Soal Perjalanan Lukas Enembe ke Papua Nugini, Mendagri: Pak Gubernur Tidak Pernah Mengajukan Izin

Kompas.com - 05/04/2021, 09:48 WIB
Mendagri, Muhammad Tito Karnavian tengah berada di Swissbel Hotel Jayapura, Senin (5/4/2021) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIMendagri, Muhammad Tito Karnavian tengah berada di Swissbel Hotel Jayapura, Senin (5/4/2021)

KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyayangkan tindakan Gubernur Papua Lukas Enembe melakukan perjalanan ke Papua Nugini tanpa izin.

Gubernur Papua itu juga diketahui menyeberang ke negara tetangga lewat "jalur tikus", sehingga tak memiliki dokumen perjalanan resmi.

"Sampai hari ini Pak Gubernur (Lukas Enembe) tidak pernah mengajukan izin ke Kemendagri, tidak pernah. Kalau memang urgent sekali, komunikasi dengan saya sebagai otoritas yang memberikan izin, setelah itu surat menyusul. Makanya saya mau temui," kata Tito di Jayapura, Senin (5/4/2021).

Tito menegaskan, Kementerian Dalam Negeri tidak pernah menghalangi kepala daerah yang mengajukan izin berobat.

Lagipula, Tito mengetahui kondisi kesehatan Lukas Enembe yang belum sembuh total dari penyakitnya.

Baca juga: Duduk Perkara Komandan Brimob Meninggal Usai Disuntik Vaksin, Positif Covid-19 dan 2 Kali Masuk RS

Beberapa kali, kata Tito, Lukas juga berobat di rumah sakit di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tahu beberapa kali di Jakarta beliau berobat di rumah sakit di sana, kemudian kondisi fisiknya saat itu tidak begitu bagus. Saya terakhir (bertemu) sebulan lalu," kata Tito.

Tito mengatakan, Lukas sempat meneleponnya untuk menjalaskan kepergian ke Papua Nugini tersebut. Lukas mengaku melakukan pengobatan kakinya.

"Saya sudah sampaikan, apa pun alasannya langkah itu salah, tidak sesuai aturan yang ada pergi tanpa izin, apa lagi di tengah situasi pandemi," kata Tito.

Kementerian Dalam Negeri telah memberikan teguran keras atas tindakan Lukas Enembe yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

Ular Nyaris Merambat ke Tangan Perempuan Ini Saat Kendarai Motor, Bermula Parkir Dekat Pohon

Regional
Cerita Dusun Karanglo, Warganya Sepakat “Lockdown” agar Covid-19 Tidak Meluas

Cerita Dusun Karanglo, Warganya Sepakat “Lockdown” agar Covid-19 Tidak Meluas

Regional
Larang Hajatan, Bupati Lamongan: yang Bawa Virus adalah Tamu dari Luar

Larang Hajatan, Bupati Lamongan: yang Bawa Virus adalah Tamu dari Luar

Regional
5.757 RT di Jateng Zona Merah Covid-19, Ganjar: Langsung Lockdown Saja

5.757 RT di Jateng Zona Merah Covid-19, Ganjar: Langsung Lockdown Saja

Regional
Juli 2021, Bupati Sleman Berencana Buka Sekolah Tatap Muka Terbatas

Juli 2021, Bupati Sleman Berencana Buka Sekolah Tatap Muka Terbatas

Regional
Kadinkes Pontianak Positif Covid-19, Diisolasi di RS karena CT 12,6

Kadinkes Pontianak Positif Covid-19, Diisolasi di RS karena CT 12,6

Regional
36 Anak di Surabaya Terinfeksi Covid-19, Sebagian Tertular dari Orangtua

36 Anak di Surabaya Terinfeksi Covid-19, Sebagian Tertular dari Orangtua

Regional
Upacara Kasada 2021 Suku Tengger, Jumlah Warga Dibatasi, Dijaga 200 Anggota Petugas

Upacara Kasada 2021 Suku Tengger, Jumlah Warga Dibatasi, Dijaga 200 Anggota Petugas

Regional
Satu Ruangan dengan Anggota DPRD yang Positif Covid-19, 1 Legislator Terinfeksi

Satu Ruangan dengan Anggota DPRD yang Positif Covid-19, 1 Legislator Terinfeksi

Regional
Universitas Brawijaya Terima 5.400 Peserta Seleksi Mandiri Gelombang Pertama, Masih Ada 2 Gelombang Lagi

Universitas Brawijaya Terima 5.400 Peserta Seleksi Mandiri Gelombang Pertama, Masih Ada 2 Gelombang Lagi

Regional
Banyak Pasien Covid-19 Sembuh, 'Lockdown' Desa Sidodowo Lamongan Mulai Dibuka

Banyak Pasien Covid-19 Sembuh, "Lockdown" Desa Sidodowo Lamongan Mulai Dibuka

Regional
Gempa M 5,4 Guncang Pulau Seram Maluku, Warga Panik Berhamburan

Gempa M 5,4 Guncang Pulau Seram Maluku, Warga Panik Berhamburan

Regional
Pejuang Laut Timor Sebut Warga NTT Merugi Rp 164 Triliun karena Tumpahan Minyak Montara

Pejuang Laut Timor Sebut Warga NTT Merugi Rp 164 Triliun karena Tumpahan Minyak Montara

Regional
Cerita Milenial Ikut Vaksinasi, Vina: Usai Divaksin, Saya Merasa Aman dan Bahagia

Cerita Milenial Ikut Vaksinasi, Vina: Usai Divaksin, Saya Merasa Aman dan Bahagia

Regional
Gempa M 5,9 di Laut Banda Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan Ahli

Gempa M 5,9 di Laut Banda Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan Ahli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X