PPKM Mikro di Malang, Tiap RT Diberi Tanda Bendera Sesuai Tingkat Risiko Penularan Covid-19

Kompas.com - 12/02/2021, 14:35 WIB
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat diwawancara beberapa waktu lalu. Dok. Polresta Malang KotaKapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat diwawancara beberapa waktu lalu.

MALANG, KOMPAS.com - Seluruh RT di Kota Malang yang terdapat potensi penyebaran virus Covid-19 akan dipasangi bendera. Warna bendera akan menyesuaikan dengan tingkat risiko di RT tersebut.

Pemasangan bendera itu sebagai tanda zonasi risiko penularan virus SARS-CoV-2 di setiap RT. Sesuai dengan Intruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021, zonasi risiko penularan Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dilakukan hingga ke tingkat RT.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, pemasangan bendera itu akan melengkapi posko untuk PPKM Mikro yang didirikan hingga ke tingkat RT.

"Yang pasti kita hari ini sudah masuk di hari keempat ya untuk PPKM Mikro. Jadi ada beberapa yang berbeda saat kita melaksanakan PPKM Mikro. Seperti misalnya kita ada posko, mulai dari kelurahan, kecamatan sampai di RT," katanya saat meninjau perayaan Imlek di Klenteng Eng An Kiong Kota Malang, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Semakin Longgar, PPKM Mikro Bakal Efektif Redam Pandemi Covid-19?

Tanda bendera akan dipasang di gang RT

"Nanti akan ada benderanya juga yang akan dipasang (di RT). Selain struktur posko, juga ada bendera-bendera yang akan dipasang. Termasuk kategori merah, kuning atau oranye," jelas Leonardus.

Bendera itu akan dipasang di gang RT sebagai penanda tingkat risiko penularan Covid-19 di RT tersebut.

"Dipasang di gangnya RT," katanya.

Baca juga: PPKM Mikro Hari Kedua, Camat dan Lurah Mulai Sosialisasi ke Pengurus RT/RW

Cara penentuan status per RT

Sementara itu, penentuan tingkat risiko akan diukur melalui jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RT tersebut.

Jika di RT tersebut tidak ada yang terpapar Covid-19, maka RT tersebut berada di zona hijau.

Sedangkan, jika ada 1-5 orang yang terpapar Covid-19 dalam kurun waktu 7 hari terakhir, RT tersebut berstatus zona kuning.

Jika yang terpapar 6-10 orang, RT tersebut berstatus zona oranye dan jika yang terpapar di atas 10 orang dalam kurun waktu 7 hari, maka RT tersebut bersratus zona merah.

Baca juga: Depok Akan Integrasikan Program Kampung Siaga, PPKM Mikro, dan Kampung Tangguh

 

Berbeda dengan instruksi Mendagri

Ketentuan ini berbeda dengan Instruksi Mendagri. Sebab, Instruksi Mendagri menggunakan tolak ukur rumah untuk menentukan zonasi di setiap RT.

"Supaya warga masyarakat peduli (protokol kesehatan). Kalau di Instruksi Mendagri itu kan 10 rumah, 1 RT. Sekarang kita overestimate, bukan 10 rumah tapi 10 orang. Jadi kalau 10 orang (terkonfirmasi positif Covid-19), kita masukkan ke dalam kategori zona merah. Termasuk yang di rumah sakit. Kalau di RT itu ada yang dirawat di rumah sakit, terhitung juga," katanya.

"Jadi 0 hijau, 1-5 kuning, 6-10 oranye dan 10 ke atas sudah merah," jelasnya.

Sementara itu, sampai saat ini sudah ada 113 RT di Kota Malang yang berstatus zona kuning.

"Kebetulan ada 113 RT yang zona kuning," katanya.

Leonardus mengatakan, akan ada Bhabinkamtibmas dari unsur polisi dan Babinsa dari unsur TNI yang akan bertugas mengendalikan risiko penularan Covid-19 di setiap RT.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Malang, jumlah kasus Covid19 di Kota Malang hingga Kamis, 11 Februari 2021 sebanyak 5.816 orang, bertambah 16 orang dari hari sebelumnya.

Rinciannya, meninggal sebanyak 512 orang, sembuh sebanyak 5.054 orang dan masih aktif dalam pemantauan sebanyak 250 orang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X