Potret Korban di Museum Tsunami Aceh: yang Selamat, Hilang dan Wafat

Kompas.com - 21/03/2021, 15:20 WIB
Museum Tsunami Aceh pada malam hari. Arsip Museum Tsunami AcehMuseum Tsunami Aceh pada malam hari.
Editor Rachmawati

Di bagian bawahnya terdapat "jembatan harapan" melambangkan harapan hidup bagi para penyintas dan membawa pengunjung berjalan menuju lantai berikutnya dari bangunan berlantai empat di museum tersebut.

Setelah melintasi jembatan, pengunjung akan diarahkan menuju ruang pamer berisi gambar dan diorama.

Ada juga ruang simulasi gempa dan tempat pengunjung dapat mempelajari sains terkait gempa dan tsunami.

Baca juga: Penantian Keluarga Polisi yang Hilang Saat Tsunami Aceh, Ingin Kembali Bawa Asep Pulang ke Lampung

Di tempat itu biasanya pengunjung akan bisa merasakan "getaran gempa", mempelajari gempa dan tsunami dan berbagai peralatan perekam gempa serta sistem kerjanya.

Perjalanan berakhir pada ruang teater semi terbuka dengan tribun dan panggung tanpa dinding dan di seberangnya dikelilingi kolam ikan.

Bangunan museum bila dilihat dari atas, seperti yang terlihat pada maket, merupakan gambaran gelombang laut dan sekaligus sebagai dataran tinggi untuk penyelamatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kehadiran Museum Tsunami Aceh penting untuk mengenang dan juga menjadi sarana edukasi.

Baca juga: Jika Benar Pasien RSJ Itu Polisi Korban Tsunami Aceh Abrip Asep, Keluarga Minta Dirawat di Lampung

"Sampai dengan 10 tahun lalu kata tsunami tidak saya kenal, demikian pula kebanyakan orang Aceh lainnya. Kini kata tsunami mempunyai makna bagi kami," kata Dr. Edi Darmawan, penyintas yang kehilangan kedua orang tuanya saat tsunami menyapu kampung halamannya.

Museum Tsunami Aceh terdiri dari empat lantai. Bagian atap menjadi lokasi penyelamatan dan perlindungan jika musibah gelombang tsunami melanda.

Museum ini memiliki luas sekitar 2.500 meter persegi. Arsitektur bangunan berbentuk melengkung ditutupi relief berupa geometris. Jika dilihat dari atas, bangunan ini menyerupai bak kapal.

Pada tahun 2019, Museum Tsunami Aceh terpilih sebagai museum terpopuler dari 400 museum di Indonesia yang masuk ke kategori.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Daspriani Y Zamzami | Editor Ni Luh Made Pertiwi F, Tri Wahono, Farid Assifa)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga yang Diusir dari Desa Disebut Tak Mau Vaksin sampai Pemerintah Menjamin Garansi Kesehatan

Warga yang Diusir dari Desa Disebut Tak Mau Vaksin sampai Pemerintah Menjamin Garansi Kesehatan

Regional
Pecatan Polisi di Kupang Jadi Komplotan Pencuri Ternak Sapi

Pecatan Polisi di Kupang Jadi Komplotan Pencuri Ternak Sapi

Regional
10 Nakes RSUD Rasidin Padang Positif Covid-19, Pelayanan Terdampak

10 Nakes RSUD Rasidin Padang Positif Covid-19, Pelayanan Terdampak

Regional
Virus Corona Varian Delta dan Delta Plus Ditemukan di Jambi

Virus Corona Varian Delta dan Delta Plus Ditemukan di Jambi

Regional
38 Jam Kandas, KM Tidar Akhirnya Kembali Berlayar ke Ambon

38 Jam Kandas, KM Tidar Akhirnya Kembali Berlayar ke Ambon

Regional
Vandalisme Baliho Puan Maharani di Blitar dan Surabaya, Diduga Bermuatan Politis hingga Dilaporkan ke Polisi

Vandalisme Baliho Puan Maharani di Blitar dan Surabaya, Diduga Bermuatan Politis hingga Dilaporkan ke Polisi

Regional
Cerita 2 Anggota Paskibraka asal Sulbar Gagal ke Istana Negara karena Positif Covid-19

Cerita 2 Anggota Paskibraka asal Sulbar Gagal ke Istana Negara karena Positif Covid-19

Regional
Tak Terima Diejek, Pria Ini Aniaya Bocah 7 Tahun di Parkiran Mal, Terekam CCTV, Pelaku Ditangkap

Tak Terima Diejek, Pria Ini Aniaya Bocah 7 Tahun di Parkiran Mal, Terekam CCTV, Pelaku Ditangkap

Regional
2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Gubernur Papua Minta Masyarakat Tenang

2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Gubernur Papua Minta Masyarakat Tenang

Regional
Cabuli Siswi SD di Mobil, Pemilik Toko Kelontong Terancam 15 Tahun Penjara

Cabuli Siswi SD di Mobil, Pemilik Toko Kelontong Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Gara-gara Belum Vaksinasi Covid-19, Warga Ini Diusir dari Desa di Bali

Gara-gara Belum Vaksinasi Covid-19, Warga Ini Diusir dari Desa di Bali

Regional
Pembunuhan Bos Barang Bekas, Pelaku Pegawainya Sendiri, Mayat Dimasukan Karung Berisi Batu Agar Tenggelam

Pembunuhan Bos Barang Bekas, Pelaku Pegawainya Sendiri, Mayat Dimasukan Karung Berisi Batu Agar Tenggelam

Regional
31 Ruas Jalan di Kota Semarang Masih Ditutup Selama PPKM Level 4

31 Ruas Jalan di Kota Semarang Masih Ditutup Selama PPKM Level 4

Regional
Tes Antigen Massal di Batam, Petugas: Ada yang Bandel, HP Dimatikan, Terpaksa Kita Gedor Rumahnya

Tes Antigen Massal di Batam, Petugas: Ada yang Bandel, HP Dimatikan, Terpaksa Kita Gedor Rumahnya

Regional
Pelajar 15 Tahun Sukses Bisnis Karangan Bunga Saat Pandemi, Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Per Hari

Pelajar 15 Tahun Sukses Bisnis Karangan Bunga Saat Pandemi, Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Per Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X