Tambah Faskes untuk Layani Vaksinasi Covid-19 Tahap 2, Dinkes Banyumas Gandeng Klinik Swasta

Kompas.com - 09/02/2021, 11:27 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 SHUTTERSTOCK/PALSANDIlustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, akan menambah fasilitas kesehatan (faskes) untuk melayani penyuntikan vaksin Covid-19 tahap kedua terhadap hampir 60.000 sasaran.

"Di samping mendata (calon penerima), kami juga menyiapakan faskes, saya rasa perlu ditambah," kata Kepala Dinkes (Dinkes) Banyumas Sadiyanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Vaksinasi Tahap Kedua di Banyumas Dimulai Bulan Ini, Sasaran 60.000 Orang

Sadiyanto mengatakan, pada tahap kedua nanti akan menambah faskes dengan menggandeng klinik swasta yang lain.

Pasalnya, pada tahap pertama vaksinasi hanya dilakukan di 59 faskes yang terdiri dari 40 puskesmas, 16 rumah sakit dan tiga klinik swasta.

"Klinik di Banyumas ada sekitar 70, nanti mungkin akan kami libatkan, kalau punya rantai pendingin, kemudian ada SDM-nya, kita mintai bantuan untuk melaksanakan program negara," ujar Sadiyanto.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pelayanan vaksinasi di klinik swasta akan melalui proses verifikasi terlebih dahulu.

"Kita lihat dulu, memenuhi syarat atau tidak. Kalau memenuhi syarat semua (70 klinik) lebih baik, tapi kita lihat dulu, jangan sampai tidak memenuhi standar, tapi melayani vaksinasi," jelas Sadiyanto.

Baca juga: Bupati Banyumas Sebut Tingkat Kematian Covid-19 dan Hunian RS Menurun berkat PPKM

Sementara itu, terkait sasaran usia penerima vaksin tahap kedua nanti, masih sama, yaitu antara 18 hingga 59 tahun.

"Ada info vaksin Sinovac bisa digunakan untuk lansia, tapi kami belum menerima surat resminya. Kami akan mengikuti ketentuan yang ada, karena belum ada pemberitahuan resmi, kami mendata yang 18 tahun sampai 59 tahun," kata Sadiyanto.

Diberitakan sebelumnya, vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kabupaten Banyumas akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Sadiyanto mengatakan, total terdapat hampir 60.000 sasaran pada vaksinasi tahap kedua.

"Sasarannya yaitu pelayan publik yang terdiri dari TNI, polisi, anggota DPRD, Satpol PP, perangkat atau kepala desa, pejabat negara, ASN, pegawai dengan perjanjian kerja, pegawai BUMN/BUMD, dan pelayanan publik lainnya," kata Sadiyanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X