Kompas.com - 09/04/2021, 21:44 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Aparat keamanan mengaku telah mengantongi nama-nama kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Beoga yang telah menembak mati dua guru di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

"TNI/Polri telah mengantongi identitas dan nama-nama kelompok kriminal bersenjata (KKB) tersebut, yang kini kabur ke wilayah Beoga," kata Kepala Humas Satgas Nemangkawi Kombes Polisi Iqbal Alqudussy, seperti dilansir dari Antara, Jumat (9/4/2021).

Pernyataan Iqbal itu disampaikan menanggapi terjadinya penembakan oleh KKB yang menewaskan Yonatan Raden, guru SMPN 1 Julukoma di Beoga.

Penembakan tersebut merupakan yang kedua kalinya dalam dua hari berturut-turut.

Baca juga: KKB Kembali Tembak Seorang Guru hingga Tewas, Ini Identitas Korban

 

Kasus pertama yakni seorang guru bernama Oktavianus Rayo (42), yang ditembak mati di kiosnya oleh KKB pada Kamis (8/4/2021) pagi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Iqbal meminta warga Papua tidak takut atas teror yang diciptakan KKB.

Iqbal menyebut, penembakan kepada warga sipil tersebut merupakan bukti terdesaknya KKB, sehingga mereka melakukan penembakan dengan sangat tidak bertanggung jawab.

"Dan merampas HAM orang lain dengan dibunuh," ujar dia.

Baca juga: Kronologi KKB Tembak Guru SMP Negeri 1 Julukoma hingga Tewas

Selain penembakan itu, beredar juga kabar penculikan terhadap kepala sekolah SMPN 1 Julukoma atas nama Junedi Arung Salele.

Menurut Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia, Junedi telah berhasil diamankan di Koramil Beoga Kabupaten Puncak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Regional
3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

Regional
Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Regional
Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Regional
Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Regional
Kronologi Seorang Mertua Bacok Menantunya, Ini Penyebabnya

Kronologi Seorang Mertua Bacok Menantunya, Ini Penyebabnya

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kapal Nelayan Dibakar Massa di Lampung, Polisi Ungkap Dugaan Pemicunya

Kapal Nelayan Dibakar Massa di Lampung, Polisi Ungkap Dugaan Pemicunya

Regional
50 Warga Positif Covid-19, 1 Gang Permukiman Penduduk di Mojokerto Lockdown

50 Warga Positif Covid-19, 1 Gang Permukiman Penduduk di Mojokerto Lockdown

Regional
Klaster Hajatan di Banyuwangi, Total 36 Warga Positif Covid-19, 1 di Antaranya Meninggal

Klaster Hajatan di Banyuwangi, Total 36 Warga Positif Covid-19, 1 di Antaranya Meninggal

Regional
Usai Bunuh Istri dan Anaknya, Pria Ini Serang Orang di Rumah Ibadah

Usai Bunuh Istri dan Anaknya, Pria Ini Serang Orang di Rumah Ibadah

Regional
Rumah Pemilik Anjing Telah Kosong di Hari yang Sama Saat Bocah 10 Tahun Meninggal

Rumah Pemilik Anjing Telah Kosong di Hari yang Sama Saat Bocah 10 Tahun Meninggal

Regional
Modus Baru Perampasan Ponsel, Korban Dituduh Pelaku Pemukulan

Modus Baru Perampasan Ponsel, Korban Dituduh Pelaku Pemukulan

Regional
Pemulung Penyandang Disabilitas Dijambret, Warga: Kami Kasihan, Ini Malah Ada yang Menjambret

Pemulung Penyandang Disabilitas Dijambret, Warga: Kami Kasihan, Ini Malah Ada yang Menjambret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X