Gubernur NTT Lantik 4 Penjabat Bupati, Berikut Rinciannya...

Kompas.com - 28/03/2021, 06:44 WIB
Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat penjabat bupati di Nusa Tenggara Timur dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan itu.

Empat orang yang dilantik yakni Viktor Manek sebagai Penjabat Bupati Malaka, Zakarias Moruk sebagai Penjabat Bupati Belu, Cosmas Lana sebagai Penjabat Bupati Sumba Barat, dan Doris Rihi sebagai Penjabat Bupati Sabu Raijua.

Baca juga: Sidang Sengketa Pilkada Sabu Raijua, Penetapan Paslon Orient-Thobias Dinilai Cacat Formil

Acara pelantikan itu digelar di lokasi peternakan Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Sabtu (27/3/2021) pagi.

"Empat penjabat Bupati itu dilantik pagi tadi pukul 08.00 Wita oleh Bapak Gubernur NTT," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Ardu Jelamu kepada Kompas.com Sabtu siang.

Setelah dilantik, lanjut Marius, empat penjabat bupati itu akan mengelola pemerintah daerah, sambil menunggu pelantikan bupati definitif.

Menurut Marius, untuk pelantikan bupati definitif dijadwalkan akan berlangsung pada 26 April 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kata Marius, pelantikan bupati definitif hanya di tiga kabupaten yakni Malaka, Belu, dan Sumba Timur, karena sudah ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi soal gugatan calon bupati yang kalah.

Sedangkan Sabu Raijua, gugatan sengketa pilkada masih bergulir di Mahkamah Konstitusi.

Marius menyebutkan, baru-baru ini Menteri Hukum dan HAM telah mengumumkan status bupati terpilih Orient Riwu Kore yang memiliki dua paspor yakni Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Buka Perkemahan Sehat Era Pandemi, Khofifah: Ini Akan Jadi Referensi Pramuka di Indonesia

Paspor AS milik Orient berlaku sampai 2027, sementara paspor Indonesia Orient berakhir pada 2024.

"Pemimpin publik itu harus warga Negara Indonesia sehingga khusus untuk Sabu Raijua, masih belum ada kepastian, sehingga penjabat bupatinya akan berlangsung lama," kata Marius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merasa Bertanggung Jawab, Puan Maharani Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Dapilnya

Merasa Bertanggung Jawab, Puan Maharani Lakukan Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Dapilnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 12 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 12 Juni 2021

Regional
Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung, Berawal Sakit Hati Disebut Tak Berguna hingga Buat Rekayasa Perampokan

Fakta Anak Bunuh Ayah Kandung, Berawal Sakit Hati Disebut Tak Berguna hingga Buat Rekayasa Perampokan

Regional
BNPT Gelar Dialog Nasional untuk Membangun Kesejahteraan Papua

BNPT Gelar Dialog Nasional untuk Membangun Kesejahteraan Papua

Regional
Usai Tanyakan Kenapa Kondisi Jalanan Gelap, Wanita Pengemudi Taksi Online Dibunuh Penumpangnya

Usai Tanyakan Kenapa Kondisi Jalanan Gelap, Wanita Pengemudi Taksi Online Dibunuh Penumpangnya

Regional
125 Nakes di Bangkalan Positif Covid-19, 3 di Antaranya Meninggal Dunia

125 Nakes di Bangkalan Positif Covid-19, 3 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Bapak dan Anak Meninggal Hampir Bersamaan, Bermula Kaget Saat Sang Ayah Tenggelam

Regional
Remas Payudara Wanita, Pria di NTT Nyaris Diamuk Massa

Remas Payudara Wanita, Pria di NTT Nyaris Diamuk Massa

Regional
Yasonna Laoly: Istriku Telah Berjuang Melawan Penyakitnya, tapi Tuhan Berkata Lain

Yasonna Laoly: Istriku Telah Berjuang Melawan Penyakitnya, tapi Tuhan Berkata Lain

Regional
Langgar Prokes, Wisatawan dan Pedagang Pantai Alam Indah Tegal Diswab

Langgar Prokes, Wisatawan dan Pedagang Pantai Alam Indah Tegal Diswab

Regional
Dipulangkan Lewat Jalur Laut, 192 TKI asal Malaysia Jalani Karantina di Batam

Dipulangkan Lewat Jalur Laut, 192 TKI asal Malaysia Jalani Karantina di Batam

Regional
Ini Penyebab Utama Banjir Bandang di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung

Ini Penyebab Utama Banjir Bandang di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung

Regional
Gencar Sosialisasi Potensi Tsunami di Selatan Jatim, BMKG Tak Ingin Tragedi Palu Terulang

Gencar Sosialisasi Potensi Tsunami di Selatan Jatim, BMKG Tak Ingin Tragedi Palu Terulang

Regional
Ridwan Kamil Bakal Kolaborasi dengan Bupati Ende Bangun Patung Bung Karno

Ridwan Kamil Bakal Kolaborasi dengan Bupati Ende Bangun Patung Bung Karno

Regional
Pemkab Bangkalan Siapkan 10 Ton Sembako bagi Warga yang Bersedia Divaksin

Pemkab Bangkalan Siapkan 10 Ton Sembako bagi Warga yang Bersedia Divaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X