Sempat Ingin Larang Suami Berangkat, Istri Serda Eko: Tidak Seperti Biasanya, tapi Saya Ikhlaskan...

Kompas.com - 27/04/2021, 12:25 WIB
Zainab Zuraidah (berkacamata) saat mendampingi istri almarhum Serda Eko Prastyo, Dewi Nurista Priwantini usai melaksanakan doa bersama di pendapa Bupati Bangkalan, Senin (26/4/2021) malam. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANZainab Zuraidah (berkacamata) saat mendampingi istri almarhum Serda Eko Prastyo, Dewi Nurista Priwantini usai melaksanakan doa bersama di pendapa Bupati Bangkalan, Senin (26/4/2021) malam.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Istri salah satu awak KRI Nanggala-402 Serda Eko Prasetyo (35), Dewi Nurista Priwantini (32) memiliki firasat yang tak seperti biasanya saat suaminya hendak berangkat latihan tempur.

Saat itu, Nurista begitu berat melepas kepergian suaminya untuk menjalankan tugas. Nurista sempat ingin melarang suaminya pergi.

Namun, perasaan itu tak disampaikan kepada Serda Eko. Alasannya, tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan sang suami.

"Ada keinginan untuk melarang suami berangkat. Ini tidak seperti biasanya, tapi saya ikhlaskan," tutur Nurista ditemui usai doa bersama di pendapa Bupati Bangkalan, Senin (26/4/2021) malam.

Nurista terakhir menatap kepergian suaminya pada Senin (19/4/2021) pagi. Siang harinya, Eko memberi kabar akan segera berangkat.

Baca juga: Sersan yang Rajin Shalat dan Mengaji Itu Kini Berpatroli dalam Keabadian Bersama KRI Nanggala-402

"Setelah jam 11 saya coba kontak lagi tapi sudah tidak bisa. Sebab, kalau kapal sudah menyelam sudah tidak ada sinyal lagi," ujar Nurista.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Rabu (21/4/2021), KRI Nanggala 402 sudah dikabarkan hilang. Nurista mulai khawatir akan keselamatan suaminya.

Bahkan, kekhawatiran itu terus berlanjut sampai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengumumkan awak KRI Nanggala-402 gugur dalam tugas.

"Saya sekan-akan masih tidak percaya atas peristiwa itu. Tapi mudah-mudahan jasadnya masih bisa ditemukan dan dikubur di sini," ungkapnya.

 

Menurut Nurista, anak sulungnya Rakafi Latif Wiratama (6) sempat menanyakan kondisi ayahnya. Saat tahu ayahnya gugur, anak sulungnya itu sempat bersedih.

Namun, anaknya sering lupa karena aktivitas yang dijalani sehari-hari. Sementara anak bungsunya belum tahu apa-apa karena masih berusia dua tahun.

Di tengah duka yang dialaminya, Nurista sedikit lega karena Pemkab Bangkalan memberikan jaminan masa depan pendidikan kedua anaknya.

Baca juga: Sederet Kenangan Terakhir Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402, Pesan WhatsApp Tak Terbalas dan Janji Lebaran

"Terima kasih kepada Bupati Bangkalan sudah memperhatikan nasib pendidikan kedua anak almarhum," ungkap Nurista.

Serda Eko Prasetyo merupakan salah satu awak KRI Naggala-402 yang bertugas sebagai juru komunikasi II dalam latihan perang rutin. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Regional
Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Regional
Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Regional
Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Regional
Lebak Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap di Jalur Menuju Tempat Wisata

Lebak Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap di Jalur Menuju Tempat Wisata

Regional
Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Pemkab Magetan Gencarkan Vaksinasi di Desa

Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Pemkab Magetan Gencarkan Vaksinasi di Desa

Regional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Jadi Tersangka Korupsi, Tetangga: Kaget, Keluarganya Baik, Sering Bantu Warga

Azis Syamsuddin Dikabarkan Jadi Tersangka Korupsi, Tetangga: Kaget, Keluarganya Baik, Sering Bantu Warga

Regional
Detik-detik Bus PO Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer di Wates, 2 Tewas dan Korban Terjepit

Detik-detik Bus PO Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer di Wates, 2 Tewas dan Korban Terjepit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.