Kompas.com - 22/04/2021, 11:54 WIB

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meminta kepada Presiden Joko Widodo agar bisa memperlancar distribusi pupuk dan berharap harga pupuk tak melebihi harga padi.

"Untuk pupuk, harapan petani itu tidak mahal dari harga padi," kata Baman, seorang petani yang mengikuti diskusi bersama Presiden Jokowi di Indramayu, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Menurut Baman, saat ini harga pupuk, terutama yang non-subsidi, harga per kuintalnya mencapai Rp 600.000.

Sedangkan untuk harga gabah kering panen di tingkat petani hanya Rp 420.000 per kuintalnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Pencabulan yang Libatkan Pimpinan Ponpes di Indramayu

Kondisi tersebut, menurut Baman, tentu membuat petani kurang mendapatkan keuntungan.

Sedangkan pupuk subsidi, ketika memasuki masa tanam akan sangat sulit ditemukan.

Untuk itu, pada saat berdialog dengan Presiden Joko Widodo, para petani berharap agar tata kelola pupuk bisa diperbaiki lagi.

"Tadi Pak Presiden berjanji akan membahas masalah pupuk dengan Kementan," tutur Baman.

Baca juga: Bekerja di Bidang yang Didominasi Pria, Debby Melawan Stigma dan Keraguan

Permintaan para petani juga tidak hanya masalah pupuk.

 

Seorang petani lain yang ikut berdialog dengan Presiden, Kaedi, juga menyampaikan tentang sulitnya mencari pekerja pada panen raya.

"Kami juga membutuhkan alat mesin pertanian, seperti mesin pemanen padi (combine harvester)," kata dia.

Masalah pertanian di Indramayu, khususnya di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, tidak hanya itu saja.

Menurut Kaedi, para petani juga sedang kesulitan air baku.

Apalagi irigasi yang diandalkan masih dalam proses perbaikan, sehingga membutuhkan mesin pompa air, agar dapat menjangkau daerah yang sulit.

"Kita juga membutuhkan mesin pompa, karena irigasi masih dalam perbaikan," tutur Kaedi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timsus Bareskrim Polri Datangi Rumah Ferdy Sambo di Magelang

Timsus Bareskrim Polri Datangi Rumah Ferdy Sambo di Magelang

Regional
Truk Logistik Terbakar di Jalan Tol Lampung, Ratusan Paket Hangus

Truk Logistik Terbakar di Jalan Tol Lampung, Ratusan Paket Hangus

Regional
Batik Lulantatibu, Lambang Persatuan Suku Dayak di Perbatasan RI-Malaysia

Batik Lulantatibu, Lambang Persatuan Suku Dayak di Perbatasan RI-Malaysia

Regional
Demi Bayar Utang Judi Online, Oknum Polisi di Sumsel Jadi Otak Pembobolan ATM

Demi Bayar Utang Judi Online, Oknum Polisi di Sumsel Jadi Otak Pembobolan ATM

Regional
Tertahan 3 Bulan di Somalia, 5 Pelaut Indonesia Berharap Bisa Pulang

Tertahan 3 Bulan di Somalia, 5 Pelaut Indonesia Berharap Bisa Pulang

Regional
Buang Sampah Sembarangan, Pengunjung dan Pedagang CFD Solo Bakal Kena Sanksi

Buang Sampah Sembarangan, Pengunjung dan Pedagang CFD Solo Bakal Kena Sanksi

Regional
Detik-detik Pelajar di Magetan Tewas Usai Ditabrak Pelanggar Lalu Lintas

Detik-detik Pelajar di Magetan Tewas Usai Ditabrak Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Detik-detik Kebakaran Besar di Jambi, Gudang Minyak Ilegal Dilahap Api, Warga Sempat Dengar Ledakan

Detik-detik Kebakaran Besar di Jambi, Gudang Minyak Ilegal Dilahap Api, Warga Sempat Dengar Ledakan

Regional
Kronologi 3 Warga Jember Tewas Tertabrak Kereta di Pelintasan Tanpa Palang Pintu

Kronologi 3 Warga Jember Tewas Tertabrak Kereta di Pelintasan Tanpa Palang Pintu

Regional
Keluarga Ditolak Pinjam Ambulans hingga Tandu Jenazah 13 Km ke Rumah Duka

Keluarga Ditolak Pinjam Ambulans hingga Tandu Jenazah 13 Km ke Rumah Duka

Regional
Istri Menolak Berhubungan Badan, Pria di Riau Tega Cabuli Anak Kandung 9 Tahun

Istri Menolak Berhubungan Badan, Pria di Riau Tega Cabuli Anak Kandung 9 Tahun

Regional
Takut Hubungan Gelap Terbongkar, Wanita di Cilacap Buang Bayinya di Genangan Air

Takut Hubungan Gelap Terbongkar, Wanita di Cilacap Buang Bayinya di Genangan Air

Regional
Terjatuh dari Perahu Saat Cari Ikan di Bendungan, Nelayan Asal Lombok Tengah Hilang

Terjatuh dari Perahu Saat Cari Ikan di Bendungan, Nelayan Asal Lombok Tengah Hilang

Regional
Cerita Mahot Merawat Gajah: Seperti Anak sendiri, Kalau Dia Ngambek, Kita yang Ngalah

Cerita Mahot Merawat Gajah: Seperti Anak sendiri, Kalau Dia Ngambek, Kita yang Ngalah

Regional
Peringatkan soal Jual Beli Jabatan, Ganjar: Hentikan atau Ditangkap

Peringatkan soal Jual Beli Jabatan, Ganjar: Hentikan atau Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.