Hasil Investigasi, Perawat yang Dianiaya Dinilai Bekerja Sesuai SOP

Kompas.com - 19/04/2021, 16:45 WIB
Ilustrasi perawat. ShutterstockIlustrasi perawat.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumatera Selatan telah merampungkan hasil investigasi terkait kinerja perawat CRS yang menjadi korban penganiayaan oleh keluarga pasien.

Investigasi tersebut dilakukan oleh komite keperawatan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, serta majelis etik keperawatan PPNI Sumatera Selatan.

Hasil investigasi itu menyebutkan, tidak ada pelanggaran etik maupun kesalahan prosedur yang dilakukan oleh perawat CRS dalam bekerja.

Baca juga: Penganiaya Perawat Kembali Dilaporkan ke Polisi untuk Kasus Berbeda

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI Sumatera Selatan Subhan Haikal mengatakan, dari hasil investigasi tersebut, perawat CRS diketahui telah bekerja sesuai dengan sistem operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh rumah sakit.

Merkea pun tidak menemukan adanya kejanggalan atau kesalahan dari CRS.

"Kalau istrinya bilang jarum itu bisa patah di dalam, itu (infus) tidak ada jarumnya, itu plastik," kata Subhan melalui sambungan telepon, Senin (19/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Perawat Korban Penganiayaan Sempat Ingin Berhenti Bekerja

Subhan mengatakan, RS Siloam Sriwijaya Palembang selama ini terkenal dalam penerapan SOP yang ketat untuk seluruh pasien.

Tak hanya itu, para pegawai dan tenaga kesehatan diseleksi secara profesional.

PPNI meyakini bahwa tidak ada kesalahan yang dilakukan CRS dalam bekerja.

"Saya tidak yakin kalau Rumah Sakit Siloam menerima karyawang kaleng-kaleng. Karena kita sama-sama tahu itu rumah sakit swasta yang ternama dan SOP-nya sangat ketat," ujar Subhan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Juni 2021

Regional
Kronologi Seorang Pria Pukul Polisi Saat Diminta Pakai Masker

Kronologi Seorang Pria Pukul Polisi Saat Diminta Pakai Masker

Regional
Soal Instruksi Penebalan PPKM, Begini Respons Gubernur Sumsel

Soal Instruksi Penebalan PPKM, Begini Respons Gubernur Sumsel

Regional
Jalan Akses Terminal Pakupatan Serang Rusak, Warga Tanami Pohon Pisang

Jalan Akses Terminal Pakupatan Serang Rusak, Warga Tanami Pohon Pisang

Regional
Pembunuh Wanita Hamil yang Jenazahnya Terkubur di Septic Tank Ditangkap, Ternyata Suami Korban

Pembunuh Wanita Hamil yang Jenazahnya Terkubur di Septic Tank Ditangkap, Ternyata Suami Korban

Regional
Pegawai BPN Kota Tasikmalaya Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual PNS

Pegawai BPN Kota Tasikmalaya Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual PNS

Regional
Ketua DPRD Tolikara Siap Dipanggil Terkait Isu Donatur KKB, Ini Jawaban Polda Papua

Ketua DPRD Tolikara Siap Dipanggil Terkait Isu Donatur KKB, Ini Jawaban Polda Papua

Regional
Dalam Sebulan Ini, 440 Warga Kudus Positif Covid-19 Meninggal, Mayoritas Belum Vaksin

Dalam Sebulan Ini, 440 Warga Kudus Positif Covid-19 Meninggal, Mayoritas Belum Vaksin

Regional
Menhub Sebut Pengembangan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Gunakan Skema KPBU

Menhub Sebut Pengembangan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Gunakan Skema KPBU

Regional
Kasus Corona di Probolinggo Melonjak, Didominasi Nakes-Perkantoran, 5 Tempat Karantina Penuh

Kasus Corona di Probolinggo Melonjak, Didominasi Nakes-Perkantoran, 5 Tempat Karantina Penuh

Regional
Muncul Klaster Pondok Mahasiswa di Malang, 13 Orang Positif Covid-19

Muncul Klaster Pondok Mahasiswa di Malang, 13 Orang Positif Covid-19

Regional
Gara-gara Menginap di Rumah Pacarnya, Seorang Pria Positif Covid-19

Gara-gara Menginap di Rumah Pacarnya, Seorang Pria Positif Covid-19

Regional
Peringatan Yadnya Kasada 2021, Masyarakat Suku Tengger Harus Bawa Surat Keterangan Negatif Covid-19

Peringatan Yadnya Kasada 2021, Masyarakat Suku Tengger Harus Bawa Surat Keterangan Negatif Covid-19

Regional
Penumpang Kapal Laut Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR jika Masuk Kalbar

Penumpang Kapal Laut Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR jika Masuk Kalbar

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Solo Koordinasi dengan Kabupaten Sekitar Seragamkan Kebijakan

Kasus Covid-19 Naik, Solo Koordinasi dengan Kabupaten Sekitar Seragamkan Kebijakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X