Tiga Makam Tanahnya Tiba-tiba Naik 1,5 Meter, Tiap Hari Ramai Didatangi Ratusan Warga

Kompas.com - 26/03/2021, 14:44 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Wali Korong atau Kampung Sungai Asam, Anuar menyebutkan akibat viral, tiga makam yang tanahnya naik 1,5 meter ramai dikunjungi warga.

Tiap hari ada ratusan warga yang datang berkunjung. Bahkan ada warga dari luar daerah yang datang.

"Ramai sekali. Hampir ratusan tiap hari dan bahkan ada dari luar daerah Padang Pariaman," kata Anuar yang dihubungi Kompas.com, Jumat (26/3/2021).

Anuar menyebutkan pertama kali makam itu naik diketahui pada Minggu (21/3/2021).

Setelah itu viral di media sosial dan dalam tiga hari terakhir ramai dikunjungi warga.

Baca juga: Viral Video Tanah Tiga Makam di Padang Pariaman Tiba-tiba Naik 1,5 Meter, Papan Nisan Tidak Rusak

Sebelumnya diberitakan, tiga makam di Korong atau Kampung Sungai Asam, Nagari atau Desa Sungai Asam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menjadi viral.

Tanah kuburan tiba-tiba meninggi mencapai satu setengah meter itu membawa naik tiga makam lainnya.

Video makam itu viral di media sosial. Akun Facebook Desi Fitri membagikan unggahan video itu, Kamis (25/3/2021) kemarin dan sudah 1.142 kali dibagikan.

"Viral...Kuburan tiba tiba tinggi dgn sendriinya. Loc TPU sei asam Sicincin, Kab Padang Pariaman," tulis akun itu dan juga membagikan sebuah video.

Dalam video itu terlihat ada pengunjung yang melihat tiga makam yang tanahnya meninggi dan berbeda dengan makam lain.

Baca juga: Polisi Temukan Sandal Jepit di Lokasi 7 Makam Pasien Covid-19 yang Dibongkar

 

Wali Korong Sungai Asam, Anuar mengakui peristiwa itu terjadi di kampungnya.

"Benar, tiba-tiba tanah makamnya naik sekitar 1,5 meter. Tidak tahu kapan naiknya, tapi baru Minggu kemarin," kata Anuar yang dihubungi Kompas.com, Jumat (26/3/2021).

Anuar mengatakan tidak ada tanda-tanda makam itu dinaikkan seseorang dan papan nisannya tidak rusak dan juga naik.

"Tidak ada tanda-tanda dinaikkan seseorang. Papan nisannya juga naik dan tidak rusak," kata Anuar.

Anuar mengatakan tiga makam itu merupakan makam lama yang tidak diketahui siapa orangnya.

"Makam lama dan papan nisannya tidak ada ditulis orangnya. Jadi kami tidak tahu," kata Anuar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Arakundo Aceh

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Arakundo Aceh

Regional
Fakta Penembakan Kucing di Sesko TNI, Pelaku Merasa Terganggu, Siswa Kerap Sediakan Pakan

Fakta Penembakan Kucing di Sesko TNI, Pelaku Merasa Terganggu, Siswa Kerap Sediakan Pakan

Regional
Kronologi Geng Motor Asal Cilacap Bikin Onar di Banyumas, Acungkan Senjata Tajam hingga Bikin Warga Ketakutan

Kronologi Geng Motor Asal Cilacap Bikin Onar di Banyumas, Acungkan Senjata Tajam hingga Bikin Warga Ketakutan

Regional
Resmikan 4 Gedung Pemerintahan, Bupati Maybrat: Ini Kado Terindah di HUT Ke-77 RI

Resmikan 4 Gedung Pemerintahan, Bupati Maybrat: Ini Kado Terindah di HUT Ke-77 RI

Regional
Ganjar Tukarkan Uang Baru yang Diberikan BI karena Takut Gratifikasi

Ganjar Tukarkan Uang Baru yang Diberikan BI karena Takut Gratifikasi

Regional
Arinal Jadi Orang Pertama yang Lihat Uang Baru di Lampung

Arinal Jadi Orang Pertama yang Lihat Uang Baru di Lampung

Regional
Tercatat 1.236 Kasus PMK di Kabupaten Bima, 2 Sapi Dipotong Paksa

Tercatat 1.236 Kasus PMK di Kabupaten Bima, 2 Sapi Dipotong Paksa

Regional
Sehari Sebelum HUT Ke-77 RI, Sipir Lapas Idi Aceh Timur Temukan Pistol Rakitan dan Peluru di Vas Bunga

Sehari Sebelum HUT Ke-77 RI, Sipir Lapas Idi Aceh Timur Temukan Pistol Rakitan dan Peluru di Vas Bunga

Regional
Agrowisata Bhumi Merapi: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Agrowisata Bhumi Merapi: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Warga di Gorontalo: Terasa Berdenyut-denyut Agak Lama

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Warga di Gorontalo: Terasa Berdenyut-denyut Agak Lama

Regional
Dihantam Gelombang Saat Cari Ikan di Tebing Berbatu, Pria Asal Alor Hilang

Dihantam Gelombang Saat Cari Ikan di Tebing Berbatu, Pria Asal Alor Hilang

Regional
Bebas Setelah Dapat Remisi 17 Agustus, Napi di Purworejo Ini Berjanji Takkan Konsumsi Obat Terlarang

Bebas Setelah Dapat Remisi 17 Agustus, Napi di Purworejo Ini Berjanji Takkan Konsumsi Obat Terlarang

Regional
7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

7 Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas Jadi Tersangka, 4 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Regional
Cari Ikan, Nelayan di Donggala Jatuh dari Perahu dan Hilang

Cari Ikan, Nelayan di Donggala Jatuh dari Perahu dan Hilang

Regional
Angkut Solar Subsidi Sampai 1.000 Liter, Warga di Bengkulu Ditahan

Angkut Solar Subsidi Sampai 1.000 Liter, Warga di Bengkulu Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.