Kompas.com - 25/01/2021, 11:58 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Hargiyanto saat memberikan sambutan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/1/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Hargiyanto saat memberikan sambutan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/1/2021).

SRAGEN, KOMPAS.com - Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama Kabupaten Sragen ditargetkan selesai akhir Januari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Hargiyanto mengatakan, ada 4.980 tenaga kesehatan tahap pertama yang divaksin Covid-19 dari jumlah 6.063 tenaga kesehatan.

Sedangkan untuk nakes yang belum masuk data akan diusulkan pada tahap berikutnya.

"Target selesai tanggal 28 Januari 2021," kata Hargiyanto di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/1/2021).

Baca juga: Bupati Sragen Divaksin, Yakinkan Masyarakat Vaksin Halal

Pihaknya optimistis dalam waktu tiga hari dapat menyelesaikan program vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

"Habis ini kami zoom lagi dengan puskesmas, rumah sakit, klinik sebagai lokasi vaksinasi karena untuk mempersiapkan strategi supaya selama tiga hari bisa menyelesaikan vaksinasi," kata dia.

Hargiyanto mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan di 25 puskesmas dan 11 rumah sakit dengan melibatkan 50 vaksinator.

Puskesmas diharapkan bisa melayani vaksinasi bagi para tenaga kesehatannya pada hari pertama yakni 26 Januari 2021.

Baca juga: Dianggap Efektif Turunkan Kasus Covid-19, PPKM di Sragen Diperpanjang

Setelah itu baru melayani klinik, dokter praktik pribadi, dan apoteker serta nakes yang tidak terdaftar di fasilitas kesehatan.

"Tanggal 26 Januari besuk kita harapkan faskesnya melayani nakesnya sendiri dulu. RS Soehadi saya harapkan 3 hari bisa menyelesaikan sendiri," katanya.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sragen dimulai hari ini.

Ada 10 tokoh masyarakat Sragen termasuk Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi yang pertama divaksin.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi yang pertama disuntik vaksin dengan tujuan untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman.

"Tujuannya adalah memberikan keyakinan kepada publik bahwa vaksin ini halal. Dan ini adalah salah satu upaya yang nyata yang dilakukan oleh pemerintah untuk menekan Covid-19," kata Yuni, sapaan Bupati Sragen, di RSUD Soehadi, Senin.

Penyuntikan vaksin Covid-19 pada tahap pertama di Sragen akan diberikan kepada tenaga kesehatan.

"Kepada masyarakat Sragen khususnya nanti paling dekat adalah seluruh nakes bersiap diri untuk divaksin," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X