Ada 14 Orang Mengaku Demokrat Jateng Datang ke KLB di Deli Serdang

Kompas.com - 05/03/2021, 22:13 WIB
Ketua DPD Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti saat konferensi pers di Hotel Candi Semarang, Jumat (5/3/2021). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua DPD Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti saat konferensi pers di Hotel Candi Semarang, Jumat (5/3/2021).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 14 orang mengatasnamakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Jawa Tengah disebut mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (5/3/2021).

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti memastikan tidak ada Ketua DPC maupun DPD Partai Demokrat yang datang ke KLB.

Sebab, hal itu dibuktikan dengan hadirnya Ketua DPC dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kota Semarang pada Sabtu (6/3/2021).

"Saya dapat informasi dari teman-teman DPC dan juga beberapa laporan penerbangan dan juga stasiun, ada kurang lebih 14 yang mengatasnamakan ketua DPC padahal bukan. Memang ada yang tertera di dalam kepengurusan DPC tapi ada yang tidak tertera," ujarnya kepada wartawan di Hotel Grand Candi Semarang, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Dikabarkan Kirim Perwakilan ke KLB, Seluruh Kader Demokrat Jateng Dikumpulkan

Rinto menjelaskan dari 14 orang itu diketahui tidak semuanya merupakan dari kader Partai Demokrat.

Namun ada juga yang merupakan mantan kader yang sudah berada di partai lain, tapi masih memiliki KTA Demokrat kemudian disalahgunakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"DPC akan panggil orang tersebut yang tertera dalam kepengurusan. Ada satu daerah sudah keluar partai Demokrat dan masuk partai lain. Tapi dia punya KTA dan KTP, dia datang atas mama Demokrat. Inilah modus yang tidak gentleman," ujarnya.

Rinto menegaskan menurut AD/ART kehadiran Ketua DPD maupun DPC dalam Kongres tidak boleh diwakilkan.

Baca juga: KLB Tetapkan Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, DPP Jateng Tetap Setia Dukung AHY

Maka jika ada yang mengaku mendapat kuasa untuk mewakili, maka ada indikasi pemalsuan sehingga akan ditindak tegas.

"Yang harus diingat, syarat KLB harus ketua DPC yang hadir, bukan diwakili. Kalaupun misal diwakili ada tanda tangan ketua DPC, maka kami akan polisikan itu," tegasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Oknum Pegawai PMI Surabaya Jual Plasma Konvalesen, 1 Kantong Dijual hingga Rp 5 Juta

Regional
Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Jadi Tersangka, 14 Warga yang Aniaya Pencuri hingga Tewas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Hasil Otopsi ART yang Tewas di Madiun, Terdapat Bekas Pukulan Benda Tumpul di Kepala Korban

Regional
Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa UNS dalam Diklatsar Menwa, Panitia: Sempat Mengeluh Keram dan Sakit Punggung

Regional
Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Langgar Aturan PPKM Level 1, Dua Kafe Bergengsi di Kota Semarang Disegel Polisi

Regional
Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Bapak Perkosa Anak Tiri yang Masih di Bawah Umur, Ditangkap Saat Akan Kabur dengan Kapal

Regional
Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Imigrasi Blitar Mulai Buka, Baru 50 Persen Kuota Layanan Terpakai

Regional
Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Gelar Aksi Peduli Lingkungan, PSDKP Ambon Tanam Mangrove hingga Lepas 1.500 Benih Ikan Kakap

Regional
Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Kronologi Vario Terjun ke Empang hingga Mengakibatkan Pasangan Muda-mudi Tewas di Tempat

Regional
Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Beri Izin Pelaksanaan CFD di Jalan Kembang Jepun Surabaya, Satgas Covid-19: Jika Ada Kerumunan, Bubarkan

Regional
Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Lima Anak Hanyut Saat Berenang di Muara Sungai, 1 Masih Hilang

Regional
Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Korban Diduga Keracunan Makanan di Nganjuk Jadi 45 Orang, Sampel Makanan Dibawa ke Lab Surabaya

Regional
Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Bangunan Sekolah Rusak karena Gempa, Siswa di Ambarawa Kembali Belajar Jarak Jauh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.