11 Orang Tewas akibat Banjir Lahar Gunung Ile Lewotolok, NTT

Kompas.com - 05/04/2021, 11:13 WIB
Kondisi rumah warga Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur rusak diterjang banjir lahar hujan dari Gunung Ile Lewotolok, Minggu (4/4/2021). (ANTARA/HO-Dinas Kominfo Kabupaten Lembata)Kondisi rumah warga Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur rusak diterjang banjir lahar hujan dari Gunung Ile Lewotolok, Minggu (4/4/2021).

KOMPAS.com - Sebanyak 11 orang tewas akibat banjir lahar Gunung Ile Lewotolok di Kecamatan Ile Ape, Lembata, NTT, Minggu (4/4/2021).

"Korban yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal ada 11 orang, sebelumnya sudah ditemukan enam orang pada Minggu siang. Namun, pada petang hari ditemukan lagi lima orang," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata Siprianus Meru ketika dihubungi Antara dari Kupang, Minggu malam.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lembata telah memakamkan tujuh korban meninggal dalam bencana alam yang terjadi pada Minggu pukul 02.00 WITA itu.

Baca juga: Banjir NTT: Update Korban Jiwa dan Wilayah yang Paling Terdampak

Sedangkan empat jenazah lainnya masih diidentifikasi oleh petugas kesehatan di RSUD Lewoleba.

Baca juga: UPDATE Korban Banjir dan Longsor di Flores Timur, NTT: 62 Warga Ditemukan Meninggal, 4 Masih Dicari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Data sementara baru 11 orang yang meninggal dan kemungkinan jumlahnya bertambah karena proses pencarian masih dilakukan," kata dia.

BPBD Kabupaten Lembata melakukan pendataan terkait dengan bencana alam di tiga desa yang paling parah di daerah setempat, yaitu Amakaka, Tanjung Batu, dan Waowala.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKB Tewaskan Pekerja Bangunan di Yahukimo, Polisi: Kelompok Pimpinan Tendius Gwijangge

KKB Tewaskan Pekerja Bangunan di Yahukimo, Polisi: Kelompok Pimpinan Tendius Gwijangge

Regional
6 Tahun Jadi Buron Kasus Pembunuhan, JN Ditangkap Saat Temani Anak Sekolah, Ini Kronologinya

6 Tahun Jadi Buron Kasus Pembunuhan, JN Ditangkap Saat Temani Anak Sekolah, Ini Kronologinya

Regional
Putusan MA Keluar, Ayah Pemerkosa Anak di Aceh Akhirnya Dihukum 200 Bulan

Putusan MA Keluar, Ayah Pemerkosa Anak di Aceh Akhirnya Dihukum 200 Bulan

Regional
Unik, Ikut Vaksinasi Covid-19 Bisa Dapat Hadiah Kambing, Ini Ceritanya

Unik, Ikut Vaksinasi Covid-19 Bisa Dapat Hadiah Kambing, Ini Ceritanya

Regional
Wagub Babel: Waspada Perkawinan Dini, Ada Anak 10 Tahun Menikah, Punya Anak...

Wagub Babel: Waspada Perkawinan Dini, Ada Anak 10 Tahun Menikah, Punya Anak...

Regional
Cerita di Balik Unggahan Viral Saung Angklung Udjo Lelang Alat Musik

Cerita di Balik Unggahan Viral Saung Angklung Udjo Lelang Alat Musik

Regional
Selundupkan 40 Ton Kulit Sapi dari Timor Leste, Sebuah Kapal Diamankan

Selundupkan 40 Ton Kulit Sapi dari Timor Leste, Sebuah Kapal Diamankan

Regional
Karawang Darurat Covid Malah Ada Kafe Bikin Pesta Ultah, Bupati Cellica Geram: Mereka Tidak Menghargai Nakes

Karawang Darurat Covid Malah Ada Kafe Bikin Pesta Ultah, Bupati Cellica Geram: Mereka Tidak Menghargai Nakes

Regional
Tangis Penjaja Minuman Mengetahui Putranya Raih Adhi Makayasa dari Presiden: Semua Anak Papua Pasti Bisa

Tangis Penjaja Minuman Mengetahui Putranya Raih Adhi Makayasa dari Presiden: Semua Anak Papua Pasti Bisa

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Matikan Lampu Jalan Pukul 8 Malam

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Matikan Lampu Jalan Pukul 8 Malam

Regional
'Akal-akalan' Tempat Hiburan Malam, Pintu Digembok tapi di Dalamnya Ada yang Pesta

"Akal-akalan" Tempat Hiburan Malam, Pintu Digembok tapi di Dalamnya Ada yang Pesta

Regional
Nakes Covid-19 Kelelahan hingga Tertekan, RS dan Puskesmas Bisa Kolaps

Nakes Covid-19 Kelelahan hingga Tertekan, RS dan Puskesmas Bisa Kolaps

Regional
WN Australia yang Ditangkap karena Gunakan Narkoba di NTT Akan Dideportasi

WN Australia yang Ditangkap karena Gunakan Narkoba di NTT Akan Dideportasi

Regional
Angka Kematian Covid-19 Meningkat, Awalnya Gali Liang secara Manual, Kini Pakai Alat Berat

Angka Kematian Covid-19 Meningkat, Awalnya Gali Liang secara Manual, Kini Pakai Alat Berat

Regional
Ratusan Jemaah Yayasan Diduga Aliran Sesat di Bandung Dilokalisir, Polisi Koordinasi dengan MUI

Ratusan Jemaah Yayasan Diduga Aliran Sesat di Bandung Dilokalisir, Polisi Koordinasi dengan MUI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X