Kompas.com - 03/03/2021, 15:16 WIB
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, didampingi Danrem 132 Tadulako saat memberi keterangan pers terkait kontak tembak di Poso, Selasa (02/03). dok BBC IndonesiaKapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, didampingi Danrem 132 Tadulako saat memberi keterangan pers terkait kontak tembak di Poso, Selasa (02/03).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Empat bulan sejak kejadian pemenggalan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, belum ada tanda-tanda kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora dapat diringkus.

Alih-alih dibekuk, kelompok itu justru terlibat kontak tembak dengan satgas Madago Raya hingga menewaskan satu anggota TNI pada Senin (1/3/2021).

Kepolisian mengklaim kelompok MIT sudah melemah dengan senjata yang mereka miliki saat ini. Sementara pengamat terorisme menengarai wilayah persembunyian kelompok MIT mengecil.

Baca juga: Isak Tangis Ibu Praka Dedy, Prajurit yang Tewas dalam Baku Tembak dengan MIT di Poso

Bagaimanapun, pegiat perdamaian wilayah Poso mengatakan operasi keamanan telah berlarut-larut dan tidak memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Baku tembak yang melibatkan aparat keamanan dan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora terjadi di wilayah Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Senin (01/03).

Insiden itu menyebabkan satu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Poso meninggal dunia atas nama Praka Dedi Irawan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Prajurit TNI yang Tewas dalam Baku Tembak dengan Teroris Poso Dimakamkan di Pekanbaru

Keluarga memeluk foto almarhum Kopda Anumerta Dedy Irawan saat upacara pemakaman secara militer di Taman Makam Bahagia, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (02/03). Kopda Anumerta Dedy Irawan gugur dalam baku tembak dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di wilayah Pegunungan Andole, Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tenggara pada Senin (01/03).Antara Foto Keluarga memeluk foto almarhum Kopda Anumerta Dedy Irawan saat upacara pemakaman secara militer di Taman Makam Bahagia, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (02/03). Kopda Anumerta Dedy Irawan gugur dalam baku tembak dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di wilayah Pegunungan Andole, Poso Pesisir Utara, Sulawesi Tenggara pada Senin (01/03).
Dari pihak MIT, terdapat dua anggota mereka yang tewas atas nama Alvin alias Adam serta Khairul alias Irul. Saat ini dua jenazah sudah dimakamkan di wilayah Kota Palu.

Wakil Penanggung Jawab Operasi Madago Raya, Brigjen TNI Farid Makruf, mengatakan prajurit terbaiknya sudah mengenakan rompi antipeluru dan sudah sesuai prosedur dalam bertindak.

"Kontak tembak itu mengenai perut bagian bawah anggota kita dan tidak mengenai rompi anti peluru yang dipakainya," sebut Farid Makruf melalui pesan tertulis.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, mengatakan kepada BBC Indonesia bahwa pengejaran masih terus dilakukan Satgas Madago Raya (dulu bernama Satgas Tinombala) di wilayah Pegunungan Andole.

Baca juga: Dua Terduga Teroris MIT Poso Tewas, Kapolda Sulteng: DPO 9 Orang, Jangan Tambah Lagi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X