Regional
Mengenal Nasi Boranan yang Sah Jadi Milik Kabupaten Lamongan

Mengenal Nasi Boranan yang Sah Jadi Milik Kabupaten Lamongan

Regional
Resmi Milik Kabupaten Lamongan, Apa Ciri Khas Soto Lamongan?

Resmi Milik Kabupaten Lamongan, Apa Ciri Khas Soto Lamongan?

Regional
Gubernur Viktor Usulkan Pembangunan Lab Kesehatan Hewan untuk Tangani Flu Babi Afrika di NTT

Gubernur Viktor Usulkan Pembangunan Lab Kesehatan Hewan untuk Tangani Flu Babi Afrika di NTT

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu di Jepara Dibunuh Anak Kandungnya | Pakaian Bekas dari Timor Leste Diselundupkan ke Indonesia

[POPULER NUSANTARA] Ibu di Jepara Dibunuh Anak Kandungnya | Pakaian Bekas dari Timor Leste Diselundupkan ke Indonesia

Regional
Ganjar Pranowo Soroti Klaster PTM Purbalingga: yang Tidak Lapor, Bubarkan!

Ganjar Pranowo Soroti Klaster PTM Purbalingga: yang Tidak Lapor, Bubarkan!

Regional
Di Balik Kasus Perusakan Batu Nisan Pemakaman Muslim di Sukoharjo, Ini Penjelasan Polisi

Di Balik Kasus Perusakan Batu Nisan Pemakaman Muslim di Sukoharjo, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Sultan Jamaludin dari Angling Dharma Pandeglang Bangun 30 Rumah Warga, Gubernur Wahidin: Pemda Ribuan

Sultan Jamaludin dari Angling Dharma Pandeglang Bangun 30 Rumah Warga, Gubernur Wahidin: Pemda Ribuan

Regional
Polisi Sebut Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar yang Dicuri Teller Sudah Diganti Pihak Bank

Polisi Sebut Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar yang Dicuri Teller Sudah Diganti Pihak Bank

Regional
Foto-foto Perumahan Angling Dharma Pandeglang yang Sempat Heboh Dikira Kerajaan

Foto-foto Perumahan Angling Dharma Pandeglang yang Sempat Heboh Dikira Kerajaan

Regional
KA Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu Kembali Beroperasi, Simak Syaratnya

KA Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu Kembali Beroperasi, Simak Syaratnya

Regional
Talut Jalan Kutayasa Ambrol, Ini Hasil Tinjauan Dinas PUPR Banjarnegara

Talut Jalan Kutayasa Ambrol, Ini Hasil Tinjauan Dinas PUPR Banjarnegara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.