Remaja di Bogor Tewas Tertabrak Saat Mengadang Truk, Sopir Bisa Jadi Tersangka

Kompas.com - 10/04/2021, 08:06 WIB
Aksi nekat remaja Bogor yang menghentikan truk tronton yang sedang melintas di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari. Dok IstimewaAksi nekat remaja Bogor yang menghentikan truk tronton yang sedang melintas di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bogor Ipda Angga mengatakan, sopir truk yang tidak sengaja menabrak seorang remaja hingga tewas dapat dijerat sanksi pidana.

Meski remaja tersebut sengaja mengadang truk, sopir truk bisa terancam Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kasus ini bermula saat seorang remaja berinisial DP (15) menghentikan laju sebuah truk di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari.

Baca juga: Minibus dari Sibolga Menabrak Truk di Tol Belmera, Sopir dan Penumpang Tewas


Saat itu, DP bersama empat rekannya berlari dan berusaha mengadang truk pengangkut barang tersebut.

Namun, DP yang merupakan warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor itu seketika tewas setelah dihantam bagian depan truk.

Namun, menurut Angga, pada saat kejadian itu, sopir truk tersebut malah melarikan diri.

"Sopirnya kabur, makanya kita ancam pasal itu. Jadi ini masih penyelidikan lebih lanjut," kata Angga saat dihubungi Kompas.com, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Curhat Ira Setelah Menikah dengan Pria 58 Tahun

Menurut Angga, setiap pengemudi yang terlibat kecelakaan lalu lintas juga memiliki tanggung jawab yang tertulis dalam Pasal 231 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Isi pasal tersebut ialah, pengemudi yang terlibat kecelakaan lalu lintas wajib menghentikan kendaraan, memberikan pertolongan kepada korban, melapor ke kantor polisi, dan memberikan keterangan kejadian.

Dalam kasus ini, menurut Angga, sopir truk yang belum diketahui nomor kendaraannya itu tidak melaporkan insiden kecelakaan, tapi memilih kabur.

Dia menjelaskan, bagi yang terlibat kecelakaan dan sengaja tidak memberikan pertolongan, atau bahkan terjadi tabrak lari, merupakan perbuatan melawan hukum atau tindak pidana kejahatan.

"Barang bukti yang diamankan itu pakaian korban dan video yang viral itu. Belum kita ketahui berapa orang di truk itu, karena masih pengejaran dan tahap penyelidikan," kata Angga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Bandara Ahmad Yani Akui Lalai soal Penumpang Positif Covid-19 Bisa Terbang

Pengelola Bandara Ahmad Yani Akui Lalai soal Penumpang Positif Covid-19 Bisa Terbang

Regional
Berawal dari 2 Orang, Kasus Covid-19 di Rutan Batusangkar Jadi 53

Berawal dari 2 Orang, Kasus Covid-19 di Rutan Batusangkar Jadi 53

Regional
Bupati Purbalingga Larang Shalat Id Outdoor dan Takbir Keliling

Bupati Purbalingga Larang Shalat Id Outdoor dan Takbir Keliling

Regional
Baru Masuk Jawa Tengah, Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Baru Masuk Jawa Tengah, Ratusan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik

Regional
KAI Sumut Kurangi Perjalanan KA di Stasiun Medan

KAI Sumut Kurangi Perjalanan KA di Stasiun Medan

Regional
Saling Ejek di Facebook Berujung Perkelahian dengan Senjata Tajam, Netizen Asal Jember Ditangkap Polisi

Saling Ejek di Facebook Berujung Perkelahian dengan Senjata Tajam, Netizen Asal Jember Ditangkap Polisi

Regional
Jambret Tas Berisi Uang Rp 5 Juta, 2 Tukang Ojek Dituntut 5 Tahun Penjara

Jambret Tas Berisi Uang Rp 5 Juta, 2 Tukang Ojek Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Ada Pemudik Mengaku Aparat Penegak Hukum agar Lolos dari Penyekatan

Ada Pemudik Mengaku Aparat Penegak Hukum agar Lolos dari Penyekatan

Regional
Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Regional
Ngotot Ingin Melintasi Pos Penyekatan, Satu Keluarga Ditemui Wakil Bupati Sumedang

Ngotot Ingin Melintasi Pos Penyekatan, Satu Keluarga Ditemui Wakil Bupati Sumedang

Regional
9 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Juru Kunci Makam Bung Karno Lumpuh, Begini Gejalanya...

9 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19, Juru Kunci Makam Bung Karno Lumpuh, Begini Gejalanya...

Regional
Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan Granat Senapan Buatan Belgia ke TNI, Milik Almarhum Sang Ayah

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Serahkan Granat Senapan Buatan Belgia ke TNI, Milik Almarhum Sang Ayah

Regional
Ada 3.000 Pemudik 'Curi Start' Sudah Masuk ke Banyumas

Ada 3.000 Pemudik "Curi Start" Sudah Masuk ke Banyumas

Regional
KKB di Puncak Lepaskan Tembakan, Seratusan Warga Berlindung ke Kantor Bupati

KKB di Puncak Lepaskan Tembakan, Seratusan Warga Berlindung ke Kantor Bupati

Regional
Kasus Covid-19 Terus Naik, Wali Kota Bandung Mohon Warga Tidak Mudik

Kasus Covid-19 Terus Naik, Wali Kota Bandung Mohon Warga Tidak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X