Kompas.com - 09/02/2021, 14:07 WIB
MRS dan S ditangkap petugas BNNP NTB karena kedapatan membawa empat bungkus narkotika sabu yang disembunyikan di dalam dubur dan celana dalam. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMMRS dan S ditangkap petugas BNNP NTB karena kedapatan membawa empat bungkus narkotika sabu yang disembunyikan di dalam dubur dan celana dalam.

MATARAM, KOMPAS.com - MRS (33) dan S (50), warga Desa Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB di Bandara Lombok.

Kedua pelaku ditangkap karena kedapatan membawa empat bungkus narkotika jenis sabu dengan berat total sekitar 339,7 gram yang disembunyikan di dalam dubur dan celana dalam.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar Dwi Putra menuturkan, narkotika senilai Rp 679,4 juta ini disembunyikan dengan modus roket.

Modus roket yaitu membungkus paket sabu dengan kondom kemudian menyembunyikannya ke dalam dubur.

Baca juga: Cium Kaki Ibu di Depan Polisi, Pria Ini Minta Maaf Telah Curi Motor Korban Demi Judi Online

"Sabu dibungkus menggunakan kondom itu ada empat paket empat kondom yang beratnya sekitar hampir 400 gram. Kemudian masing-masing dua paket disembunyikan di dalam dubur, yang satu orang lagi disembunyikan di sekitar kemaluannya," kata Sugianyar, dalam keterangan pers, Selasa (9/2/2021).

Sugianyar menuturkan, MRS dan S ditangkap di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Lombok, Sabtu (30/1/2021) pukul 14.45 Wita.

Kedua pelaku merupakan penumpang pesawat Citilink dengan rute perjalanan Bandara Kualanamu, Medan-Jakarta-Bandara Lombok.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap dua penumpang yang dicurigai, petugas lalu melakukan interogasi singkat serta penggeledahan kepada keduanya.

Hasil penggeledahan, pelaku MRS membawa dua paket sabu yang sudah dimodifikasi dan dibungkus dengan kondom. Sabu tersebut disembunyikan di celana dalam pelaku.

Sementara pelaku S, membawa dua paket sabu yang disembunyikan di dalam duburnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X