Kasus Remaja Tewas Saat Mengadang Truk di Bogor, Ini yang Menyebabkan Sopir Bisa Jadi Tersangka

Kompas.com - 12/04/2021, 22:17 WIB
Aksi nekat remaja Bogor yang menghentikan truk tronton yang sedang melintas di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari. Dok IstimewaAksi nekat remaja Bogor yang menghentikan truk tronton yang sedang melintas di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bogor, Jawa Barat, menangani kasus tewasnya seorang remaja berinisial DP (15) saat mengadang truk yang sedang melintas.

Kasus itu terjadi di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jabar.

Dalam kasus tersebut, sopir truk yang kemungkinan tidak sengaja menabrak DP bisa ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Remaja di Bogor Tewas Tertabrak Saat Mengadang Truk, Sopir Bisa Jadi Tersangka

Penyidik Aiptu Jemakir menegaskan bahwa setiap pengemudi yang terlibat kecelakaan lalu lintas memiliki tanggung jawab.

Aturan itu tertuang dalam Pasal 231 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Isi pasal tersebut ialah, pengemudi yang terlibat kecelakaan lalu lintas wajib menghentikan kendaraan, memberikan pertolongan kepada korban, melaporkan kecelakaan ke kantor polisi, dan memberikan keterangan mengenai kejadian kecelakaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kasus ini, menurut Jemakir, sopir truk tersebut justru kabur.

Sopir tidak menolong korban dan tidak melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada pihak kepolisian.

"Nah sementara yang diterapkan Pasal 231 ini karena yang terlibat (kecelakaan) wajib melaporkan, membantu korban, bunyinya seperti itu," ujar Jemakir saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Cerita Polisi soal Benteng di Kampung Narkoba Palembang yang Sulit Ditembus

Kendati demikian, Jemakir mengakui bahwa insiden kecelakaan itu bisa saja disebabkan oleh remaja tersebut, karena sengaja mengadang truk pada saat melaju kencang di malam hari.

Jika mengacu pada video yang viral di media sosial, sopir truk tersebut justru terlihat tidak sengaja menabrak seorang remaja hingga tewas.

Jemakir mengingatkan bahwa siapa pun yang terlibat kecelakaan, sekalipun tidak sengaja, tetap wajib memberi pertolongan dan melapor ke polisi.

Sebab, polisi memerlukan keterangan dari orang yang terlibat kecelakaan, agar faktor kecelakaan lalu lintas diketahui.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Penebalan Nakes Mulai Diterjunkan untuk Dampingi Warga Yogyakarta yang Isoman

Satgas Penebalan Nakes Mulai Diterjunkan untuk Dampingi Warga Yogyakarta yang Isoman

Regional
Dipakai 2 Atlet Internasional di Olimpiade Tokyo 2020, Sepeda Buatan Gresik Ini Banyak Diburu

Dipakai 2 Atlet Internasional di Olimpiade Tokyo 2020, Sepeda Buatan Gresik Ini Banyak Diburu

Regional
Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

Regional
Kasus Wartawan Medan Disiram Air Keras, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta 'Jatah Bulanan' hingga Rp 4 Juta

Kasus Wartawan Medan Disiram Air Keras, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta "Jatah Bulanan" hingga Rp 4 Juta

Regional
Massa yang Bakar Polsek Nimboran Mengira Ada Warga yang Tewas Tertembak, Ternyata...

Massa yang Bakar Polsek Nimboran Mengira Ada Warga yang Tewas Tertembak, Ternyata...

Regional
Ganjar Minta Tiap Kelurahan Punya Call Center Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa

Ganjar Minta Tiap Kelurahan Punya Call Center Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa

Regional
Lahan 500 Hektare 'Ditenggelamkan', Petani di Rawa Pening Ambarawa Pasang Spanduk Protes

Lahan 500 Hektare 'Ditenggelamkan', Petani di Rawa Pening Ambarawa Pasang Spanduk Protes

Regional
Ini Janji Gubernur Rusdi Jika Anggota MIT Poso Rela Menyerahkan Diri

Ini Janji Gubernur Rusdi Jika Anggota MIT Poso Rela Menyerahkan Diri

Regional
Atlet Angkat Besi Aceh Tembus Final Olimpade Tokyo, Pelatih: Bakat Nurul Akmal Ditemukan Saat Angkat Padi

Atlet Angkat Besi Aceh Tembus Final Olimpade Tokyo, Pelatih: Bakat Nurul Akmal Ditemukan Saat Angkat Padi

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 di RSHS Bandung Turun 53 Persen, tapi Tetap Tinggi di Ruang ICU

Jumlah Pasien Covid-19 di RSHS Bandung Turun 53 Persen, tapi Tetap Tinggi di Ruang ICU

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Agustus 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Agustus 2021

Regional
Profil Nurul Akmal, Atlet Angkat Besi Anak Petani Aceh, Sukses Tembus Final Olimpiade Tokyo

Profil Nurul Akmal, Atlet Angkat Besi Anak Petani Aceh, Sukses Tembus Final Olimpiade Tokyo

Regional
'Sudah Masuk Babak 16 Besar Olimpiade Saja, Kami Sudah Bangga'

"Sudah Masuk Babak 16 Besar Olimpiade Saja, Kami Sudah Bangga"

Regional
Bupati Yasin Dimakamkan Tanpa Prokes, Satgas: Keluarga Beralasan Almarhum Tidak Meninggal di RS

Bupati Yasin Dimakamkan Tanpa Prokes, Satgas: Keluarga Beralasan Almarhum Tidak Meninggal di RS

Regional
Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio Bukan Prank, Polisi: Belum Bisa Cair karena Masalah Teknis

Sumbangan Rp 2 Triliun Anak Akidi Tio Bukan Prank, Polisi: Belum Bisa Cair karena Masalah Teknis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X