Sekelompok Remaja Konvoi dengan Acungkan Senjata Tajam, Polisi Turun Tangan

Kompas.com - 07/03/2021, 10:28 WIB
Aksi puluhan remaja di Kota Serang Tangkap layarAksi puluhan remaja di Kota Serang
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Polisi melakukan penyelidikan untuk memburu sekelompok remaja yang membuat onar di Kota Serang, Banten.

Pasalnya, aksi konvoi yang mereka lakukan dengan membawa senjata tajam itu dianggap meresahkan warga.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengaku sudah menerjunkan tim untuk memburu para pelaku yang terekam video tersebut.

"Kami sedang melakukan penyelidikan dari video untuk mencari, dan memburu siapa saja orang-orang yang ada di video dan membawa senjata tajam," katanya kepada wartawan, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: Viral Video Puluhan Remaja Acungkan Senjata Tajam di Tengah Kota Serang, Banten

Viral di media sosial

Seperti diketahui, rekaman video yang memperlihatkan aksi sekelompok remaja di Kota Serang viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 22 detik itu, mereka terlihat membawa senjata tajam jenis celurit, samurai, hingga golok bergerigi di tangannya.

Dalam aksinya itu mereka juga memblokade Jalan Ahmad Yani dengan menggeber sepeda motornya hingga mengeluarkan suara bising.

Tak puas dengan aksi yang dilakukan, mereka lalu berkonvoi keliling Kota Serang dengan mengacungkan senjata tajam yang dibawa hingga membuat resah warga.

Baca juga: Detik-detik Seorang Pria Bacok Pemuda hingga Tewas, Berawal Pergoki Istri Masuk ke Rumah Korban

Penulis : Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor : Robertus Belarminus



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Rombongan Kapolres dan Brimob di Papua Tiga Kali Ditembaki OTK

Detik-detik Mobil Rombongan Kapolres dan Brimob di Papua Tiga Kali Ditembaki OTK

Regional
Kepala Dibenturkan ke Dinding Saat Pengajian, Ini Kronologi Inditimidasi Pembela Korban Kekerasan Seksual di Jombang

Kepala Dibenturkan ke Dinding Saat Pengajian, Ini Kronologi Inditimidasi Pembela Korban Kekerasan Seksual di Jombang

Regional
Waspada Sebaran Covid-19, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Ditutup Saat Libur Lebaran

Waspada Sebaran Covid-19, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Ditutup Saat Libur Lebaran

Regional
Setelah Kasus OTT, Khofifah Beri Tugas Khusus untuk Plt Bupati Nganjuk, Apa Itu?

Setelah Kasus OTT, Khofifah Beri Tugas Khusus untuk Plt Bupati Nganjuk, Apa Itu?

Regional
Penambang Batu Bara Ilegal yang Pukul Camat Tenggarong Pakai Kayu Ditetapkan Tersangka

Penambang Batu Bara Ilegal yang Pukul Camat Tenggarong Pakai Kayu Ditetapkan Tersangka

Regional
Buronan Kasus Penyalahgunaan BBM Ditangkap Saat Mudik, Belum Sempat Tiba di Rumah Keluarganya

Buronan Kasus Penyalahgunaan BBM Ditangkap Saat Mudik, Belum Sempat Tiba di Rumah Keluarganya

Regional
Mayat Pria Ditemukan di Dasar Sungai yang Jernih di Hulu Waduk Sempor

Mayat Pria Ditemukan di Dasar Sungai yang Jernih di Hulu Waduk Sempor

Regional
4 Karyawan Toko di Solo Grand Mall Positif Covid-19, Berawal dari Tes Acak

4 Karyawan Toko di Solo Grand Mall Positif Covid-19, Berawal dari Tes Acak

Regional
Pelaku Pembakaran Kekasih di Cianjur Residivis Kasus Pembunuhan, Menangis Saat Tahu Korban Meninggal

Pelaku Pembakaran Kekasih di Cianjur Residivis Kasus Pembunuhan, Menangis Saat Tahu Korban Meninggal

Regional
Pekanbaru Zona Merah, Tokoh Muslim Ingatkan 3 Hal Sebelum Lebaran

Pekanbaru Zona Merah, Tokoh Muslim Ingatkan 3 Hal Sebelum Lebaran

Regional
Aktivis Pembela Korban Kekerasan Seksual di Jombang Jadi Korban Intimidasi

Aktivis Pembela Korban Kekerasan Seksual di Jombang Jadi Korban Intimidasi

Regional
Kasus Kredit Fiktif Rp 8,7 Miliar, Mantan Kepala Cabang BJB Tangerang Dituntut 6 Tahun Penjara

Kasus Kredit Fiktif Rp 8,7 Miliar, Mantan Kepala Cabang BJB Tangerang Dituntut 6 Tahun Penjara

Regional
Menangis, Pelaku Pembakaran Kekasih di Cianjur Mengaku Tak Tega Melihat Korban Kepanasan: Saya Peluk Dia

Menangis, Pelaku Pembakaran Kekasih di Cianjur Mengaku Tak Tega Melihat Korban Kepanasan: Saya Peluk Dia

Regional
Tentara Malaysia Bebaskan 8 Nelayan Indonesia yang Ditangkap

Tentara Malaysia Bebaskan 8 Nelayan Indonesia yang Ditangkap

Regional
Kronologi Pria Bakar Kekasihnya Hidup-hidup karena Cemburu, Pelaku Sempat Peluk Tubuh Korban yang Terbakar

Kronologi Pria Bakar Kekasihnya Hidup-hidup karena Cemburu, Pelaku Sempat Peluk Tubuh Korban yang Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X