Tempat Ibadah di DIY Diminta Sediakan Pemandu Bahasa Isyarat untuk Kaum Disabilitas

Kompas.com - 08/04/2021, 04:30 WIB
Ketua Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta, Farid Bambang Siswanto, ditemui Plt. Asisten Sekda Sleman bidang Pemerintahan dan Kesra, Joko Supriyanto saat audiensi dengan Pemkab Sleman, Rabu (7/4/2021). TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad SyarifudinKetua Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta, Farid Bambang Siswanto, ditemui Plt. Asisten Sekda Sleman bidang Pemerintahan dan Kesra, Joko Supriyanto saat audiensi dengan Pemkab Sleman, Rabu (7/4/2021).

KOMPAS.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, melalui Perda nomor 4/2012 mencanangkan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi menjadi provinsi ramah disabilitas pada tahun 2024.

Ada tiga poin utama provinsi ramah disabilitas yaitu, accesibility for disability komunikasi dan sikap.

Accesibility for disability identik dengan infrastruktur yang mudah diakses bagi warga berkebutuhan khusus.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi Disabilitas dan Rohaniawan, Wali Kota Bobby: Tokoh Agama Harus Dilindungi

Ketua Komite Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Disabilitas DIY Farid Bambang Siswanto menilai accesibility for disability bagi disabilitas relatif gampang dicapai.

Tapi yang lebih sulit, adalah komunikasi dan sikap.

Yang dimaksud komunikasi seperti bahasa isyarat.

"Belum banyak tempat ibadah, fasilitas umum, yang sediakan pemandu bahasa isyarat untuk khotib. Padahal, hak beragama dimiliki semua umat manusia," ungkap dia, saat audiensi dengan Pemkab Sleman, Rabu (7/4/2021).

Tujuan audiensi itu adalah silaturahmi pengurus Komite baru, sekaligus mendorong dan mengingatkan perihal pencanangan DIY menjadi Provinsi ramah disabilitas 2024.

Baca juga: Sah, Penyandang Disabilitas di Kota Semarang Bisa Dapatkan SIM D

Farid mengatakan, accesibility for disability bagi disabilitas di Kabupaten Sleman sejauh ini sudah cukup bagus.

Banyak parameter di Bumi Sembada yang mengindikasikan bahwa target 2024 ramah bagi disabilitas akan dapat tercapai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pria Hina Palestina di TikTok, Pakar Hukum Unram Minta Polisi Lebih Bijak Terapkan UU ITE

Kasus Pria Hina Palestina di TikTok, Pakar Hukum Unram Minta Polisi Lebih Bijak Terapkan UU ITE

Regional
Bagian Klaster Sangon, Satu RT di Kulon Progo 'Lockdown', 47 Warganya Kena Covid-19 gara-gara Aktivitas Padat di Mushala

Bagian Klaster Sangon, Satu RT di Kulon Progo "Lockdown", 47 Warganya Kena Covid-19 gara-gara Aktivitas Padat di Mushala

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wanita Marahi Petugas saat Diminta Putar Balik | Pria Hina Palestina Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Wanita Marahi Petugas saat Diminta Putar Balik | Pria Hina Palestina Ditangkap

Regional
Operasi Ketupat Berakhir 17 Mei, Pengamanan Arus Balik Pemudik Tetap Dilakukan hingga 24 Mei

Operasi Ketupat Berakhir 17 Mei, Pengamanan Arus Balik Pemudik Tetap Dilakukan hingga 24 Mei

Regional
13 Pos Penyekatan di Surabaya, Ragam Cara Pemudik Akali Petugas, Mulai Takbir hingga Jalan Kaki

13 Pos Penyekatan di Surabaya, Ragam Cara Pemudik Akali Petugas, Mulai Takbir hingga Jalan Kaki

Regional
Pengakuan Cleaning Service yang Hina Palestina di TikTok: Maaf, Cuma Salah Sebut

Pengakuan Cleaning Service yang Hina Palestina di TikTok: Maaf, Cuma Salah Sebut

Regional
Operasi Ketupat Toba 2021, 8.333 Kendaraan Diputar Balik dan 2 Pemudik Ditemukan Positif Covid-19

Operasi Ketupat Toba 2021, 8.333 Kendaraan Diputar Balik dan 2 Pemudik Ditemukan Positif Covid-19

Regional
Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Regional
Pemerintah Provinsi Jambi Tambah Ruangan Isolasi Covid-19

Pemerintah Provinsi Jambi Tambah Ruangan Isolasi Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Mei 2021

Regional
Penyekatan Mudik di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut 20.112 Kendaraan Diputar Balik

Penyekatan Mudik di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut 20.112 Kendaraan Diputar Balik

Regional
Longsor, Jalan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tenggara Putus

Longsor, Jalan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tenggara Putus

Regional
6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

Regional
Video Viral Warga Demo di Laut, Minta Petugas Kembalikan Banana Boat yang Disita

Video Viral Warga Demo di Laut, Minta Petugas Kembalikan Banana Boat yang Disita

Regional
Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X