Tips Memulai Bisnis dari "Owner" Ciprut Craft: Mulai Saja, Jangan Kebanyakan Mikir...

Kompas.com - 15/03/2021, 12:33 WIB
Siti Nuraisyah (33) mengerjakan plushie (boneka) di workshop-nya di Perum Ragom Gawi Permai I, Rajabasa. Plushie produk merek Ciprut Craft ini didesain secara eksklusif, hanya satu untuk satu produk. (FOTO: Dok. Ciprut Craft) KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYASiti Nuraisyah (33) mengerjakan plushie (boneka) di workshop-nya di Perum Ragom Gawi Permai I, Rajabasa. Plushie produk merek Ciprut Craft ini didesain secara eksklusif, hanya satu untuk satu produk. (FOTO: Dok. Ciprut Craft)

LAMPUNG, KOMPAS.com - Usaha UMKM di bidang kerajinan atau crafting berupa boneka plushie yang dijalani Ciprut Craft sejak 2012 tidak lepas dari berbagai tantangan.

Konsistensi dan kejelian melihat peluang di pasar menjadi kekuatan untuk tetap bertahan hingga bisnisnya berusia tahunan, bahkan saat masa pandemi melanda seperti saat ini. 

Pemilik Ciprut Craft, Siti Nuraisyah (Ayis) memberikan sejumlah tips terkait usaha UMKM yang dijalani bersama suaminya, Mohamad Reza tersebut.

Ia yang bermula dari pekerja di perusahaan makanan ringan sebagai quality control, kini sudah 9 tahun menggarap UMKM bidang kerajinan, produk boneka plushie, yang dibuat terbatas. Hingga jadi collector item

Yuk intip tips mereka.

Baca juga: Buka Bisnis Nail Art Layanan Door to Door Saat Pandemi, Mona Tirta Bisa Balik Modal 4 Bulan 

Bagaimana cara cari peluang? 

Pertama, bagaimana memulai usaha atau mencari peluang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Caranya memulainya ya mulai saja. Jangan kebanyakan mikir. Mulai dengan sesuatu yang kamu kuasai atau disenangi," kata Ayis, Rabu (10/3/2021) di Bandar Lampung.

Hal ini berkaca dari Ciprut Craft yang dimulainya karena menyukai rajut merajut (crafting) dan jahit menjahit.

"Sudah mulai nih, terus cari modal dan ngembangin usahanya bagaimana?" kata Ayis.

Baca juga: Tawarkan Sensasi Makan Mie Ayam dan Bakso di Wajan Mini, Pedagang Penyetan Ini Raih Rp 5 Juta Per Hari

Bagaimana cara cari modal usaha? 

Seri Dmos Family, plushie karakter produksi Ciprut Craft. (FOTO: Dok. Ciprut Craft)KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Seri Dmos Family, plushie karakter produksi Ciprut Craft. (FOTO: Dok. Ciprut Craft)
Ayis mengatakan, modal awal bisa dari mana saja, paling utama adalah tabungan sendiri. Atau mengajak teman untuk menjadi investor.

"Karena itu, harus ada produknya dahulu. Bagaimana kualitasnya, peluangnya," kata Ayis.

Jika sudah berjalan, untuk menambah modal bisa dikembangkan dan memanfaatkan KUR atau program pemerintah lainnya.

"CSR BUMN seperti rumah kreatif, sudah ada di banyak daerah. Penting juga dekatin dinas terkait, misal UMKM dan koperindag, banyak info dan bantuan dari sana," kata Ayis.

Baca juga: Cerita Supriyanto Memulai Bisnis Minuman Kekinian, Baru Setahun Omzetnya Rp 60 Juta Per Bulan (3)

Bagaimana meneropong kebutuhan pasar? 

Ayis menambahkan, pelaku usaha sepertinya harus jeli melihat peluang serta kebutuhan pasar.

"Harus jeli melihat kebutuhan pasar. Kalau ikut di marketplace, biasanya tiap tahun mereka mengeluarkan insight produk bulanan atau tahunan yang lagi laku," kata Ayis.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Regional
Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Regional
Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X