Asal-usul Kota Malang, dari Malangkucecwara hingga Perlawanan Rakyat pada Sunan Mataram

Kompas.com - 11/04/2021, 08:28 WIB
Balai Kota Malang pada saat malam hari pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu. KOMPAS.COM/ANDI HARTIKBalai Kota Malang pada saat malam hari pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang Malang, Jawa Timur, dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, pusat gempa berada di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang.

Pusat gempa yang berada di lepas pantai memiliki kedalaman 25 kilometer. Menurut BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Malang adalah kota besar dan memiliki peran penting di Provinsi Jawa Tmur.

Berada di dataran tinggi yang cukup sejuk. Brada di sebelah selatan Kota Surabaya. Malang juga menjadi kota terbesar nomor dua setelah Surabaya.

Baca juga: Asal-usul Kupang, Diambil dari Nama Raja Nai Kopan, Diperebutkan Belanda dan Portugis

Mengapa disebut Malang?

Kondisi situs suci peninggalan Kerajaan Singosari di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (20/11/2019).KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Kondisi situs suci peninggalan Kerajaan Singosari di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (20/11/2019).
Dukutip dari buku Asal-usul Kota-kota di Indonesia Tempo Doeloe, nama Malang diduga bersumber dari nama bangunana suci yang tertulis di dalam dua prasasti Raja Balitung di Jawa Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yakni Prasasti Mantyasih tahun 907 dan Prasasti tahun 908 yang ditemukan di satu tempat antara Surabaya-Malang.

Bangunan suci itu bernama Malangkucecwara, sebuah nama yang terdiri dari tiga kata, yakni 'mala' yang berarti segala sesuatu yag kotor, kecurangan, kepalsuan, atau bathil.

Baca juga: Struktur Bata di Kabupaten Malang Diduga Candi yang Dibangun Sebelum Kerajaan Singosari

Kata kedua adalah "angkuca'' yang berarti menghancurkan atau membinasakan. Sedangkan kara 'icwara' berarti Tuhan. Dengan demikian Malangkucecwara berarti Tuhan menghancurkan yang bathil.

Namun hingga kini bangunan suci peninggalana purbakala belum juga ditemukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicap Jago Pencitraan, Bupati Pamekasan Pergi Saat Diajak Dialog dengan Mahasiswa

Dicap Jago Pencitraan, Bupati Pamekasan Pergi Saat Diajak Dialog dengan Mahasiswa

Regional
Soal Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Tutup karena PPKM, Ini Tanggapan Wali Kota Malang

Soal Gowes ke Pantai Kondang Merak yang Tutup karena PPKM, Ini Tanggapan Wali Kota Malang

Regional
Tes SKD CPNS di Kaltim Sempat Molor 2 Jam karena Gangguan Jaringan Internet

Tes SKD CPNS di Kaltim Sempat Molor 2 Jam karena Gangguan Jaringan Internet

Regional
Kronologi Empat Penjual Obat Terapi Covid-19 Ditangkap Polisi, akibat Patok Harga Tinggi dari Pasaran

Kronologi Empat Penjual Obat Terapi Covid-19 Ditangkap Polisi, akibat Patok Harga Tinggi dari Pasaran

Regional
Banjir Bandang Landa Minahasa Tenggara, Akses Jalan Terputus

Banjir Bandang Landa Minahasa Tenggara, Akses Jalan Terputus

Regional
Ustaz Abu Syahid Chaniago Diserang Saat Ceramah di Masjid Batam, Begini Kondisinya

Ustaz Abu Syahid Chaniago Diserang Saat Ceramah di Masjid Batam, Begini Kondisinya

Regional
Belajar dari Saman, Pria Disabilitas yang Tak Menyerah pada Keadaan

Belajar dari Saman, Pria Disabilitas yang Tak Menyerah pada Keadaan

Regional
Kekhawatiran di Balik Sertifikasi Tanah Desa oleh Keraton Yogyakarta (2)

Kekhawatiran di Balik Sertifikasi Tanah Desa oleh Keraton Yogyakarta (2)

Regional
34,7 Kg Sabu-sabu dari Malaysia Ditemukan di Pinggir Sungai, Tim Gabungan Tangkap 1 Orang, 4 Pelaku Lain Buron

34,7 Kg Sabu-sabu dari Malaysia Ditemukan di Pinggir Sungai, Tim Gabungan Tangkap 1 Orang, 4 Pelaku Lain Buron

Regional
Unpad Manglayang Trail Running 2021, Perlombaan Pertama sejak Pandemi

Unpad Manglayang Trail Running 2021, Perlombaan Pertama sejak Pandemi

Regional
Bidik 6.000 WNI yang Berobat ke Luar Negeri, Erick Thorir akan Kembangkan Wisata Kesehatan di Bali

Bidik 6.000 WNI yang Berobat ke Luar Negeri, Erick Thorir akan Kembangkan Wisata Kesehatan di Bali

Regional
Satgas Nemangkawi Akhirnya Tiba di Kiwirok, Polda Papua: Mereka Berjalan 30 Jam

Satgas Nemangkawi Akhirnya Tiba di Kiwirok, Polda Papua: Mereka Berjalan 30 Jam

Regional
Kekhawatiran di Balik Sertifikasi Tanah Desa oleh Keraton Yogyakarta (1)

Kekhawatiran di Balik Sertifikasi Tanah Desa oleh Keraton Yogyakarta (1)

Regional
Bupati Wonogiri Optimistis Target Vaksinasi 70 Persen Tercapai Oktober 2021

Bupati Wonogiri Optimistis Target Vaksinasi 70 Persen Tercapai Oktober 2021

Regional
Mengenal Bahasa Jaseng di Film Yuni, Pemenang Toronto International Film Festival 2021

Mengenal Bahasa Jaseng di Film Yuni, Pemenang Toronto International Film Festival 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.