Kompas.com - 20/02/2021, 08:00 WIB
Kota Balikpapan di Kalimantan Timur, dari udara. Eri Wijaya KusumaKota Balikpapan di Kalimantan Timur, dari udara.

KOMPAS.com - Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, baru saja memperingati hari jadi pada 10 Februari 2021.

124 tahun lalu, sebuah peristiwa bersejarah mengawali berdirinya Kota Balikpapan.

Melansir situs resmi balikpapan.go.id, peristiwa tersebut adalah pengeboran minyak untuk pertama kali di Balikpapan.

Berdasarkan hasil seminar sejarah pada 1 Desember 1984, disepakati bahwa hari jadi Balikpapan diperingati setiap 10 Februari.

Baca juga: Fakta Meninggalnya Wakil Wali Kota Terpilih Balikpapan, 10 Hari Diisolasi karena Covid-19

Balikpapan dan minyak

Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai.KOMPAS/EVY RACHMAWATI Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai.
Kota Balikpapan tidak bisa dilepaskan dengan minyak.

Ada cerita tentang sumur minyak Mathilda, sumur pengeboran di kaki Gunung Komendur yang terletak di timur Teluk Balikpapan.

Nama Mathilda diambil dari nama anak JH Menteri dan Firma Samuel & Co selaku pemenang hak konsesi pengeboran minyak yang ditunjuk pemerintah Hinda-Belanda.

Para pendatang kemudian semakin banyak mendatangi Balikpapan, mulai dari orang Jawa yang bekerja sebagai pengebor, hingga pekerja dari Cina dan India.

Balikpapan semakin ramai dengan banyaknya pedagang dari Kerajaan Banjar.

Hingga kini, Balikpapan berkembang menjadi Kota Minyak yang mampu menghasilkan 86 juta barrel minyak per tahun.

Baca juga: Lantai Rumahnya Tiba-tiba Ambles dan Berlubang Besar, Supadiyo: 16 Tahun Ditempati Baru Ada Kejadian Ini

Mengenal Kota Balikpapan

Suasana di Kampung Atas Air, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (10/12/2016). Kampung yang dulu kumuh ini sekarang menjadi kampung yang cukup asri, dan menyabet sejumlah penghargaan nasional.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana di Kampung Atas Air, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (10/12/2016). Kampung yang dulu kumuh ini sekarang menjadi kampung yang cukup asri, dan menyabet sejumlah penghargaan nasional.
Melansir balikpapan.go.id, Balikpapan memiliki luas wilayah mencapai 843,48 kilometer persegi yang terdiri atas 503,30 kilometer persegi daratan dan 340,18 kilometer persegi perairan.

Batas wilayah kota meliputi Kabupaten Kutai Kertanegara di bagian utara, Selat Makassar pada bagian selatan dan timur serta Penajam Paser Utara di bagian barat.

Secara umum, Kota Balikpapan memiliki kontur wilayah berbukit dengan ketinggian antara 0 hingga lebih dari 100 meter di atas permukaan laut.

Penduduk Balikpapan termasuk heterogen dan hidup bersama dengan damai.

Tercatat setidaknya ada 104 kelompok etnis yang ada di Balikpapan.

Baca juga: Kilang Minyak Tuban, Dulu Ditolak, Kini Bikin Warga Kaya Mendadak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X