Aceh Termiskin di Sumatera, Mantan Bupati Aceh Tenggara: Wilayah Terlalu Luas, Butuh Pemekaran

Kompas.com - 19/02/2021, 17:34 WIB
Pantauan KOMPAS. Com sejak Rabu (17/02/2021) di depan kantor Gubernur Aceh sepanjang Jalan Teuku Nyak Arief berjejer terpasang papan bunga ucapan selamat kepada Pemerintah Aceh sebagai bentuk sindiran kegagalan Pemerintah Aceh dalam menurunkan angka kemiskinan di Aceh tertinggi di Sumatera sejak beberapa tahun terakhir ini. KOMPAS.com/TEUKU UMARPantauan KOMPAS. Com sejak Rabu (17/02/2021) di depan kantor Gubernur Aceh sepanjang Jalan Teuku Nyak Arief berjejer terpasang papan bunga ucapan selamat kepada Pemerintah Aceh sebagai bentuk sindiran kegagalan Pemerintah Aceh dalam menurunkan angka kemiskinan di Aceh tertinggi di Sumatera sejak beberapa tahun terakhir ini.

ACEH, KOMPAS.com - Mantan Bupati Aceh Tenggara periode 2004-2009 Armen Desky, menganggapi isu pemekaran yang kembali mencuat setelah Aceh mendapatkan posisi ke-6 termiskin di Indonesia, dan peringkat pertama termiskin di Sumatera yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Armen Desky yang juga tokoh pemekaran wilayah di Aceh ini, pihaknya sudah memprediksi ketidakmampuan Aceh menyelesaikan persoalan kemiskinan selama beberapa periodesasi kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. 

Hal ini karena wilayah Aceh dianggap terlalu besar. Sehingga, meskipun Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) yang besarnya mencapai Rp 15 triliun saat ini, belum mampu menyelesaikan persoalan kemiskinan di Aceh. 

Baca juga: Soal Aceh Termiskin di Sumatera, Kantor Gubernur Dikirimi Karangan Bunga hingga Disebut Salah Kelola Anggaran

Oleh sebab itu, pemekaran provinsi Aceh jadi 3 provinsi baru jadi solusi, yakni yakni Aceh, Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (ABAS). 

"Kan sudah kita prediksi sejak dahulu, percepatan pembangunan dan ekonomi di wilayah Aceh adalah dengan pemekaran provinsi hingga 3 wilayah. APBA kita sekarang Rp 15 triliun, jadi kalau 3 provinsi ada Rp 10 triliun saja sudah Rp 30 triliun, sudah pasti provinsi kita terkaya dan termakmur," kata Armen Desky, melalui pesan singkatnya, Jumat (19/2/2021).

"Jadi kita mendesak Gubernur Aceh dan DPRA untuk segera memekarkan Provinsi ALA dan ABAS yang sedang dalam perjuangan," lanjutnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, pemekaran ini tidak akan menimbulkan kerugian bagi Aceh, karena semua provinsi itu akan bernaung dibawah Wali Nanggroe. Inilah kekhususan dan keistimewaan Aceh.

"Alasan pemekaran itu adalah hal yang logis, karena tidak mampu seorang gubernur menyelesaikan rentang kendali yang terlampau jauh, dan pemekaran akan mengentaskan kemiskinan, dan bersatu dalam bingkai NKRI," pungkas Armen Desky.

Baca juga: Kantor Gubernur Aceh Dibanjiri Bunga Ucapan Selamat Termiskin di Sumatera

Aceh Termiskin se-Sumatera

Awal pekan ini, Badan Pusat Statistik Aceh merilis data statistik Aceh, dengan menyebutkan Aceh kembali menjadi provinsi termiskin di Sumatera.

Hal ini karena meningkatnya jumlah warga miskin di Aceh. Sementara di urutan kedua adalah Bengkulu dengan persentase kemiskinan 15,30 persen, ketiga Sumatera Selatan 12,98 persen, dan Lampung 12,76 persen.

Dalam rilis yang diterbitkan, Kepala BPS Aceh Ihsanurrijal menjelaskan, jumlah penduduk miskin Aceh pada September 2020 sebanyak 833.910 orang atau 15,43 persen.

Jumlah itu bertambah 19.000 orang dibandingkan Maret 2020, yakni 814.910 orang. Dalam enam bulan tersebut, persentase penduduk miskin di daerah pedesaan dan perkotaan mengalami kenaikan.

Di perkotaan, persentase penduduk miskin naik sebesar 0,47 poin atau dari 9,84 persen menjadi 10,31 persen. Sedangkan di daerah pedesaan angkanya naik 0,50 poin atau dari 17,46 persen menjadi 17,96 persen.

Baca juga: Masuk 10 Besar Provinsi Miskin di Indonesia, Wagub Sumsel Salahkan Prokes dan PSBB

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.