Lapas Merah Mata Palembang Digeledah, Ditemukan 40 Ponsel hingga Ratusan Senjata Tajam dari Sendok

Kompas.com - 27/01/2021, 17:44 WIB
Petugas Lapas Merah Mata Kelas 1 Palembang melakukan pengeledahan secara mendadak seluruh ruang sel tahanan. Hasilnya, mereka banyak menemukan barang berbahaya yang dilarang masuk, seperti handphone, korek api, hingga sendok yang dimodifikasi menjadi saja, Selasa (26/1/2021). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAPetugas Lapas Merah Mata Kelas 1 Palembang melakukan pengeledahan secara mendadak seluruh ruang sel tahanan. Hasilnya, mereka banyak menemukan barang berbahaya yang dilarang masuk, seperti handphone, korek api, hingga sendok yang dimodifikasi menjadi saja, Selasa (26/1/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merah Mata Kelas 1 Palembang, Sumatera Selatan melakukan penggeledahan secara mendadak diseluruh ruang sel tahanan pada Selasa malam (26/1/2020).

Hasilnya, petugas mendapatkan beberapa karung barang yang di larang masuk ke sel mulai dari 40 unit handphone sampai ratusan sendok yang telah dimodifikasi menjadi senjata tajam berbentuk pisau.

Kepala Lapas Merah Mata Kelas 1 Palembang Kardiyono mengtakan, sekitar 50 personel mereka turunkan untuk melakukan penggeledahan. Seluruh petugas itu menyisir setiap sudut ruang sel dan mencari barang yang dilarang masuk ke Lapas.

Baca juga: Paket Susu Kotak untuk Penghuni Lapas di Cianjur Ternyata Narkoba

Razia ruang sel tahanan sebetulnya telah sering dilakukan. Namun,menurut Kardiyono mereka saat ini melakukan pengeledahan secara mendadak pada malam hari agar tak bocor oleh para warga binaan.

"Kami melakukan razia ini mengurangi barang berbahaya yang masuk. Semua yang kami temukan ini disita. Sejauh ini tidak ada narkoba yang ditemukan masuk ke dalam sel,"kata Kardiyono usai penggeledahan.

Kardiyono mengakui, masuknya barang berbahaya itu menjadi catatan mereka untuk lebih memperketat pemeriksaan ke sel tahanan. Namun, para warga binaan itu sering memasukan barang berbhaya ketika petugas sedang lengah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

 

Petugas Lapas Merah Mata Kelas 1 Palembang melakukan pengeledahan secara mendadak seluruh ruang sel tahanan. Hasilnya, mereka banyak menemukan barang berbahaya yang dilarang masuk, seperti handphone, korek api, hingga sendok yang dimodifikasi menjadi saja, Selasa (26/1/2021).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Petugas Lapas Merah Mata Kelas 1 Palembang melakukan pengeledahan secara mendadak seluruh ruang sel tahanan. Hasilnya, mereka banyak menemukan barang berbahaya yang dilarang masuk, seperti handphone, korek api, hingga sendok yang dimodifikasi menjadi saja, Selasa (26/1/2021).
"Contohnya sendok, mereka gunakan untuk makan. Tapi malah digeprek begini jadi pisau. Ada juga carter yang dibentuk pisau, itu diambil saat ada kegiatan. Ininuga jadi koreksi kami untuk lebih jelih lagi,"ujarnya.

Ditegaskan Kardiyono, para warga binaan yang kedapatan menyimpan barang berbahaya tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan pelanggaran mereka.

"Kami mengedepankan komitmen untuk meminimalisir barang berbhaya, kalaupun ada pelanggarana, harus sesuai ketentuan," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X