Polisi yang Tembak Teman Kencan Akhirnya Jadi Tersangka dan Ditahan

Kompas.com - 15/03/2021, 13:27 WIB
Oknum polisi Bripda AP menjenguk wanita yang ditembaknya, RO saat dirawat di rumah sakit di Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/3/2021). Dok. IstimewaOknum polisi Bripda AP menjenguk wanita yang ditembaknya, RO saat dirawat di rumah sakit di Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/3/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aksi koboi yang dilakukan anggota polisi Bripda AP dengan menembak teman kencannya di Kota Pekanbaru, Riau, berujung tahanan.

Anggota Polres Padang Panjang di Provinsi Sumatera Barat, itu sudah ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang bersangkutan (Bripda AP) ditahan di tahanan di Polresta Pekanbaru," sebut Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Oknum Polisi Tembak Teman Kencan di Pekanbaru, Polda Riau: Pelaku Tinggalkan Tugas Tanpa Izin

Dia mengatakan, saat ini Bripda AP sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polresta Pekanbaru.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Barat untuk proses selanjutnya. Untuk korban juga masih dirawat di rumah sakit. Kita harap korban mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya," kata Sunarto.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Bripda AP bukan sedang menjalankan tugas ke Kota Pekanbaru, Riau.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dia sebenarnya ditugaskan ke Sumatera Selatan.

"Informasi yang kita terima, yang bersangkutan ada penugasan di Sumsel. Namun perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan," kata Sunarto.

Baca juga: Polisi Tembak Teman Kencan Dinilai Coreng Citra Polri, Polda Sumbar: Izin Pegang Senpi Diperketat

Diberitakan sebelumnya, oknum anggota polisi yakni Bripda AP (24) menembak seorang wanita dengan menggunakan senjata api di Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (13/3/2021), sekitar pukul 03.21 WIB.

Peristiwa itu terjadi di depan tempat hiburan malam Grand Dragon di Jalan Kuantan Raya, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru.

Pelaku merupakan seorang anggota polisi aktif yang bertugas di Polres Padang Panjang, Sumatera Barat.

Sunarto menjelaskan, pelaku awalnya memesan wanita untuk kencan melalui aplikasi online.

Lalu, datang dua orang perempuan yang bernama RO dan DO.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Regional
Cekcok Masalah Rumah Tangga, Suami Tikam Istri dengan Keris hingga Tewas

Cekcok Masalah Rumah Tangga, Suami Tikam Istri dengan Keris hingga Tewas

Regional
Klaster Perkantoran Dinas Pariwisata Kulon Progo, 45 Kasus dari Penularan Pegawai ke Keluarga

Klaster Perkantoran Dinas Pariwisata Kulon Progo, 45 Kasus dari Penularan Pegawai ke Keluarga

Regional
Pria Ini Tega Aniaya Neneknya Setelah Diberi Uang Rp 25.000 untuk Beli Obat Cacing, Begini Kronologinya

Pria Ini Tega Aniaya Neneknya Setelah Diberi Uang Rp 25.000 untuk Beli Obat Cacing, Begini Kronologinya

Regional
Buat Karcis Sendiri, Sejumlah Juru Parkir Liar di Lombok Diciduk Polisi

Buat Karcis Sendiri, Sejumlah Juru Parkir Liar di Lombok Diciduk Polisi

Regional
Pemred Media Online yang Tewas Ditembak OTK Disebut Kerap Memberitakan Kasus Kejahatan

Pemred Media Online yang Tewas Ditembak OTK Disebut Kerap Memberitakan Kasus Kejahatan

Regional
2 Warga Tewas Terseret Arus Irigasi Saat Kerja Bakti, 1 Orang Terluka

2 Warga Tewas Terseret Arus Irigasi Saat Kerja Bakti, 1 Orang Terluka

Regional
Usai Kericuhan di Pos Penyekatan, Wali Kota Eri: Ini Bukan Titik Penyekatan Surabaya, tapi Madura...

Usai Kericuhan di Pos Penyekatan, Wali Kota Eri: Ini Bukan Titik Penyekatan Surabaya, tapi Madura...

Regional
Cegah Covid-19, Ini Kebijakan Pemkot Salatiga di Pasar Tradisional

Cegah Covid-19, Ini Kebijakan Pemkot Salatiga di Pasar Tradisional

Regional
Menteri KKP akan Jadikan Toraja Utara Model Pembudidayaan Ikan Nila di Pedalaman

Menteri KKP akan Jadikan Toraja Utara Model Pembudidayaan Ikan Nila di Pedalaman

Regional
Pulang Bermain Saat Hujan, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok

Pulang Bermain Saat Hujan, Bocah 11 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok

Regional
Kisah Harsono, Sukses Jual Cilok hingga Punya 3 Apartemen dan 13 Rumah Kontrakan

Kisah Harsono, Sukses Jual Cilok hingga Punya 3 Apartemen dan 13 Rumah Kontrakan

Regional
Sandiaga Bantah Kembali Terpapar Covid-19, Ini Alasan Pegawai Kemenparekraf 100 Persen WFH

Sandiaga Bantah Kembali Terpapar Covid-19, Ini Alasan Pegawai Kemenparekraf 100 Persen WFH

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rektor Unipar Lecehkan Dosen | Uang Deposito Rp 20,1 Miliar Raib

[POPULER NUSANTARA] Rektor Unipar Lecehkan Dosen | Uang Deposito Rp 20,1 Miliar Raib

Regional
Uji Nyali di Gua Rangko

Uji Nyali di Gua Rangko

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X