Kompas.com - 29/01/2021, 15:43 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi mengamankan seorang pria berinisial AMA (38) usai terlibat dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang milik rekannya saat berkerja sama dalam usaha travel haji dan umrah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, AMA diamankan di rumahnya di Jalan Hertasning Utara, Kecaman Panakkukang, Rabu (26/1/2021).

AMA diduga menipu dengan melanggar janji untuk mengembalikan uang milik rekannya berinisial ND (58).

"Terlapor membuat kerja sama dengan pelapor yang dituangkan dalam kontrak kerja sama dalam bidang travel haji umroh, yang mana pada saat itu terlapor menjanjikan keuntungan 70 persen untuk pelapor sebagai pemilik modal," kata Khaerul, Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Sejumlah Kendaaraan Mewah Hasil Penipuan Travel Umrah Disita

Perjanjian kontrak kerja sama itu terjadi pada awal Juli 2018. AMA yang memintal modal dari ND berperan sebagai pelaksana usaha.

ND pun memberikan modal kepada AMA sebesar Rp 1,85 miliar.

Namun berjalan dua tahun, AMA tidak juga memberikan keuntungan pada ND seperti dalam kontrak kerja sama yang sebelumnya dibuat.

Pada awal Juli 2020 kata Khaerul, ND kembali menghubungi AMA perihal uang yang dijanjikan kepadanya.

Namun bukannya memberi, saat bertemu ND kembali meminta uang kepada AMA karena ingin menebus rumahnya di Jakarta seharga Rp 60 miliar.

"Pelapor kembali memberikan uang sebesar Rp 1,5 miliar kepada terlapor dengan jaminan 3 lembar cek kepada pelapor," ujar Khaerul.

Baca juga: Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Pada saat cek tersebut jatuh tempo, AMA justru tidak bisa membayar ND lantaran saldonya tidak cukup.

Kesal dengan sikap rekannya itu, ND pun melaporkan AMA ke polisi pada awal September 2020.

Setelah melakukan penyelidikan dan gelar perkara kata Khaerul, polisi pun mengamankan AMA.

Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Satgas Penanganan Covid-19

Pria itu disangkakan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. 

"Saat ini penyidik sedang merampungkan berkas perkara  untik selanjutnya dikirim ke Jaksa Penuntut Umum," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.