Dilepasliarkan, 11 Kerbau Tertabrak Kereta Api, Pemilik Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 26/03/2021, 07:37 WIB
ilustrasi kerbau shutterstockilustrasi kerbau

KOMPAS.com - Sebanyak 11 kerbau yang dilepasliarkan pemiliknya mati tertabrak kereta api.

Akibatnya, pemilik kerbau mengalami kerugian hingga Rp 250 juta.

Peristiwa itu terjadi di Talang Baru, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: 11 Kerbau Tertabrak Kereta Api di Sumsel, Sebagian Disembelih Warga

Bermula dilepasliarkan dan masuk ke kawasan rel

Ilustrasi rel kereta api.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi rel kereta api.
Kepala Sub-Bagian Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menjelaskan, 11 kerbau itu dimiliki oleh warga bernama Yuliansah dan Ipit.

Kerbau-kerbau tersebut memang dilepasliarkan oleh sang pemilik.

Akan tetapi, ternyata kawanan kerbau itu berjalan hingga ke kawasan rel kereta api.

Saat melintas di rel kereta, secara bersamaan ada kereta penumpang yang melintas dan menabrak kerbau tersebut.

"Akibat dari kejadian itu, kedua korban menderita kerugian Rp 250 juta," ujar Mardi.

Baca juga: Mengaku Punya Anak Kecil, Mantan Anggota DPRD Palembang Minta Bebas dari Hukuman Mati

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Dokter yang Kliniknya Dijadikan Tempat COD Alat Rapid Test Antigen Ilegal

Cerita Dokter yang Kliniknya Dijadikan Tempat COD Alat Rapid Test Antigen Ilegal

Regional
Kronologi 3 Orang Tewas di Dalam Septic Tank, Berawal dari Membersihkan Rumput

Kronologi 3 Orang Tewas di Dalam Septic Tank, Berawal dari Membersihkan Rumput

Regional
Magelang Zona Oranye, Semua Obyek Wisata Tutup Selama Lebaran 2021

Magelang Zona Oranye, Semua Obyek Wisata Tutup Selama Lebaran 2021

Regional
Terjatuh ke Septic Tank, Pasangan Suami Istri dan Penolongnya Tewas

Terjatuh ke Septic Tank, Pasangan Suami Istri dan Penolongnya Tewas

Regional
Bantah Wilayahnya Berstatus Zona Merah, Bupati: Semarang Itu Zona Oranye

Bantah Wilayahnya Berstatus Zona Merah, Bupati: Semarang Itu Zona Oranye

Regional
Usut Kasus Teror Penembakan di Toko dan Rumah Warga, Polda Jatim Turun Tangan

Usut Kasus Teror Penembakan di Toko dan Rumah Warga, Polda Jatim Turun Tangan

Regional
Inovasi Tauco Cianjur, Kini Tak Sekadar Sambal, Bisa Jadi Kue Kering

Inovasi Tauco Cianjur, Kini Tak Sekadar Sambal, Bisa Jadi Kue Kering

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pemerasan Bermodus Sebar Foto Porno | Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung

[POPULER NUSANTARA] Pemerasan Bermodus Sebar Foto Porno | Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung

Regional
Orang Tak Dikenal Tembak Toko dan Rumah Warga, Peristiwa Terjadi Berurutan, Ini Kata Polisi

Orang Tak Dikenal Tembak Toko dan Rumah Warga, Peristiwa Terjadi Berurutan, Ini Kata Polisi

Regional
Seorang Ayah Jadi Korban Penembakan Sekelompok Pemuda, Korban Sempat Bertanya Alasan Pelaku Menembaknya

Seorang Ayah Jadi Korban Penembakan Sekelompok Pemuda, Korban Sempat Bertanya Alasan Pelaku Menembaknya

Regional
'Dengan Tidak Mudik, Kita Menjaga Orangtua dan Saudara'

"Dengan Tidak Mudik, Kita Menjaga Orangtua dan Saudara"

Regional
32 Titik Jalan di Medan Akan Ditutup pada Malam Takbiran, Ini Lokasinya

32 Titik Jalan di Medan Akan Ditutup pada Malam Takbiran, Ini Lokasinya

Regional
Cerita Anggota DPRD Bangkalan Tokonya Ditembak OTK, Pegawainya Terluka

Cerita Anggota DPRD Bangkalan Tokonya Ditembak OTK, Pegawainya Terluka

Regional
Perempuan Ini Menipu hingga Rp 48 Miliar, Belum Kapok 3 Kali Dipenjara

Perempuan Ini Menipu hingga Rp 48 Miliar, Belum Kapok 3 Kali Dipenjara

Regional
Bantah Pengerahan Pasukan Khusus Kejar KKB, Kapolda Papua: Orang Suka Membesar-besarkan Saja

Bantah Pengerahan Pasukan Khusus Kejar KKB, Kapolda Papua: Orang Suka Membesar-besarkan Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X