Perjuangan Tim Mengevakuasi 3 Jenazah di Hutan Halmahera, Lewati Medan Berat hingga Perangkap Bambu

Kompas.com - 26/03/2021, 05:20 WIB
Tim gabungan yang terdiri dari personel Brimob Polda Malut, Polres Halmahera Tengah, Satgas Pamrahwan, Koramil dan masyarakat melakukan evakuasi atas korban yang meninggal di hutan Halmahera, Kamis (25/3/2021). Foto: Humas Polda Malut KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANTim gabungan yang terdiri dari personel Brimob Polda Malut, Polres Halmahera Tengah, Satgas Pamrahwan, Koramil dan masyarakat melakukan evakuasi atas korban yang meninggal di hutan Halmahera, Kamis (25/3/2021). Foto: Humas Polda Malut

 

Setelah ketiga korban tewas ditemukan, tim pencari gabungan dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengevakuasi korban.

Tim satu dan dua membawa korban bernama Masani dan Yusuf untuk divisum ke Puskesmas Tepeleo, Kabupaten Halmahera Tengah. Namun, keluarga korban menolak, sehingga jenazah dibawa ke rumah duka.

Sementara itu, tim tiga yang hendak membawa jenazah Risno terkendala hujan yang turun dengan lebat. Jalur evakuasi yang dilewati tim itu pun terhalang banjir.

Tim tersebut akhirnya bisa mengevakuasi jenazah Risno pada Kamis dini hari.

“Perjuangan Tim Gabungan dari personel Brimob Polda Malut, Polres Halmahera Tengah, Satgas Pamrahwan, Koramil dan masyarakat sangat luar biasa, karena menembus rimbunnya hutan dengan jarak yang jauh serta medan yang sangat berat," kata Adip.

Baca juga: Kongres HMI di Surabaya, Raihan Ariatama Terpilih sebagai Ketua Umum PB HMI 2021-2023

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya jarak dan medan yang berat, tim gabungan juga kesulitan karena banyak perangkap yang dipasang di sekitar lokasi.

Perangkap itu seperti bambu runcing yang dipasang di sejumlah titik dan pohon yang ditebang untuk menutup jalan menuju lokasi jenazah korban.

“Polda Maluku Utara juga telah mengirimkan tim penyidik sebanyak 5 personel untuk memback up Polres Halmahera Tengah dalam penanganan kasus pembunuhan di hutan Halmahera,” kata Adip.

Adip juga meminta seluruh masyarakat tak terpancing dengan kasus penyerangan yang menewaskan tiga warga tersebut.

"Mari bantu Polres Halmahera Tengah dan Polda Maluku Utara, untuk penanganan peristiwa ini sehingga segera mendapat titik terang dan kejadian serupa tidak terjadi kembali," jelas Adip.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Pria Ini Tertangkap Basah Usai Bobol Mesin ATM di Kompleks TNI, Pelaku Langsung Diamankan

Viral, Pria Ini Tertangkap Basah Usai Bobol Mesin ATM di Kompleks TNI, Pelaku Langsung Diamankan

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS: Kami Marah Betul

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS: Kami Marah Betul

Regional
Temani Istri Tagih Utang, Pria Ini Dibakar Tetangga, Begini Kronologinya

Temani Istri Tagih Utang, Pria Ini Dibakar Tetangga, Begini Kronologinya

Regional
Penyelundup 15 Kg Sabu ke Palembang Lolos dari Hukuman Mati, Ini Sebabnya

Penyelundup 15 Kg Sabu ke Palembang Lolos dari Hukuman Mati, Ini Sebabnya

Regional
Baznas Akan Bantu Warga Lunasi Utang Pinjol, Ini Syaratnya

Baznas Akan Bantu Warga Lunasi Utang Pinjol, Ini Syaratnya

Regional
2 Tahun Tak Digelar karena Covid-19, Tour de Moluccas Kembali Dimulai

2 Tahun Tak Digelar karena Covid-19, Tour de Moluccas Kembali Dimulai

Regional
Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Regional
Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Regional
Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Regional
Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Regional
Telusuri Motif Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Penyidik Sita Ponsel Bripka MN dan Istri

Telusuri Motif Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Penyidik Sita Ponsel Bripka MN dan Istri

Regional
Polisi Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa

Polisi Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa

Regional
Video Saat Dipukul Kapolres Nunukan Jadi Viral, Brigpol SL Minta Maaf dan Mengaku Salah, Ini Alasannya

Video Saat Dipukul Kapolres Nunukan Jadi Viral, Brigpol SL Minta Maaf dan Mengaku Salah, Ini Alasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Oktober 2021

Regional
Cara Unik Wali Kota Madiun Tentukan Sekda, Buat Jajak Pendapat di DPRD dan OPD

Cara Unik Wali Kota Madiun Tentukan Sekda, Buat Jajak Pendapat di DPRD dan OPD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.