Kamis Malam, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter

Kompas.com - 29/04/2021, 22:18 WIB
Gunung Merapi memuntahkan awan panas guguran (APG) pada Jumat, (23/4/2021) pukul 11.20 WIB. Dok. BPPTKGGunung Merapi memuntahkan awan panas guguran (APG) pada Jumat, (23/4/2021) pukul 11.20 WIB.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.000 meter ke arah barat daya pada Kamis (29/4/2021).

"Terjadi awan panas guguran pada pukul 21.12 WIB," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam laporan tertulis, Kamis.

Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran, Hujan Abu Landa Cepogo Boyolali

Berdasarkan data BPPTKG, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 34 mm. Sedangkan durasi awan panas guguran tercatat 120 detik.

"Jarak luncur 2.000 meter ke arah Barat Daya," tegasnya.

Sementara itu, dalam laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 29 April 2021 pukul 12.00 WIB-18.00 WIB asap kawah tidak teramati.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data kegempaan di Gunung Merapi, untuk guguran sebanyak 26 dengan amplitudo  3 mm-62 mm dan durasi 8 detik-86 detik.

Baca juga: Lagi, Gunung Merapi Luncurkan Tiga Kali Awan Panas dan Lima Guguran Lava

Hybrid/Fase Banyak jumlah 8 dengan amplitudo 3 mm-6 mm, S-P 0.4 detik -0.7 detik dan durasi 8 detik-12 detik.

BPPTKG sampai saat ini masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada Level III (Siaga).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disaksikan Istri, Pria di Bali Setubuhi Keponakan yang Masih di Bawah Umur

Disaksikan Istri, Pria di Bali Setubuhi Keponakan yang Masih di Bawah Umur

Regional
Lansia dari Desa-desa di Kulon Progo Dijemput Polisi untuk Divaksin

Lansia dari Desa-desa di Kulon Progo Dijemput Polisi untuk Divaksin

Regional
'Penyekatan di Jembatan Suramadu Bukan Diskriminasi...'

"Penyekatan di Jembatan Suramadu Bukan Diskriminasi..."

Regional
'Debt Collector' Ambil Paksa Motor Ibu Rumah Tangga, Besoknya Langsung Diamankan Polisi

"Debt Collector" Ambil Paksa Motor Ibu Rumah Tangga, Besoknya Langsung Diamankan Polisi

Regional
Kritis, Tempat Tidur Khusus Isolasi Kritikal di Sleman Hanya Tersisa 1

Kritis, Tempat Tidur Khusus Isolasi Kritikal di Sleman Hanya Tersisa 1

Regional
Jemaah Masjid di Jabar Bisa Dapat 'Kredit Mesra', Tanpa Bunga dan Agunan, Ini Syaratnya

Jemaah Masjid di Jabar Bisa Dapat "Kredit Mesra", Tanpa Bunga dan Agunan, Ini Syaratnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Juni 2021

Regional
Penjelasan Perusahaan soal Ledakan Tangki Biodisel yang Menyebabkan 5 Orang Tewas

Penjelasan Perusahaan soal Ledakan Tangki Biodisel yang Menyebabkan 5 Orang Tewas

Regional
Sopir Taksi Ternyata Edarkan Narkoba, Polisi: Pembeli Pura-pura Menjadi Penumpang

Sopir Taksi Ternyata Edarkan Narkoba, Polisi: Pembeli Pura-pura Menjadi Penumpang

Regional
Ratusan Bangunan Tak Berizin Dibongkar, Satpol PP Kabupaten Bogor: Bisa Bikin Banjir

Ratusan Bangunan Tak Berizin Dibongkar, Satpol PP Kabupaten Bogor: Bisa Bikin Banjir

Regional
Pengakuan Rektor Unpar Jember yang Dilaporkan Lecehkan Dosen: Saya Spontanitas Ingin Mencium, Sudah Minta Maaf

Pengakuan Rektor Unpar Jember yang Dilaporkan Lecehkan Dosen: Saya Spontanitas Ingin Mencium, Sudah Minta Maaf

Regional
Sebanyak 1.625 Ton Kubis Sumut Lolos Karantina Ekspor, Tembus Pasar Malaysia, Singapura, dan Taiwan

Sebanyak 1.625 Ton Kubis Sumut Lolos Karantina Ekspor, Tembus Pasar Malaysia, Singapura, dan Taiwan

Regional
Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Regional
Gedung DPRD Jateng Tutup Sementara Setelah Ketua dan Belasan Pegawai Positif Covid-19

Gedung DPRD Jateng Tutup Sementara Setelah Ketua dan Belasan Pegawai Positif Covid-19

Regional
Bangun RS Indonesia di Palestina, MUI Kota Ambon Sumbang Rp 338 Juta

Bangun RS Indonesia di Palestina, MUI Kota Ambon Sumbang Rp 338 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X