Kompas.com - 16/02/2021, 23:44 WIB
Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian bersama Badan Kehormatan saat memberikan keterangan pers di loby lantai III kantor DPRD Sulut, Senin (1/2/2021) KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYWakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian bersama Badan Kehormatan saat memberikan keterangan pers di loby lantai III kantor DPRD Sulut, Senin (1/2/2021)

MANADO, KOMPAS.com - DPRD Sulawesi Utara memutuskan pemberhentian kepada James Arthur Kojongian dari jabatannya sebagai wakil ketua dan anggota DPRD.

Pemberhentian ini diputuskan lewat rapat paripurna dalam rangka pengumuman keputusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut tentang hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran sumpah/janji dan kode etik DPRD atas nama James Arthur Kojongian, yang digelar di Gedung DPRD Sulut, Selasa (16/2/2021).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen didampingi Wakil Ketua Victro Mailangkay dan Billy Lombok.

Baca juga: Video Mobil Diadang Istri Viral, Wakil Ketua DPRD Sulut Angkat Bicara: Saya Minta Maaf

Dalam rapat paripurna itu, James Arthur Kojongian tak hadir. Rapat tersebut diikuti 34 orang dari 45 anggota DPRD Sulut.

Di mana, 34 anggota yang ikut rapat ini di antaranya 29 hadir fisik dan lima orang lewat virtual.

Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen mengatakan, DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rapat paripurna hari ini mengumumkan bahwa;

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertama, mengusulkan pemberhentian saudara James Arthur Kojongian dari jabatan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Kedua, pemberhentian saudara James Arthur Kojongian dari anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara sesuai mekanisme diserahkan kepada partai politik yang bersangkutan dalam hal ini Partai Golongan Karya," kata Silangen membacakan putusan dan langsung mengetuk palu.

Lanjut Silangen, sesuai Pasal 30 ayat 1, 2 dan 3 Paraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Peraturan DPRD Sulut Nomor 2 tahun 2019 tentang Tata Tertib, mengamanatkan pimpinan DPRD melaporkan usul pemberhentian pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan ditetapkan dalam rapat paripurna tentang keputusan DPRD.

"Selanjutnya akan melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk peresmian pemberhentian saudara James Arthur Kojongian sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Silangen yang merupakan politikus PDI-P.

Dalam rapat paripurna itu, sebelum Ketua DPRD membacakan putusan, lebih dulu Ketua BK DPRD Sulut Sandra Rondonuwu membacakan laporan hasil pemeriksaan BK terhadap dugaan pelanggaran sumpah dan janji yang dilakukan oleh James Arthur Kojongian.

Sandra menegaskan, laporan hasil pemeriksaan BK bukan keputusan orang per orang, pribadi, atas tekanan, apalagi tekanan politik.

"BK adalah lembaga memberikan keputusan objektif, raisonal, dan seadil-adilnya. Karena mekanisme pengambilan keputusan Badan Kehormatan adalah musyawarah mufakat dan merupakan keputusan kolektif kolegial dan memenuhi semua meknasime sesuai aturan yang berlaku," katanya Sandra saat membacakan laporan keputusan BK.

Ia kembali menegaskan, laporan keputusan ini dibuat tanpa ada tekanan dari manapun.

"Kita juga tahu bersama Badan Kehormatan adalah representasi semua fraksi di DPRD Sulut, baik Fraksi PDI-P, NasDem, Golkar, Demokrat, Nyiur Melambai," tegasnya menambahkan.

Anggota Fraksi PDI-P itu menjelaskan, sebelum membuat laporan keputusan ini, BK sudah melewati semua tahapan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

BK lebih dulu mencermati, menyelidiki, meneliti, memverifikadi dan klarifikasi terkait kasus ini.

BK juga telah menerima aduan dari sejumlah masyarakat, menginvestigasi video tersebut, mendatangi lokasi kejadian, dan bertemu dengan saksi-saksi mata untuk mendegerakan kejadian yang sebenarnya.

"Kita juga sudah meminta keterangan beberapa orang saksi yang dianggap penting, meminta masukkam dari beberapa pakar dan ahli, dan mendegarkan klarifkasi dari saudara James Arthur Kojongian dan istrinya Michaela Paruntu," sebut Sandra.

Baca juga: Buntut Video Viral Mobil Diadang Istri, Wakil Ketua DPRD Sulut Dipanggil Badan Kehormatan

Sandra menyebutkan, saat klarifikasi kepada James Arthur Kojongian dan Michaela Paruntu, BK menyodorkan beberapa pertanyaan.

"Keduanya disodorkan sejumlah pertanyaan, dan mengakui benar video tersebut," ungkapnya.

Dalam laporannya, BK juga menerangkan terkait kronologi kejadian tersebut.

Dari semua tahapan yang sudah dilakukan, BK menilai bahwa James Arthur Kojongian sudah sangat jelas melakukan tindakan tidak patut.

"Kejadian itu sangat jelas, sengaja atau tidak sengaja telah membuat lembaga DPRD tercoreng apalagi dia sebagai wakil ketua DPRD," sebutnya.

BK menyimpulkan, James Arthur Kojongian tidak mengindahkan sumpah dan janji sebagai anggota DPRD sekaligus wakil ketua DPRD.

Dengan ini, BK DPRD Provinsi Sulawesi Utara telah bermusyawarah mufakat dengan pertimbangan yang matang dengan tetap berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945 serta tata tertib, maka BK memutuskan.

"Saudara James Arthur Kojongian dinyatakan melakukan pelanggaran sumpah janji dengan melakukan perbuatan yang mencederai kewibawaan kehormatan DPRD sebagai lembaga representasi masyarakat," katanya.

Atas hasil pemeriksaan tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 65 Peraturan DPRD Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tata Tertib DPRD, maka BK selanjutnya merekomendasikan kepada pimpinan dan anggota DPRD dalam paripurna ini untuk menetapkan saksi pelanggaran sumpah dan janji kepada saudara James Arthur Kojongian.

"Mengusulkan pemberhentian saudara James Arthur Kojongian dari jabatan wakil ketua DPRD Sulut. Pemberhentian saudara saudara James Arthur Kojongian dari anggota DPRD Sulut sesuai dengan memkanisme diserahkan kepada pimpinan partai politik yang bersangkutan dalam hal ini Partai Golongan Karya," tandasnya.

Sementara pembacaan keputusan ini, Ketua Fraksi Golkar Raski Mokodompit sempat melakukan interupsi. Namun, sanggahan tidak mengubah hasil keputusan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.