Kompas.com - 04/03/2021, 10:25 WIB
Fenomena Kulminasi atau hari tanpa bayangan di Majalengka. Orang-orang banyak mencoba di lapangan terbuka. (Kompas.com/ALWI)Fenomena Kulminasi atau hari tanpa bayangan di Majalengka. Orang-orang banyak mencoba di lapangan terbuka.

MAJALENGKA, KOMPAS.com - Fenomena hari tanpa bayangan terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (3/3/2021), sekitar pukul 12.00 WIB. Fenomena tersebut membuat geger masyarakat sebab bayangan dari suatu benda hilang.

Banyak masyarakat mencoba fenomena langka tersebut dengan pergi ke ruangan terbuka atau pun lapangan. Mereka di situ berdiri sambil melihat bayangan-bayangan tubuh. Bahkan ada juga yang mencobanya dengan botol minuman.

"Ini adalah fenomena Kulminasi. Akibatnya bayangan dari benda tegak akan terasa menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Makanya itu disebut hari tanpa bayangan," ujar Prakirawan BMKG Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Izyin.

Baca juga: Daftar Wilayah dan Jadwal Hari Tanpa Bayangan Maret-April 2021

Faizyin mengungkapkan, hari tanpa bayangan menggegerkan warga Majalengka sendiri, terjadi di 3 daerah lainnya yakni Sumedang, Kota dan Kabupaten Cirebon. Bahkan tiga daerah tersebut fenomena waktunya bersamaan yakni menjelang pukul 12 siang.

"(Hari tanpa bayangan) Kota Cirebon pukul 11.57 WIB, Kabupaten Cirebon pukul 11.58 WIB dan Sumedang pukul 12.00 WIB," jelas Faizyin.

Faizin menjelaskan, hari tanpa bayangan di Majalengka terjadi pada 11.59.01 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri telah membuat daftar wilayah hari tanpa bayangan, di sebagian daerah Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Yogyakarta Alami Hari Tanpa Bayangan Siang Ini, Berikut Jadwal di Daerah Lain

Fenomena Kulminasi

Faizyin menjelaskan, hari tanpa bayangan yang membuat geger warga Majalengka tersebut merupakan fenomena Kulminasi. Fenomena Kulminasi menurutnya peristiwa matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

"Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit, yakni tepat di atas kepala pengamat atau titik Zenit," terang dia.

Bahkan, hari tanpa bayangan ini, akan terjadi juga di wilayah Kabupaten Indramayu.

Menurutnya Indramayu akan terjadi fenomena Kulminasi dan waktunya pada Kamis (4/3/2021) besok pukul 11.58.02 WIB.

"(Kulminasi) itu tiap tahunnya pasti terjadi," jelas Faizyin.

Baca juga: Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X