Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/03/2021, 21:22 WIB

KOMPAS.com - Pemprov NTB menargetkan dapat menuntaskan vaksinasi Covid-19 terhadap 1.500 pelaku wisata di wilayahnya pada Maret 2021.

"Kami upayakan percepatan sebaran vaksin Covid-19, khususnya untuk pelaku wisata. Insya Allah sampai akhir Maret setidaknya target 1.500 pelaku sudah menerima vaksinasi," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Moh Faozal, di sela kegiatan vaksinasi pelaku wisata di gedung serbaguna RSJ Mutiara Sukma NTB, Selagalas, Kota Mataram, seperti dilansir dari Antara, Kamis (25/3/2021).

Sebanyak 120 pelaku wisata menerima vaksinasi dalam kegiatan di gedung serbaguna RSJ Mutiara Sukma NTB itu.

Baca juga: Daftar hingga Terima Obat di Puskesmas Surabaya Dipercepat, Nantinya Cukup 15 Menit

Mereka terdiri dari anggota assosiasi, seperti AHM, INCCA, HPI, ASITA, IHGMA, staf hotel dan staf Air Asia.

Sementara 70 orang lainnya akan menjalani vaksinasi di tempat yang sama pada Jumat (26/3/2021).

Pada pekan lalu, Dinas Pariwisata NTB juga sudah memfasilitasi vaksinasi Covid-19 untuk sekitar 240 pelaku wisata yang digelar di kantor Dinas Pariwisata (Dispar) NTB.

Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di kawasan Mandalika, Lombok Tengah, pada Sabtu (27/3/2021).

"Untuk Mandalika 500 orang siap kami vaksin, Sabtu nanti. Kemudian pekan depan, Rabu juga untuk 300 orang di Mataram. Jadi totalnya sekitar 1.500 lebih bulan ini yang sudah menerima vaksin," kata dia.

Baca juga: Wanita Muda Tewas Telanjang Dalam Kamar Hotel di Surabaya

Kebijakan ini merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk pemulihan sektor pariwisata di masa pandemi.

Sebab, selain penerapan SOP protokol kesehatan dan sertifikasi CHSE, vaksinasi juga menambah kepercayaan dan keyakinan calon wisatawan yang hendak berkunjung ke sebuah tempat wisata.

"Jadi, kita terus jalan, baik penerapan prokes di destinasi, sertifikasi CHSE untuk industri (pariwisata), dan kini vaksinasi. Sehingga saat border dan pintu masuk wisatawan kembali dibuka, kita di Lombok NTB juga sudah siap menerima kunjungan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didukung 3 Parpol Jadi Capres, Anies Bicara Kriteria Cawapres

Didukung 3 Parpol Jadi Capres, Anies Bicara Kriteria Cawapres

Regional
Ruang Rapat DPRD Batam akan Miliki LCD Baru Seharga Rp 1,2 Miliar

Ruang Rapat DPRD Batam akan Miliki LCD Baru Seharga Rp 1,2 Miliar

Regional
La Vogue Antique, Toko Barang Antik Pertama yang Berdiri Sejak Tahun 1980-an di Kota Semarang

La Vogue Antique, Toko Barang Antik Pertama yang Berdiri Sejak Tahun 1980-an di Kota Semarang

Regional
Ganjar Libatkan Perguruan Tinggi Atasi Kemiskinan di Jateng, Target 2024 Pengentasan Kemiskinan Selesai

Ganjar Libatkan Perguruan Tinggi Atasi Kemiskinan di Jateng, Target 2024 Pengentasan Kemiskinan Selesai

Regional
Jadi Tersangka Korupsi Dana SPALD di Toraja Utara, Kejari Tahan Kepala Lembang Polo Padang

Jadi Tersangka Korupsi Dana SPALD di Toraja Utara, Kejari Tahan Kepala Lembang Polo Padang

Regional
1 Lagi Tersangka Korupsi E-KTP di Seram Bagian Barat Diserahkan ke Jaksa

1 Lagi Tersangka Korupsi E-KTP di Seram Bagian Barat Diserahkan ke Jaksa

Regional
Sidang Suap PMB Unila, Waketum MUI Disebut Titip 24 Calon Mahasiswa ke 6 Universitas lewat Ditjen Dikti

Sidang Suap PMB Unila, Waketum MUI Disebut Titip 24 Calon Mahasiswa ke 6 Universitas lewat Ditjen Dikti

Regional
Sebuah Hotel di Lombok Timur Dibakar Massa

Sebuah Hotel di Lombok Timur Dibakar Massa

Regional
Diteror dan Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Diteror dan Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Rheo Fernandes yang 'Dijodohkan' dengan Kaesang | Gibran Kembali Digandeng Megawati

[POPULER NUSANTARA] Sosok Rheo Fernandes yang "Dijodohkan" dengan Kaesang | Gibran Kembali Digandeng Megawati

Regional
Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Regional
Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Regional
Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Regional
2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

Regional
Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.