Dianggap Efektif Turunkan Kasus Covid-19, PPKM di Sragen Diperpanjang

Kompas.com - 25/01/2021, 10:58 WIB
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan sambutan pembukaan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/1/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan sambutan pembukaan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/1/2021).

SRAGEN, KOMPAS.com - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menilai pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) efektif menurunkan laju penyebaran Covid-19.

Bupati yang akrab disapa Yuni ini pun kembali memperpanjang PPKM sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat.

"PPKM pagi ini tadi saya teken sebagai instruksi dari Kemendagri kelanjutan (PPKM) untuk sampai dua pekan sampai dengan 8 Februari 2021," kata Yuni ditemui sesusai divaksin Covid-19, di RSUD Soehadi, Senin (25/1/2021).

Baca juga: Bupati Sragen Divaksin, Yakinkan Masyarakat Vaksin Halal

Menurut dia, selama dua pekan PPKM jumlah kasus harian Covid-19 di Sragen mengalami penurunan.

Dua pekan sebelum PPKM, penambahan kasus harian Covid-19 dalam sehari bisa mencapai angka 50-100 kasus.

"Setelah satu pekan terakhir setelah PPKM terjadi penurunan signifikan," ungkap Yuni.

Berdasarkan catatan harian yang diterima dari Kepala Dinas Kesehatan, kata Yuni, misalnya pada Minggu (24/1/2021) jumlah konfirmasi positif ada 37 kasus dan sembuh 37 orang.

Begitu juga dua hari lalu jumlah penambahan kasus Covid-19 tercatat ada 13 orang.

"Delapan hari terakhir sangat sidikit penambahan kasusnya. Sekarang di Technopark diisi 47 orang dari (kapasitas) 280 orang," imbuh dia.

Baca juga: Sragen Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di ICU dan Ruang Isolasi

Dikatakan Yuni, selama PPKM jam operasional pelaku usaha seperti warung makan atau rumah makan dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.

Sedangkan untuk toko modern jam operasional hingga pukul 20.00 WIB.

"Tapi untuk kerumunan, pesta, dan sebagainya belum diizinkan. Hajatan juga belum boleh," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X