Polisi Selidiki Dugaan Pencabulan yang Libatkan Pimpinan Ponpes di Indramayu

Kompas.com - 22/04/2021, 11:42 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago KOMPAS.com/ AGIE PERMADIKabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyelidiki kasus dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh pria berinisial PG.

PG disebut sebagai pimpinan sebuah pondok pesantren (ponpes) yang berada di Indramayu, Jabar.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah orang terkait kasus dugaan pencabulan itu.

Baca juga: 32 Orang Positif Corona Setelah Pemakaman Tanpa Prokes, 1 Desa di Kerinci Diisolasi

"Bulan Februari sudah ada laporan polisi terkait masalah pencabulan itu di Indramayu. Sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar," kata Erdi di Polda Jabar, Kota Bandung, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Sejak Februari 2021, menurut Erdi, sudah ada 24 saksi yang diminta keterangan.

Adapun kasus pencabulan itu diduga telah terjadi sejak 2018 kepada korban yang berinisial K (50).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada 24 saksi yang diminta keterangan, termasuk terlapor, pelapor, dokter," kata Erdi.

Baca juga: Begini 2 Modus Pedagang Babi Berkedok Daging Sapi Menipu Konsumennya

Erdi belum bisa memastikan apakah kasus itu bisa naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Regional
Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Regional
Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Regional
Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Regional
Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Regional
Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Regional
Polda Sumbar Larang Kegiatan Lomba dan Hiburan Selama HUT RI

Polda Sumbar Larang Kegiatan Lomba dan Hiburan Selama HUT RI

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal Terpapar Covid-19, Jenazah Disemayamkan di Rumah Pribadi

Bupati Yasin Payapo Meninggal Terpapar Covid-19, Jenazah Disemayamkan di Rumah Pribadi

Regional
Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Regional
TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

Regional
Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Regional
Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Regional
Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X