Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

Kompas.com - 18/04/2021, 09:16 WIB
Garis polisi dipasang di rumah milik Sukijan, lokasi terjadinya ledakan bahan-bahan pembuatan petasan di Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. KOMPAS.COM/HANDOUTGaris polisi dipasang di rumah milik Sukijan, lokasi terjadinya ledakan bahan-bahan pembuatan petasan di Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG, KOMPAS.com - Seorang tewas akibat ledakan bahan petasan di sebuah rumah di Kabupaten Jombang Jawa Timur, Kamis (15/4/2021) malam.

Meledaknya bahan untuk membuat petasan tersebut terjadi di rumah Sukijan (61), warga Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Ledakan yang terjadi saat warga sekitar melaksanakan shalat tarawih tersebut menyebabkan  satu orang tewas, serta satu korban mengalami luka serius.

Korban tewas yakni Joko Slamet (35), anak dari Sukijan. Sedangkan korban yang mengalami luka bakar serius adalah Sainten (55), istri dari Sukijan.

Baca juga: Kronologi KKB Bakar Rumah Kepala Suku dan Tempat Tinggal Guru di Beoga

Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan mengungkapkan, Joko Slamet, korban yang meninggal dunia akibat ledakan, menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Sedangkan Sainten yang mengalami luka bakar saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Rudi, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemicu ledakan berasal dari bahan-bahan untuk membuat petasan.

Di lokasi ledakan, petugas menemukan kaleng yang terdapat sisa belerang, abu bekas belerang, serta serbuk untuk pavel petasan.

"Kami menduga, sebelum terjadi ledakan ada aktivitas meracik bubuk untuk membuat petasan," kata Rudi kepada Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Usai Ucapkan Kalimat Kode Ini, Camat di Kediri Terima Setoran Pungli

Diduga Usai Ucapkan Kalimat Kode Ini, Camat di Kediri Terima Setoran Pungli

Regional
Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Jadi Tersangka UU ITE

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Satu Jenazah Korban Perahu Terbalik di Kedung Ombo Ditemukan, Dua Masih Dicari

Satu Jenazah Korban Perahu Terbalik di Kedung Ombo Ditemukan, Dua Masih Dicari

Regional
Pengemudi Perahu Terbalik di Kedung Ombo Berusia 13 Tahun, Polisi: Masih Diperiksa

Pengemudi Perahu Terbalik di Kedung Ombo Berusia 13 Tahun, Polisi: Masih Diperiksa

Regional
Perahu Terbalik di Kedong Ombo Tewaskan 6 Orang, Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab

Perahu Terbalik di Kedong Ombo Tewaskan 6 Orang, Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab

Regional
Sempat Dibuka, Seluruh Objek Wisata di Pariaman Mendadak Ditutup Mulai Hari Ini

Sempat Dibuka, Seluruh Objek Wisata di Pariaman Mendadak Ditutup Mulai Hari Ini

Regional
Pantai Anyer dan Tempat Wisata di Kabupaten Serang Ditutup

Pantai Anyer dan Tempat Wisata di Kabupaten Serang Ditutup

Regional
Polisi Tutup Akses Masuk Menuju Kawasan Wisata di Banten, Wisatawan yang Sudah Datang Dibubarkan

Polisi Tutup Akses Masuk Menuju Kawasan Wisata di Banten, Wisatawan yang Sudah Datang Dibubarkan

Regional
Bikin Video TikTok Kontroversial soal Palestina, Pria Ini Mengaku Iseng, Polisi: Kasusnya Sudah Kami Tangani

Bikin Video TikTok Kontroversial soal Palestina, Pria Ini Mengaku Iseng, Polisi: Kasusnya Sudah Kami Tangani

Regional
Pungli THR Belasan Juta Rupiah, Camat Purwoasri Dicopot, Dipindahkan dengan Jabatan Lebih Rendah

Pungli THR Belasan Juta Rupiah, Camat Purwoasri Dicopot, Dipindahkan dengan Jabatan Lebih Rendah

Regional
Seluruh Tempat Wisata di Banten Ditutup hingga 30 Mei, Ini Alasannya

Seluruh Tempat Wisata di Banten Ditutup hingga 30 Mei, Ini Alasannya

Regional
Masih Pandemi, tapi Pengunjung Pantai Batu Karas di Pangandaran Membeludak, Ini Kata Pemkab

Masih Pandemi, tapi Pengunjung Pantai Batu Karas di Pangandaran Membeludak, Ini Kata Pemkab

Regional
2 Anggota KKB Tewas Saat Kontak Senjata dengan TNI-Polri Minggu Dini Hari

2 Anggota KKB Tewas Saat Kontak Senjata dengan TNI-Polri Minggu Dini Hari

Regional
Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Dibawa ke Kantor Polisi

Pria Pembuat Video TikTok Hina Palestina Dibawa ke Kantor Polisi

Regional
Liburan ke Pantai, 4 Bocah Tewas Terseret Ombak

Liburan ke Pantai, 4 Bocah Tewas Terseret Ombak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X