Sedang Memperbaiki Saluran Air, Petani Tiba-tiba Digigit dan Dicakar Beruang hingga Wajahnya Luka Parah

Kompas.com - 20/04/2021, 14:50 WIB
Dua ekor beruang madu hasil serahan masyarakat saat menjalani proses habituasi atau pengembalian sifat liarnya selama di resort Punti Kayu, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/11/2020). Setelah dua pekan menjalani habituasi, beruang ini akan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. KOMPAS.com/AJI YK PUTRADua ekor beruang madu hasil serahan masyarakat saat menjalani proses habituasi atau pengembalian sifat liarnya selama di resort Punti Kayu, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/11/2020). Setelah dua pekan menjalani habituasi, beruang ini akan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Seorang petani di Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu diterkam beruang madu liar (Helarctos malayanus) saat memperbaiki saluran air di kebunnya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (19/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB di Dusun Sukaherang, Pekon (desa) Kedaung.

Kapolsek Pardasuka, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lukman Hakim mengatakan, korban bernama Dahrun (55) mengalami luka parah di kepala dan wajahnya akibat serangan satwa liar tersebut.

“Meski tidak mengakibatkan korban tewas, terkaman satwa buas itu membuat korban luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di RS Mitra Husada Pringsewu,” kata Lukman saat dihubungi, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Beruang Madu Masuk Dapur dan Minum Minyak Goreng Bekas, Simak Pesan BKSDA untuk Warga 

Lukman menjelaskan, dari keterangan korban lokasi kebun dimana terjadi serangan itu berada di Hutan Register 21.

“Lokasi kebun ada di Hutan Register 21 yang tidak jauh dari permukiman rumah korban,” kata Lukman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat serangan itu terjadi, kata Lukman, korban sedang memperbaiki saluran air di kebunnya.

Tiba-tiba, muncul seekor beruang yang langsung menerkam korban. Beruang itu menggigit serta mencakar wajah dan kepala korban.

“Korban tidak bisa melawan dan hanya mampu berteriak minta tolong. Beruang itu pergi setelah korban tergeletak tak berdaya,” kata Lukman.

Baca juga: Beruang Madu Lapar Masuk Permukiman, 12 Ekor Ternak Warga Dimangsa 

Korban ditolong petani lain yang kebunnya berdekatan dengan lokasi peristiwa. Korban pun dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Lukman menambahkan, pihaknya langsung memberi imbuan kepada warga untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas di sekitar tempat penyerangan hewan buas tersebut.

“Antisipasi terjadinya penyerangan kembali kami telah imbau warga untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di hutan register. Selain itu juga kami akan melakukan koordinasi dengan dinas kehutan Provinsi Lampung,” kata Lukman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didemo Ratusan Sopir untuk Tertibkan Truk Odol, Pemkab Banyuwangi Janjikan Perbup

Didemo Ratusan Sopir untuk Tertibkan Truk Odol, Pemkab Banyuwangi Janjikan Perbup

Regional
Kebakaran di Toraja Utara Diduga Berasal dari Lilin, Satu Orang Tewas

Kebakaran di Toraja Utara Diduga Berasal dari Lilin, Satu Orang Tewas

Regional
Polisi Gadungan Berpangkat Ipda Tipu Wanita via Facebook, Korban Rugi Rp 382 Juta

Polisi Gadungan Berpangkat Ipda Tipu Wanita via Facebook, Korban Rugi Rp 382 Juta

Regional
Jual Jamu Ilegal, Warga Magetan Terancam Penjara 15 Tahun

Jual Jamu Ilegal, Warga Magetan Terancam Penjara 15 Tahun

Regional
Wajah Keraton dalam Pemanfaatan Tanah di Yogyakarta (2)

Wajah Keraton dalam Pemanfaatan Tanah di Yogyakarta (2)

Regional
Suroto Tak Menyangka Dikirimi Bantuan 20 Ton Jagung oleh Jokowi

Suroto Tak Menyangka Dikirimi Bantuan 20 Ton Jagung oleh Jokowi

Regional
Dijanjikan Rp 20 Juta, Pria Ini Nekat Bawa Barang 4 Kg dalam Kemasan Teh ke Palembang, Berakhir Ditangkap Polisi

Dijanjikan Rp 20 Juta, Pria Ini Nekat Bawa Barang 4 Kg dalam Kemasan Teh ke Palembang, Berakhir Ditangkap Polisi

Regional
Dimulai 25 September, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta Mulai Disosialisasikan

Dimulai 25 September, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta Mulai Disosialisasikan

Regional
PPKM Level 2 di Kota Madiun, 8 SMP Gelar Belajar Tatap Muka

PPKM Level 2 di Kota Madiun, 8 SMP Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Terbukti Korupsi, Eks Dirut dan Bendahara PDAM Karimun Divonis 5,5 Tahun Penjara

Terbukti Korupsi, Eks Dirut dan Bendahara PDAM Karimun Divonis 5,5 Tahun Penjara

Regional
Wujud Terima Kasih Suroto ke Jokowi Atas Bantuan 20 Ton Jagung, Sebagian Dibagikan ke Peternak Kecil

Wujud Terima Kasih Suroto ke Jokowi Atas Bantuan 20 Ton Jagung, Sebagian Dibagikan ke Peternak Kecil

Regional
DPRD Sumbar Segera Gelar Sidang Paripurna Hak Angket Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur

DPRD Sumbar Segera Gelar Sidang Paripurna Hak Angket Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur

Regional
Pesan Satgas Madago Raya untuk Sisa Anggota MIT: Menyerahkan Diri atau Tertangkap

Pesan Satgas Madago Raya untuk Sisa Anggota MIT: Menyerahkan Diri atau Tertangkap

Regional
Puluhan Warga Probolinggo Demo di Kejari, Tuntut Kasus PRIM Ditindaklanjuti

Puluhan Warga Probolinggo Demo di Kejari, Tuntut Kasus PRIM Ditindaklanjuti

Regional
Gara-gara Lampu Teplok Jatuh, Ibu dan Anak Tewas Terbakar, Jasadnya Ditemukan Tertimbun Batu Bata

Gara-gara Lampu Teplok Jatuh, Ibu dan Anak Tewas Terbakar, Jasadnya Ditemukan Tertimbun Batu Bata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.