Angin Kencang Landa Ogan Ilir, Puluhan Pohon Tumbang, 10 Rumah dan 1 Gedung PAUD Rusak

Kompas.com - 19/04/2021, 06:00 WIB
Sejumlah rumah yang rusak akibat dilanda angin kencang di Kecamatan Pemulutan Barat dan Indralaya Sabtu (17/4/2021) kemarin HAND OUTSejumlah rumah yang rusak akibat dilanda angin kencang di Kecamatan Pemulutan Barat dan Indralaya Sabtu (17/4/2021) kemarin

INDRALAYA, KOMPAS.com - Sedikitnya 10 rumah dan satu Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan masing-masing Kecamatan Indralaya dan Kecamatan Pemulutan Barat rusak dilanda angin kencang yang melanda daerah tersebut pada Sabtu (17/4/2021) sore kemarin.

Kesepuluh  rumah dan satu Gedung PAUD  yang rusak itu masing-masing berlokasi di Desa Penyandingan, Desa Sudimampir, Desa Ulak Bading, Desa Muara Penimbung Ulu Kecamatan Indralaya dan di Desa Pulau Negara Pemulutan Barat.

Selain itu, puluhan pohon juga tumbang akibat kejadianangin kencang yang melanda Ogan Ilir Sabtu sore itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir Jamhuri dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu (18/4/2021) membenarkan kejadian tersebut.

"Ya betul, sedikitnya 10  rumah dan 1 Gedung PAUD rusak dalam peristiwa angin kencang kemarin, kerusakan bervariasi dari ringan hingga ada yang cukup berat," jelas Jamhuri.

Baca juga: Cuaca Buruk di Tasikmalaya, Tiap Sore Turun Hujan Disertai Angin Kencang dan Petir

Rinciannya, tiga rumah rusak berat dan delapan rusak ringan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jamhuri menambahkan, petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Ogan Ilir sudah melakukan pendataan terhadap korban angin kencang tersebut dan rencananya akan diberi bantuan secepatnya oleh pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

"TRC BPBD Ogan Ilir telah melakukan pengumpulan data jumlah rumah rusak dan dampak lainnya akibat peristiwa angin kencang tersebut agar bisa segera diberikan bantuan, kebutuhan nendesak saat ini adalah selimut dan seng untuk ganti seng sebagai atap rumah yang rusak dihantam angin kencang tersebut," jelas Jamhuri.

Diketahui Sabtu sore kemarin terjadi angin kencang yang melanda wilayah sebagian Kabupaten Ogan Ilir.

Derasnya tiupan angin membuat puluhan rumah rusak dan batang pohon tumbang. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada warga yang menjadi korban. 

Baca juga: 109 Tenaga Kesehatan RSUD Ogan Ilir yang Dipecat Bupati Kini Sudah Bekerja Kembali



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

652 Karyawan PT Dua Kelinci di Pati Positif Covid-19

652 Karyawan PT Dua Kelinci di Pati Positif Covid-19

Regional
Ricuh Saat Penyekatan di Suramadu, Wakapolda: Sabar, Ini untuk Menyelamatkan Kita Semua

Ricuh Saat Penyekatan di Suramadu, Wakapolda: Sabar, Ini untuk Menyelamatkan Kita Semua

Regional
Cerita Korban Serangan Monyet di Medan, Warga: Cucu Saya Digigit, Demam dan Kakinya Bengkak

Cerita Korban Serangan Monyet di Medan, Warga: Cucu Saya Digigit, Demam dan Kakinya Bengkak

Regional
2 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala Satpol PP Blora: Saya Perintahkan untuk Isolasi Mandiri

2 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala Satpol PP Blora: Saya Perintahkan untuk Isolasi Mandiri

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Regional
Status Tsunami Sudah Dicabut, Bupati Maluku Tengah Ajak Pengungsi Kembali ke Rumah

Status Tsunami Sudah Dicabut, Bupati Maluku Tengah Ajak Pengungsi Kembali ke Rumah

Regional
BNN Bali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

BNN Bali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

Regional
2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 Juni 2021

Regional
Sempat Serang 7 Warga di Medan, Seekor Monyet Ditembak Mati

Sempat Serang 7 Warga di Medan, Seekor Monyet Ditembak Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 18 Juni 2021

Regional
Trik Okta Lolos Tes CPNS Berbasis CAT, Pakai 3 Aplikasi 'Timer' agar Bisa Jawab Soal dengan Cepat

Trik Okta Lolos Tes CPNS Berbasis CAT, Pakai 3 Aplikasi "Timer" agar Bisa Jawab Soal dengan Cepat

Regional
Rektor Unipar Jember Mengundurkan Diri Usai Dilaporkan Lecehkan Dosen

Rektor Unipar Jember Mengundurkan Diri Usai Dilaporkan Lecehkan Dosen

Regional
Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Regional
Sultan HB X Pertimbangkan “Lockdown” Total Yogyakarta, Ini Alasannya

Sultan HB X Pertimbangkan “Lockdown” Total Yogyakarta, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X