Kompas.com - 09/02/2021, 18:38 WIB

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menyebut GY, balita 14 bulan yang mengalami luka parah di sekujur tubuh sudah berkali-kali dianiaya oleh pacar ibunya, MRP (21).

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman mengatakan, MRP sudah 6 bulan terakhir tinggal sekamar dengan ST (18), ibu GY yang juga merupakan pacarnya di sebuah kamar kos di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang. 

Selama itu, MRP kerap memukul GY. Namun, peristiwa pada Senin malam itu yang disebut Jamal merupakan kejadian yang paling keji karena membuat korban luka parah. 

"Kejadian ini sudah berulang-ulang namun baru kali ini ibu korban merasa kesal sekali terhadap pelaku karena sudah keterlaluan. Kita lihat sendiri lukanya memang cukup parah sampai harus dirawat inap," kata Jamal kepada wartawan di Mapolsek Panakkukang, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Diduga Dianiaya Pacar Ibunya, Balita di Makassar Alami Luka di Sekujur Tubuh

ST, kata Jamal, memang telah bercerai dengan suaminya, ayah dari GY.

Polisi tengah mendalami apakah pelaku juga kerap menganiaya ibu korban. 

Disebutkan Jamal, bahwa sebelum dilaporkan, sang ibu sebelumnya kerap ketakutan untuk melaporkan tindakan MRP yang melukai anaknya. Untuk itu, penganiayaan MRP sebelumnya tidak dilaporkan. 

"Saat pemukulan ibu korban ada di situ, cuma ibu korban merasa ketakutan dan karena ini keterlaluan sehingga melapor ke polsek. Sedang kami dalami apakah ada ancaman atau tidak," kata Jamal. 

Saat ini, kata Jamal, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar untuk membiayai pengobatan GY sekaligus memberikannya pendampingan psikologis agar korban tidak trauma. 

"Jadi untuk korban sekarang dilakukan rawat inap dan kami juga dari polsek koordinasi dengan P2TP2A. Alhamdulillah dari P2TP2A mendukung masalah perawatan dan untuk trauma healing korban ini," jelas dia.

Baca juga: Kronologi Balita 14 Bulan di Makassar Dianiaya Pacar Ibu Kandungnya

 

Sebelumnya diberitakan, seorang balita laki-laki mengalami luka di sekujur tubuhnya usai mengalami penganiayaan.

Balita yang diketahui berinisial GY itu diduga dianiaya pacar ibunya.

Penganiayaan itu terjadi di kamar indekos ST di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (8/2/2021) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.