Pegawai DLH yang Ditemukan Tewas Dalam Karung Diduga Korban Pembunuhan

Kompas.com - 05/04/2021, 09:41 WIB

KOMPAS.com - Hasanuddin alias Kuba (52) pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima yang ditemukan tewas dalam karung diduga korban pembunuhan. Sebab, pada tubuh korban terdapat luka di bagian leher.

Jasad korban ditemukan tewas mengenaskan di belakang sebuah toko di Kecamatan Rasanae Barat, Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 16.00 WIta.

"Dugaan sementara korban tewas dibunuh, karena ditemukan luka sayatan di leher," kata Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota, Iptu Ridwan saat dihubungi Kompas.com, pada Minggu malam.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Istri Komandan Brimob Sempat Lihat Suaminya Terbaring di Sofa dalam Kondisi Lemas

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, penyebab kematian korban diduga akibat terputusnya kerongkongan. Kalau dari luka, korban disembelih sehingga mengakibatkan kehabisan darah," sambungnya.

Tak hanya itu, sepeda motor dan ponsel milik korban juga hilang.

Kata Ridwan, korban meninggal dalam waktu 12 sampai 48 jam.

Baca juga: Pegawai DLH Kota Bima Ditemukan Tewas di Dalam Karung, Ponsel dan Motornya Hilang

Saat ini, kasus dugaan pembunuhan itu masih mendalami Satreskrim Polres Bima. Polisi juga sudah memeriksasejumlah saksi terkait kasus ini.

"Masih dalam penyelidikan. Namum dugaan sementara, motifnya pencurian dan kekerasan," ujarnya.

Kronologi ditemukannya jasad korban

IlustrasiTHINKSTOCK Ilustrasi

Diceritakan Ridwan, jasad korban pertama kali ditemukan seorang pemulung bernama Usman (60) yang saat itu sedang mencari sampah.

Saat itu, Usman melihat sebuah karung yang berada di belakang ruko di lingkungan Binabaru.

Karena penasaran, ia lantas menghampiri karung itu. Namun, betapa terkejutnya Usman saat membuka karung tersebut ada sesosok mayat.

"Saksi melihat korban sudah dalam keadaan terbungkus karung, dan hanya terlihat tangan dan kakinya," ungkapnya.

Baca juga: Oknum PNS yang Tabrak 3 Kendaraan hingga Tewaskan Ibu dan Anak Terekam CCTV

Setelah itu, lanjut Ridwan, saksi pun pulang ke rumahnya memberitahukan kepada warga adanya sesosok mayat dalam karung tersebut.

Kemudian oleh warga penemuan itu dilaporkan ke polisi. Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawanya untuk divisum.

Diketahui, identitas mayat dalam karung itu merupakan pegawai DLH Kota Bima.

Baca juga: Pengakuan Pria Asal Jakarta yang Naiki Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya: Saya Tidak Tahu Aturan di Sini

 

(Penulis Kontributor Bima, Syarifudin | Editor Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pikap Masuk Jurang di Ciamis | 6 Siswa SMP di Lampung Bunuh Teman Sekelasnya

[POPULER NUSANTARA] Pikap Masuk Jurang di Ciamis | 6 Siswa SMP di Lampung Bunuh Teman Sekelasnya

Regional
Misteri Tewasnya Pasutri di Mamasa, Uang Rp 10 Juta Raib, Anak Korban Selamat Usai Merintih

Misteri Tewasnya Pasutri di Mamasa, Uang Rp 10 Juta Raib, Anak Korban Selamat Usai Merintih

Regional
Curhat Camat Payakumbuh Dicopot Usai Buat Konten Ala Citayam Fashion Week

Curhat Camat Payakumbuh Dicopot Usai Buat Konten Ala Citayam Fashion Week

Regional
Cerita Warga Non-Muslim Pangalengan Bertahun-tahun Kesulitan Makamkan Jenazah

Cerita Warga Non-Muslim Pangalengan Bertahun-tahun Kesulitan Makamkan Jenazah

Regional
Kronologi Bocah SD Tewas Tersetrum Lampu Penghangat Anak Ayam di Trenggalek

Kronologi Bocah SD Tewas Tersetrum Lampu Penghangat Anak Ayam di Trenggalek

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Agustus 2022: Pagi Cerawan, Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Agustus 2022: Pagi Cerawan, Sore Cerah Berawan

Regional
Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.