Ini Kendala Petugas Padamkan Karhutla di Riau, Minim Air hingga Cara Buka Lahan

Kompas.com - 06/03/2021, 06:00 WIB
Tim BBKSDA Riau memadamkan titik api karhutla di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Rabu (3/3/2021). Dok. BBKSDA RiauTim BBKSDA Riau memadamkan titik api karhutla di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Rabu (3/3/2021).

KOMPAS.com - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terkendal ulah warga yang diduga sembarangan membuka lahan dengan cara dibakar.

Selain itu, minimnya sumber air, lalu cuaca panas dan sulitnya medan juga menjadi kendala.

Lalu, angin kencang dan asap yang menyebar di lokasi juga menjadi tantangan petugas.

"Di samping anggota melakukan pemadaman, juga patroli dan mengimbau warga agar tidak membakar lahan. Karena, pembakaran lahan sangat banyak dampak serta dijerat dengan pidana penjara," kata Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Pemkot Pontianak Tetapkan Status Siaga Karhutla

Kondisi terkini

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan istri, Erni Tri Susilowati saat berjibaku memadamkan api karhutla di Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (3/3/2021).Dok. Polda Riau Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan istri, Erni Tri Susilowati saat berjibaku memadamkan api karhutla di Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (3/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agung menjelaskan, saat ini hamparan karhutla terdapat di Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 28 titik, Bengkalis 8 titik, Kota Dumai 9 titik, Indragiri Hilir (Inhil) 22 titik, dan Pelalawan 4 titik.

Lalu, petugas saat ini sudah memadamkan sebagian besar api yang ada di permukaan. Namun, api yang ada di dalam gambut masih mengeluarkan asap.

Baca juga: Cegah Karhutla, Petugas Patroli Pakai Helikopter di Rokan Hulu Riau

"Kebakaran yang mengeluarkan asap tebal di Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Inhil, kemudian di Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, dan di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan. Sedangkan sisanya tinggal asap tipis dan terus dilakukan upaya pendinginan," jelas Agung.

Agung menyebut, lebih kurang ada 11 titik hamparan api yang masih menyala.

Sementara itu, petugas gabungan yang terlibat pemadaman terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api (MPA).

(Penulis: Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor: Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

48.965 Warga Banyuwangi Terima BST Rp 600.00, Dibagikan di Tiap Dusun

48.965 Warga Banyuwangi Terima BST Rp 600.00, Dibagikan di Tiap Dusun

Regional
Kronologi Anggota DPRD Bangun Tembok Pintu Rumah Tahfiz Diduga karena Jemuran hingga Akhirnya Dibongkar

Kronologi Anggota DPRD Bangun Tembok Pintu Rumah Tahfiz Diduga karena Jemuran hingga Akhirnya Dibongkar

Regional
4 Wilayah di Sumsel Perpanjang PPKM Level 4 hingga 8 Agustus

4 Wilayah di Sumsel Perpanjang PPKM Level 4 hingga 8 Agustus

Regional
Terinfeksi Covid-19, Seorang Dokter Puskesmas di Bantul Meninggal Dunia

Terinfeksi Covid-19, Seorang Dokter Puskesmas di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Hari Ketujuh Pencarian, Anak Perempuan yang Hilang Misterius di Bukit Jin Dumai Belum Ditemukan

Hari Ketujuh Pencarian, Anak Perempuan yang Hilang Misterius di Bukit Jin Dumai Belum Ditemukan

Regional
Vila Mewah di Belitung Digratiskan untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Ini Persyaratannya

Vila Mewah di Belitung Digratiskan untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Ini Persyaratannya

Regional
Unand Lockdown Usai Guru Besar, Dosen, dan 2 Tenaga Kependidikan Meninggal karena Covid-19

Unand Lockdown Usai Guru Besar, Dosen, dan 2 Tenaga Kependidikan Meninggal karena Covid-19

Regional
Ags Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong, Positif Covid-19, Isolasi Mandiri Tanpa Lapor ke Rumah Sakit

Ags Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong, Positif Covid-19, Isolasi Mandiri Tanpa Lapor ke Rumah Sakit

Regional
Bupati Wonogiri: Tak Milik Otoritas, Pemda Tak Mungkin Bisa Atasi Kelangkaan Oksigen Medis

Bupati Wonogiri: Tak Milik Otoritas, Pemda Tak Mungkin Bisa Atasi Kelangkaan Oksigen Medis

Regional
Keharuan Pak Untung Saat Dagangan Duriannya Diborong: Siang sampai Malam Baru Laku 2

Keharuan Pak Untung Saat Dagangan Duriannya Diborong: Siang sampai Malam Baru Laku 2

Regional
Stok Vaksin Menipis, Semua Layanan Bus Vaksinasi Keliling di Pekanbaru Dihentikan

Stok Vaksin Menipis, Semua Layanan Bus Vaksinasi Keliling di Pekanbaru Dihentikan

Regional
Pasien Covid-19 Dirawat di Tenda Darurat, RSUD M Zein Painan Tambah Kapasitas Bed

Pasien Covid-19 Dirawat di Tenda Darurat, RSUD M Zein Painan Tambah Kapasitas Bed

Regional
Nekat Bakar Lahan untuk Tanam Sawit dan Jagung, 2 Pelaku Karhutla di Rokan Hilir Ditangkap

Nekat Bakar Lahan untuk Tanam Sawit dan Jagung, 2 Pelaku Karhutla di Rokan Hilir Ditangkap

Regional
Mahasiswa Kebanggaan Karawang Itu Meninggal di Mesir, Akhirnya Jenazah Bisa Dipulangkan

Mahasiswa Kebanggaan Karawang Itu Meninggal di Mesir, Akhirnya Jenazah Bisa Dipulangkan

Regional
Cerita Nakes Penyintas Covid-19 Ramai-ramai Jadi Donor Plasma Konvalesen, Buat Grup hingga Donasikan Gratis

Cerita Nakes Penyintas Covid-19 Ramai-ramai Jadi Donor Plasma Konvalesen, Buat Grup hingga Donasikan Gratis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X