KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Kompas.com - 21/01/2021, 23:06 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menetapkan pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (Artys) sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilkada Blora 2020 di aula PKPRI Blora, Kamis (21/1/2021). DOKUMEN KPU BLORAKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menetapkan pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (Artys) sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilkada Blora 2020 di aula PKPRI Blora, Kamis (21/1/2021).

BLORA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menetapkan pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (Artys) sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilkada Blora 2020. 

Penetapan yang dilakukan di aula PKPRI Blora itu mendapat penjagaan ketat dari TNI dan Polri, Kamis (21/1/2021).

Dalam penetapan tersebut pasangan Artys hadir berikut elemen partai pengusungnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Blora, 50 Persen Meninggal Tanpa Penyakit Penyerta

Untuk pasangan lain yang tampak dalam penetapan tersebut yakni tim dari pasangan Umi Kulsum-Agus Sugiyanto.

Sementara dari pasangan Dwi Astutiningsih-Riza Yudha tidak hadir.  

Ketua KPU Blora, Khamdun mengatakan, penetapan yang dilakukan pihaknya menyusul turun surat Buku Register Perkara Konstiusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Terlebih lagi dalam Pilkada Blora tidak muncul gugatan atau pengajuan sengketa dari paslon lain.

"Terima kasih kepada semua pihak hingga Pilkada Blora bisa berlangsung dinamis. Pilkada ini hajatan semua pihak," kata Khamdun.

Baca juga: Positif Covid-19, Kapolsek Sambong Blora Meninggal Dunia

Sementara itu, Arief Rohman mengapresiasi kepada semua pihak, tidak terkecuali masyarakat yang memberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Blora.

Arief pun mengajak semua elemen untuk bersama-sama membangun Kabupaten Blora.

"Terima kasih masyarakat Blora atas kepercayaannya kepada saya dan Mbak Etik (Tri Yuli Setyowati) untuk memimpin Kabupaten Blora. Kini sudah tidak ada lagi pendukung sana dan sini karena sudah ditetapkan," kata Arief.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X