Kompas.com - 21/02/2021, 14:42 WIB
Pegawai Rumah Sakit Islam Karawang tengah mengevakuasi barang-barang berharga lantaran rumah sakit di Jalan Raya Pangkal Perjuangan itu kebanjiran, Minggu (21/2/2021). KOMPAS.COM/FARIDAPegawai Rumah Sakit Islam Karawang tengah mengevakuasi barang-barang berharga lantaran rumah sakit di Jalan Raya Pangkal Perjuangan itu kebanjiran, Minggu (21/2/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Rumah Sakit Islam Karawang terendam banjir hingga 1,5 meter. Akibatnya, puluhan pasien terpaksa dirujuk ke RS lain dan merupakan pasien positif Covid-19.

Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan Rumah Sakit Islam Karawang Tedy Syafiudin mengatakan, banjir masuk ke area RS pada Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Air dari sungai di depan rumah sakit masuk melalui saluran IPAL.

"Air terus meninggi hingga sedada orang dewasa. Saat ini surut sepaha," kata Tedy ditemui Kompas.com saat mengevakuasi barang-barang penting di RS Islam Karawang, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Banjir di Karawang, Akses ke Pemukiman Lumpuh, Aliran Air Deras

Tedy menyebut pihaknya langsung melakukan upaya evakuasi pasien. Para pasien di antaranya dirujuk ke RS Hermina dan Lira Medika. Evakuasi dilakukan dengan memberdayakan karyawan yang masuk. Sebab, sejumlah pegawai tengah bekerja dari rumah.

"Pasien kita rujuk ke rumah sakit lain karena kondisi rumah sakit yang sudah tak memungkinkan. Selesai evakuasi sekitar pukul 8 malam," kata Tedy.

Di antara yang dievakuasi dari rumah sakit yang berada di Jalan Pangkal Perjuangan, By Pass nomor 2, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat itu, adalah sejumlah pasien positif Covid-19.

"Yang kita rawat saya nggak hafal datanya, namun kita menyiapkan 30 bed untuk pasien Covid-19," ujar dia.

Baca juga: Banjir di Karawang Kembali Meluas, Rendam 24 Desa, Rumah Plt Bupati Ikut Kebanjiran

Selain pasien, pihak rumah sakit juga berupaya mengevakuasi barang-barang berharga, seperti alat medis dan CPU yang berisi berkas penting.

"Ada beberapa yang belum bisa kita angkut, seperti meja operasi. Tapi sudah kita amankan," ungkapnya.

Tedy mengatakan, ini kali kedua RS Islam Karawang kebanjiran. Kejadian serupa terjadi pada 2010 lalu.

"Pernah (kebanjiran) 2010 hanya gak separah kali ini," kata dia.

Akses jalan menuju wilayah RS Islam dan sekitarnya bisa diakses melalui Jalan Lingkar Luar Karawang-Karawang Bussines Centre - SMK N 1 Karawang dan sebaliknya.

Sedangkan dari arah Jalan Ahmad Yani dan Perempatan Tanjungpura tak bisa dilalui lantaran terendam banjir setinggi sekitar satu meter.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X