Oknum PNS Tertangkap Tangan Curi Susu dan Sabun Cuci di Minimarket

Kompas.com - 15/03/2021, 21:02 WIB
BARANG BUKTI—Kapolsek Wungu, AKP Isnaini Ujianto menunjukkan barang bukti yang dicuri oknum PNS Madiun berinisial HB di minimarket Lina Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBARANG BUKTI—Kapolsek Wungu, AKP Isnaini Ujianto menunjukkan barang bukti yang dicuri oknum PNS Madiun berinisial HB di minimarket Lina Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

MADIUN, KOMPAS.com - Aparat Polsek Wungu-Madiun menangkap HB (43), seorang oknum PNS yang bekerja di wilayah Madiun lantaran kedapatan mencuri sabun cuci dan susu di minimarket di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Kapolsek Wungu, AKP Isnaini Ujianto mengatakan, HB ditangkap saat mencuri kebutuhan harian berupa sabun, susu dan barang lainnya, Minggu (14/3/2021).

“Pelaku tertangkap tangan saat mencuri sabun dan susu di minimarket tersebut,” ujar Isnaini, yang dikonfirmasi Kompas.com, Senin (15/3/2021).

Isnaini mengatakan, pencurian yang dilakoni tersangka bermula saat HB masuk kedalam minimarket membawa tas warna krem.

Baca juga: Maling yang Bawa Kabur 6 Laptop dan 7 Ipad Tinggalkan Jejak dan Tertangkap CCTV

 

Tak hanya itu, HB juga mengenakan helm dan masker agar tidak dikenali wajahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesampainya di minimarket, pelaku mengambil barang yang diinginkan di rak lalu dimasukan ke dalam tas.

Untuk mengelabui karyawan toko, pelaku pura-pura ke kasir dengan membawa 12 saset detergen.

Namun, saat tiba di kasir, salah seorang karyawan rupanya mengetahui aksi pencurian yang dilakoni HB.

Karyawan itu lalu meminta pelaku membuka tas dan mengeluarkan isi di dalamnya.

Takut ketahuan aibnya, pelaku menolak permintaan karyawan tersebut.

 

Tak berapa lama kemudian aksi berebut tas pun tak dapat dihindarkan antara pelaku dan karyawan minimarket.

“Pelakunya ini seorang pria sementara karyawan yang mencoba merebut tas itu seorang perempuan. Dengan demikian, tenaga pelaku lebih kuat sehingga bisa mengambil alih lalu kabur,” kata Isnaini.

Celakanya, saat hendak kabur dengan menumpang sepeda motor, pemilik minimarket sudah menghadangnya. Pelaku akhirnya ditangkap lalu diserahkan ke Polsek Wungu.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa dua bungkus Sunlight 755 ml, satu bungkus Sunlight 555 ml, satu bungkus kecap Bango 550 mg.

Baca juga: Toko Pertanian Dibobol Maling, 6 Laptop dan 7 iPad Hilang

 

Tak hanya itu, polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa dua bungkus kecap Bango 220 mg dan empat kaleng cornedbeef.

“Kami juga menyita dari tangan tersangka dua kotak susu UHT, tiga buah Nivea Roll on, tiga botol minyak kayu putih 120 ml, empat botol minyak kayu putih 60 ml, tiga botol minyak kayu putih 30 ml, dua Rexona roll on, dan 12 saset detergen,” ujar Isnaini.

Total barang yang dicuri nilainya sebesar Rp 497.000. Pelaku dijerat dengan Pasal 364 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tiga bulan.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Bulan Insentif Nakes di Maluku Tengah Belum Dibayar, Ketua DPRD: Mereka Bertaruh Nyawa...

8 Bulan Insentif Nakes di Maluku Tengah Belum Dibayar, Ketua DPRD: Mereka Bertaruh Nyawa...

Regional
45 Tahun Berkarya, PT Timah Diminta Lebih Ramah Lingkungan dan Berpihak ke Rakyat

45 Tahun Berkarya, PT Timah Diminta Lebih Ramah Lingkungan dan Berpihak ke Rakyat

Regional
Buat Status WhatsApp Tuding RSUD Memperjualbelikan Oksigen, Pria di Probolinggo Ditangkap

Buat Status WhatsApp Tuding RSUD Memperjualbelikan Oksigen, Pria di Probolinggo Ditangkap

Regional
Kekurangan Tabung Oksigen, Pemprov Jambi akan Datangkan dari Malaysia

Kekurangan Tabung Oksigen, Pemprov Jambi akan Datangkan dari Malaysia

Regional
Seluruh Ruas Jalan yang Sempat Ditutup di Kota Semarang Dibuka Serentak Selasa Sore

Seluruh Ruas Jalan yang Sempat Ditutup di Kota Semarang Dibuka Serentak Selasa Sore

Regional
Perpanjangan PPKM Level 4 di Medan, Walkot Bobby: Penyekatan Dalam Kota Dikurangi

Perpanjangan PPKM Level 4 di Medan, Walkot Bobby: Penyekatan Dalam Kota Dikurangi

Regional
Cerita Warga Rela Antre Vaksinasi Massal, Berdesakan, hingga Pingsan: Demi Sertifikat Vaksin, agar Bisa ke Luar Kota

Cerita Warga Rela Antre Vaksinasi Massal, Berdesakan, hingga Pingsan: Demi Sertifikat Vaksin, agar Bisa ke Luar Kota

Regional
Penyebaran Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daerah Berstatus Zona Merah di Provinsi Lampung

Penyebaran Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daerah Berstatus Zona Merah di Provinsi Lampung

Regional
Wali Kota Malang: Vaksin Covid-19 Tersisa 30.000 Dosis, 3 Hari Lagi Habis

Wali Kota Malang: Vaksin Covid-19 Tersisa 30.000 Dosis, 3 Hari Lagi Habis

Regional
Jateng Dapat Jatah 11.000 Vial Vaksin Moderna, Prioritas Hanya untuk Nakes

Jateng Dapat Jatah 11.000 Vial Vaksin Moderna, Prioritas Hanya untuk Nakes

Regional
Realisasi Vaksinasi di Kaltim Baru 17 Persen dari Target 2 Juta Penerima, Sekprov: Vaksin Kurang

Realisasi Vaksinasi di Kaltim Baru 17 Persen dari Target 2 Juta Penerima, Sekprov: Vaksin Kurang

Regional
Satgas Covid-19 Maluku Khawatir Muncul Klaster Baru akibat Pemakaman Bupati Yasin Payapo

Satgas Covid-19 Maluku Khawatir Muncul Klaster Baru akibat Pemakaman Bupati Yasin Payapo

Regional
Soal Janji Sumbangan Rp 2 Triliun, Polisi: Anak Akidi Tio Masih Berstatus Saksi

Soal Janji Sumbangan Rp 2 Triliun, Polisi: Anak Akidi Tio Masih Berstatus Saksi

Regional
Buntut Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio Batal Cair karena Saldo Tak Cukup, Heriyanti Berstatus Saksi, Kapolda Sumsel Jarang Tampil

Buntut Janji Bantuan Rp 2 Triliun Akidi Tio Batal Cair karena Saldo Tak Cukup, Heriyanti Berstatus Saksi, Kapolda Sumsel Jarang Tampil

Regional
Heboh Air Warna Merah di Pantai Banyuwangi, Diduga Fenomena 'Ride Tide', Dipicu dari Plankton yang Mati

Heboh Air Warna Merah di Pantai Banyuwangi, Diduga Fenomena "Ride Tide", Dipicu dari Plankton yang Mati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X