Mantan Pegawai BCA Buka Suara soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Kompas.com - 05/03/2021, 05:17 WIB
Nur Chuzaimah, pelapor kasus salah transfer Bank BCA KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALNur Chuzaimah, pelapor kasus salah transfer Bank BCA

SURABAYA, KOMPAS.com - Nur Chuzaimah, mantan pegawai Bank Central Asia (BCA), menceritakan awal mula salah transfer uang Rp 51 juta ke rekening Ardi Pratama.

 

Diketahui akibat salah transfer itu, Nur terpaksa mengganti uang tersebut dengan uang pribadinya.

Baca juga: Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Hal itu juga membuat Ardi mendekam di penjara karena dilaporkan oleh Nur.

Kini Ardi menjadi terdakwa penggelapan dana karena menggunakan uang salah transfer yang dikiranya adalah fee penjualan mobil.

Nur menjelaskan, pada 11 Maret 2020 dia memasukkan data nomor rekening nasabah BCA. Namun, nomor yang dimasukkan ternyata salah.

"Nomornya hampir sama, hanya beda beberapa digit saja," katanya kepada wartawan saat ditemui di di Surabaya, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer Senilai Rp 51 Juta, Begini Tanggapan BCA

Ibu empat anak ini mengakui kurang teliti dalam menginput nomor rekening. Sebenarnya, kata dia, kesalahan juga dilakukan rekannya petugas back office yang saat itu persis duduk di depannya.

"Tapi petugas yang bertugas di depan saya sudah keluar karena dia karyawan kontrak, sehingga saya harus menanggung sendiri. Kalau dia masih bekerja mungkin kesalahan bisa ditanggung berdua," ucapnya.

Baca juga: Pakai Uang Salah Transfer dari BCA Rp 51 Juta, Ardi Dipenjara, Ini Ceritanya

Di hari itu, Nur belum sadar telah melakukan kesalahan. Kesalahan baru diketahui setelah ada nasabah yang mengaku belum menerima transfer dari BCA sebesar Rp 51 juta.

Nur mencari tahu kemana uang itu ditransfer. Setelah dilacak, nama penerima adalah Ardi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PT KAI Kembali Operasikan KA Purwojaya dan Wijaya Kusuma, Catat Tanggalnya

PT KAI Kembali Operasikan KA Purwojaya dan Wijaya Kusuma, Catat Tanggalnya

Regional
Ikan Hiu Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Pantai Selatan Jember

Ikan Hiu Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Pantai Selatan Jember

Regional
Mulai Hari Ini, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Layani Pemeriksaan GeNose C-19

Mulai Hari Ini, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Layani Pemeriksaan GeNose C-19

Regional
Usai Membunuh Pengusaha Wajan di Bantul, 2 Pelaku Shalat Berjemaah dan Makan Bersama

Usai Membunuh Pengusaha Wajan di Bantul, 2 Pelaku Shalat Berjemaah dan Makan Bersama

Regional
Halau Pemudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Penyekatan

Halau Pemudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Penyekatan

Regional
Seorang Biduan Dangdut Diduga Cabuli Pemuda Berusia 16 Tahun

Seorang Biduan Dangdut Diduga Cabuli Pemuda Berusia 16 Tahun

Regional
Pemuda di Magelang Tewas Kena Ledakan Bahan Mercon yang Diraciknya

Pemuda di Magelang Tewas Kena Ledakan Bahan Mercon yang Diraciknya

Regional
Solo Berlakukan Larangan Mudik Mulai 1 Mei, Pelaku Perjalanan Wajib Punya SIKM

Solo Berlakukan Larangan Mudik Mulai 1 Mei, Pelaku Perjalanan Wajib Punya SIKM

Regional
Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Regional
Viral, Video Warga Baduy Menangis Minta Tolong, Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Emas Liar

Viral, Video Warga Baduy Menangis Minta Tolong, Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Emas Liar

Regional
Ratusan Anggota Geng Motor Serang Warga di Kotabaru Karawang, Belasan Orang Diamankan

Ratusan Anggota Geng Motor Serang Warga di Kotabaru Karawang, Belasan Orang Diamankan

Regional
Anak Penjual Asongan di Lampu Merah Lolos Jadi Tentara, Baharuddin: Keberhasilan Ini untuk Kedua Orangtua Saya

Anak Penjual Asongan di Lampu Merah Lolos Jadi Tentara, Baharuddin: Keberhasilan Ini untuk Kedua Orangtua Saya

Regional
Tim Peneliti Vaksin Nusantara Dipanggil Ganjar Pranowo, Bahas Apa?

Tim Peneliti Vaksin Nusantara Dipanggil Ganjar Pranowo, Bahas Apa?

Regional
Empat Pemuda Sekap 7 Anak Dalam Mobil, HP Dirampas lalu Diturunkan di Jalan Raya

Empat Pemuda Sekap 7 Anak Dalam Mobil, HP Dirampas lalu Diturunkan di Jalan Raya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 April 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X