Berdalih untuk Kas, Pegawai Kelurahan Minta Uang Tik Rp 300.000 Pada Warga, Wali Kota Semarang: Lurahnya Mana?

Kompas.com - 27/04/2021, 18:38 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) sidak ke kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul KOMPAS.com/pemkot semarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) sidak ke kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Warga Semarang, Rachmad Hidayat melaporkan pungli yang dilakukan oleh oknum pegawai Kelurahan Mutiharjo Kidul yang berinisial VV.

Ia melaporkan pungli tersebut melalui sistem #LaporHendi.

Setelah menerima laporan tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Drone Melintas di Area Penerbangan Bandara Ahmad Yani Semarang, Milik Siapa?

Dari keterangan yang ia peroleh, VV melakukan pungli Rp 300.000 dengan dalih biaya pengetikan yang diperuntukkan sebagai kas kelurahan dan kas kecamatan.

Saat tiba di kantor kelurahan, Hendi mencari lurah namun yang bersangkutan sedang tidak ada di ruangan.

Alhasil Hendi memanggil sekretaris lurah untuk diminta penjelasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Wali Kota Semarang Datangi Kantor Lurah yang Mintai Warga Uang Tik

"Bu Carik tahu saya ke sini karena apa? Ha? Belum tahu ya?" tanya Hendi kepada Sekretaris Lurah Muktiharjo Kidul yang tampak kebingungan, Senin (26/4/2021).

"Saya dapat aduan di sistem Lapor Hendi terkait pelayanan di Kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul. Masih belum tahu ya? Pak Lurahnya saja mana?" jelasnya.

Beberapa saat setelah itu, lurah tersebut kemudian muncul dan dipertemukan Hendi dengan pelapor aduan.

Setelah itu Hendi meminta agar oknum pegawai, VV dipanggil ke ruangan untuk mengembalikan uang hasil pungutan liar sebesar Rp 300.000 ke Rahmad.

Baca juga: 14 Kecamatan Rawan Kekeringan, BPBD Semarang Siapkan 163 Mobil Tangki

Sementara itu Rachmad mengapresiasi respons cepat Hendi yang turun langsung merespon aduan yang masuk ke sistem #LaporHendi.

Dia mengaku menaruh harapan besar kepada sistem Lapor Hendi untuk menghilangkan praktik pungli di Kota Semarang.

"Jadi tadi saya sudah bertemu Pak Wali, uang saya juga sudah dikembalikan, Alhamdulillah sistem Lapor Hendi tersebut merespons cepat aduan saya, jadi apresiasi setinggi-tingginya saya berikan, terkhusus untuk Mas Hendi yang turun langsung untuk cek lapangan, dan berusaha agar kejadian serupa tidak terulang," ungkapnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Riska Farasonalia | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Regional
Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Regional
Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Regional
Polda Sumbar Larang Kegiatan Lomba dan Hiburan Selama HUT RI

Polda Sumbar Larang Kegiatan Lomba dan Hiburan Selama HUT RI

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal Terpapar Covid-19, Jenazah Disemayamkan di Rumah Pribadi

Bupati Yasin Payapo Meninggal Terpapar Covid-19, Jenazah Disemayamkan di Rumah Pribadi

Regional
Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Regional
TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

Regional
Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Regional
Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Regional
Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Rusak Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, 3 Warga Ditangkap

Rusak Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, 3 Warga Ditangkap

Regional
Ikut Vaksinasi di Padang, Warga Bisa Dapat Baju dan Voucher Hotel

Ikut Vaksinasi di Padang, Warga Bisa Dapat Baju dan Voucher Hotel

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Agustus 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X