Polisi Tangkap Pejabat RS UIT Pemalsu Surat Keterangan Rapid Test Antigen di Makassar

Kompas.com - 01/02/2021, 08:56 WIB
Ilustrasi rapid test antigen(SHUTTERSTOCK) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi rapid test antigen(SHUTTERSTOCK)

MAKASSAR, KOMPAS.com – Aparat Kepolisian Sektor Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menangkap tersangka pemalsu rapid test antigen. Dia adalah pejabat di RS Universitas Indonesia Timur (UIT).

Kepala Polsek Bandara Iptu Asep Widianto yang dikonfirmasi, Senin (1/2/2021) mengatakan, pelaku berinisial AH (39), warga Kabupaten Gowa ini ditangkap oleh Tim Jatanras Polres Maros dan Polsek Bandara Sultan Hasanuddin di rumah salah satu keluarganya di Desa Kurusumaga, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Minggu (31/1/2021) dini hari.

“Alhamdulillah, sudah diamankan. AH sudah menjalani pemeriksaan dan kasus ini sebentar akan digelar. Setelah kasus ini digelar perkara, nanti akan rilis ya,” katanya.

Baca juga: 18 Penumpang Pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar Bawa Surat Rapid Test Palsu

Saat ditanya terkait aksi AH, Asep belum bisa mengungkapkan secara rinci karena masih dalam proses pemeriksaan.

“AH masih terus diperiksa. Kalau aksinya belum diketahui berapa lama dilakukannya. AH juga belum diketahui apakah melakukan aksinya sendirian atau ada orang lain yang membantunya,” tuturnya.

AH yang merupakan Sekretaris di RS UIT Makassar ini sempat kabur setelah mengetahui 18 calon penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin gagal diberangkatkan karena menggunakan surat rapid test antigen palsu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Nenek Sebatang Kara Mencopet Rp 100 Ribu untuk Makan, Tertangkap dan Diarak Warga

 

AH menjual setiap lembar surat keterangan rapid test antigen berlogo RS UIT itu seharga Rp 200 hingga Rp 250 ribu. Pelaku memanfaatkan situasi terkait persyaratan penerbangan.

Sebelumnya, petugas gabungan menggagalkan keberangkatan 18 penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, karena ketahuan menggunakan surat keterangan rapid test antigen palsu, Kamis (28/1/2021) lalu.

Dari 18 orang calon penumpang yang ketahuan menggunakan suket rapid test antigen paslu itu, 16 orang di antaranya merupakan rombongan yang hendak ke Bali.

Sedangkan dua orang lainnya hendak ke Surabaya dan Banjarmasin.

 

 



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X