Pejalan Kaki Dikeroyok Geng Motor, Pengendara Hanya Bunyikan Klakson, Tak Ada yang Menolong

Kompas.com - 01/03/2021, 06:56 WIB
Ilustrasi pengeroyokan LADBIBLEIlustrasi pengeroyokan

KOMPAS.com - Anggota geng motor mengeroyok seorang pejalan kaki di Simpang Lima Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (27/2/2021).

Aksi berandalan bermotor itu direkam video oleh seseorang dan viral di media sosial.

Dalam video itu, seorang pria berkaos hitam tampak didatangi sejumlah remaja dan korban dikeroyok.

Meski pengeroyokan berlangsung di tempat keramaian, namun tak seorang pun yang menolong korban. Pengendara motor hanya membunyikan klakson berkali-kali kepada mereka yang mengeroyok pria itu.

Baca juga: Pentolan Geng Motor yang Sabetkan Golok ke Polisi Terancam 10 Tahun Penjara

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang membenarkan kejadian itu. Menurut Adanana, para pelaku adalah geng motor dan sudah ditindak aparat.

"Iya (geng motor), pengakuan pelaku, korban sempat diincar gitu," kata Adanan via ponsel, Minggu (28/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adanan mengatakan, pihaknya sudah menangkap para pelaku. Namun mereka dilepaskan kembali karena masih di bawah umur.

Baca juga: Detik-detik Pentolan Geng Motor Sabetkan Golok ke Polisi Saat Akan Disergap

"Lebih dari lima orang yang sempat diamankan tapi tidak ditahan karena masih anak-anak," kata Adanan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Masih di Bawah Umur, Polisi Tak Menahan Para Pelaku Pengeroyokan di Jalan Asia Afrika Bandung



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Merapi dalam Sepekan, 4 Awan Panas dan 179 Guguran Lava

Gunung Merapi dalam Sepekan, 4 Awan Panas dan 179 Guguran Lava

Regional
Wamendes Dilaporkan ke Polda Jabar Gara-gara Karikatur Tangan di Medsos

Wamendes Dilaporkan ke Polda Jabar Gara-gara Karikatur Tangan di Medsos

Regional
Walau Karawang Kini Zona Oranye, Aturan PPKM Level 4 Tak Dilonggarkan

Walau Karawang Kini Zona Oranye, Aturan PPKM Level 4 Tak Dilonggarkan

Regional
Orangtuanya Diduga Meninggal akibat Covid-19, Pemkab Purwakarta Janji Tanggung Biaya Risqita dan Adiknya

Orangtuanya Diduga Meninggal akibat Covid-19, Pemkab Purwakarta Janji Tanggung Biaya Risqita dan Adiknya

Regional
Gelar Acara Pernikahan Saat PPKM Level 4, Seorang Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta

Gelar Acara Pernikahan Saat PPKM Level 4, Seorang Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta

Regional
Uni Emirat Arab Hibahkan 121.648 Dosis Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas Jabar

Uni Emirat Arab Hibahkan 121.648 Dosis Vaksin Sinopharm untuk Penyandang Disabilitas Jabar

Regional
Namanya Hilang di Daftar Lulus Bintara, Rafael Tetap Jadi Polisi berkat Kapolda Sulut

Namanya Hilang di Daftar Lulus Bintara, Rafael Tetap Jadi Polisi berkat Kapolda Sulut

Regional
Perampok Bersenjata Sekap Pemuda di WC Rumahnya, Modus Pura-pura Cari Buron Narkoba

Perampok Bersenjata Sekap Pemuda di WC Rumahnya, Modus Pura-pura Cari Buron Narkoba

Regional
Aksara Jawa, Sunda dan Bali Ditarget Tahun Depan Terima SNI Fon, Papan Ketik dan Transliterasi

Aksara Jawa, Sunda dan Bali Ditarget Tahun Depan Terima SNI Fon, Papan Ketik dan Transliterasi

Regional
Ini Respons Ganjar Saat 'Dicuekin' Mendagri Tito: Saya Memang Penerima Tamu

Ini Respons Ganjar Saat "Dicuekin" Mendagri Tito: Saya Memang Penerima Tamu

Regional
Penyelundupan 1,2 Ton Daging Celeng Gunakan Modus Sabun Cair

Penyelundupan 1,2 Ton Daging Celeng Gunakan Modus Sabun Cair

Regional
Jadi Petugas Restibusi Pasar, Ini Kisah Rahman, Mantan Atlet Tinju Bone yang Tewas di Kolong Jembatan

Jadi Petugas Restibusi Pasar, Ini Kisah Rahman, Mantan Atlet Tinju Bone yang Tewas di Kolong Jembatan

Regional
Kota Pangkalpinang Kehabisan Stok Vaksin

Kota Pangkalpinang Kehabisan Stok Vaksin

Regional
11 Bidan Positif Covid-19, Ruang Perawatan Bayi di RSUD Abdul Aziz Kalsel Ditutup

11 Bidan Positif Covid-19, Ruang Perawatan Bayi di RSUD Abdul Aziz Kalsel Ditutup

Regional
Penjelasan Polda Sulut soal Hilangnya Nama Rafael di Daftar Lulus Seleksi Bintara

Penjelasan Polda Sulut soal Hilangnya Nama Rafael di Daftar Lulus Seleksi Bintara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X