Kompas.com - 22/02/2021, 20:02 WIB
Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran SHUTTERSTOCK/KUSJUNIANTOIlustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran

KOMPAS.com- Seorang pria pencari madu di Bengkalis, Riau tidak sadar telah membakar 2 hektar lahan di dekat PT Priatama dan PT SRL.

Hal itu terjadi lantaran pria berinisial S alias Turi (31) itu belum mematikan api secara tuntas hingga terjadi kebakaran.

Api tersebut digunakan oleh pelaku untuk mengusir lebah agar ia bisa mengambil madu.

Baca juga: Ambil Madu Lebah, Seorang Pria di Riau Sebabkan 2 Hektar Lahan Terbakar

Petugas keamanan lihat kepulan asap

Ilustrasi apiShutterstock Ilustrasi api
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan mengemukakan, peristiwa ini terjadi pada Jumat (19/2/2021) sekitar pukul 12.20 WIB.

Ketika itu, seorang petugas keamanan di sekitar lokasi berpapasan dengan pelaku yang membawa kantong plastik berisi madu.

Namun tak berselang lama usai pelaku berlalu, petugas melihat asap mengepul.

Curiga terjadi sesuatu, petugas menghubungi anggota Polsek Rupat.

"Anggota Satreskrim Polres Bengkalis dan Polsek Rupat mengecek ke lokasi dan benar ada kebakaran lahan akibat dari api pengambilan madu lebah oleh pelaku," kata Hendra.

Baca juga: Video Viral Anggota DPRD Sebut Pemakaman Covid-19 seperti Kuburkan Anjing, Diprotes dan Dikirimi Keranda Mayat

 

Ilustrasi madubusinessweek.com Ilustrasi madu
Berniat usir lebah malah bakar 2 hektar lahan

Polisi kemudian menangkap pelaku setelah melakukan penyelidikan.

Dalam pemeriksaan, pelaku ternyata mengambil madu di atas pohon akasia dengan mengumpulkan kayu.

Ia membakar kayu itu supaya lebah pergi dan bisa diambil madunya.

Tetapi rupanya, pelaku tidak mematikan api secara tuntas hingga membakar lahan seluas 2 hektar.

"Tersangka mengambil madu lebah di atas pohon dengan cara mengumpulkan kayu, kemudian dibakar agar lebah lari, sehingga madunya bisa diambil. Namun, api yang dibuat tersangka menyebabkan kebakaran lahan seluas 2 hektar," kata Hendra

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti berupa kayu bekas terbakar, sebilah parang, kantong plastik berisi madu lebah, satu mancis, dua helai baju pengaman, satu kantong berisi tanah dan abu bekas kebakaran.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor : Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X